Ngebut bikin konsumsi BBM jadi lebih boros. MI/Ramdani
Ngebut bikin konsumsi BBM jadi lebih boros. MI/Ramdani

Apakah Ngebut Bikin Bensin Sepeda Motor Lebih Boros

Ahmad Garuda • 30 Juni 2026 14:52
Ringkasnya gini..
  • Apakah ngebut bikin bensin motor lebih boros? Jawabannya pasti ya. Lalu apa penyebab BBM di motor lebih boros ketika dipacu lebih kencang?
  • Medcom.id mau menjelaskan bagaimana penggunaan bensin bisa lebih boros ketimbang menyesuaikan putaran gas dengan putaran mesin.
  • Pada dasarnya, konsumsi bahan bakar di sepeda motor itu tidak linear dengan kecepatan putaran mesin.
Jakarta - Apakah ngebut bikin bensin motor lebih boros? Jawabannya pasti ya. Lalu apa penyebabnya penggunaan BBM di sepeda motor lebih boros ketika motor dipacu lebih kencang? Sini-sini, Medcom.id mau menjelaskan bagaimana penggunaan bensin bisa lebih boros ketimbang menyesuaikan putaran gas dengan putaran mesin.
 
Pada dasarnya, konsumsi bahan bakar di sepeda motor itu tidak linear dengan kecepatan putaran mesin. Misalnya kalau dipacu dengan kecepatan 10 km secara konstan per jam, konsumsi BBM 10 ml lalu kalau 20 km per jam bisa 20 ml dan seterusnya. 
 
Hal ini dijelaskan langsung oleh punggawa bengkel khusus motor injeksi, Kedai Riders, Yoyo di bilangan Ciledug. Ia mengatakan bahwa semakin kencang motor, maka akan semakin boros. "Ya faktanya seperti itu, karena pembakaran tidak linear dengan kecepatan. Justru RPM yang harus jadi penanda untuk berkendara lebih halus," ujarnya.

Lantaran ketika berbicara soal kecepatan, banyak faktor yang mempengaruhi. Mulai dari ledakan di ruang bakar yang lebih cepat, butuh pembakaran yang juga cukup besar. Sehingga hal itu yang menyebabkan bensin yang dibakar lebih banyak dari pada kondisi jalan santai.
 
Kemudian putaran mesin (RPM) rotation per minute yang cepat dan berada di ambang batas putaran untuk mengkonsumsi BBM sewajarnya, juga berpengaruh besar. Semakin tinggi putaran mesin, maka semakin banyak juga kebutuhan bahan bakar yang harus dibakar.

Baca Juga:
Jangan Bandel! Parkir Sembarangan di Trotoar Bisa Masuk Penjara


Lalu juga soal faktor hambatan dari luar seperti angin. Kecepatan sebuah objek akan sangat berpengaruh terhadap hambatan anginnya. Misalnya ngebut di kondisi angin yang sedang bertiup lamban, tentu akan lebih irit dibandingkan ngebut di kondisi angin yang kencang. 
 
Apalagi jika ngebutnya melawan arah tiupang angin, maka semakin besar pula beban yang harus diemban oleh mesin. Beban ini tentu membutuhkan ledakan yang lebih kuat di sistem pembakaran agar sepeda motor bisa tetap melaju. Alhasil, bensin yang dibakar pun butuh lebih banyak.
 
Hal berikutnya adalah bobot pengendara yang juga harus diperhitungkan. Sama seperti beban untuk melawan arah angin, beban di sepeda motor juga butuh kerja keras dari mesin untuk membuatnya bisa berjalan lebih cepat.
 
Jadi kalau mau konsumsi bensin di sepeda motor Sobat Medcom lebih irit setiap penggunaannya, maka jaga kecepatan sepeda motor agar tidak membuat RPM lebih teriak. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan