Jakarta: Harga bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan seiring dengan kenaikan harga minyak bumi. Bagi para pemilik kendaraan tentu harus bijak menyikapi kenaikan harga ini karena akan berpengaruh terhadap kocek.
Lifepal kemudian memberikan trik untuk para pengendara mobil agar bisa memaksimalkan efisiensi konsumsi BBM alias lebih irit;
1. Jaga Kecepatan Kendaraan Secara Konstan
Agar bahan bakar mobil kamu tetap irit, sebaiknya kendarai mobil dengan hati-hati dan tidak perlu agresif. Hindari menekan pedal gas terlalu dalam, menginjak pedal gas seperlunya bisa membuat bahan bakar jadi lebih irit dan terkontrol. Sebaiknya hindari juga kebiasaan mengerem mendadak atau mengendarai dengan kecepatan tinggi karena bisa membuat bahan bakar cepat habis.
Tak ada salahnya untuk mencoba mengatur kembali kecepatan mengemudi. Intinya, tetap jaga laju kendaraan konstan atau tidak berubah drastis untuk menghemat bahan bakar. Hal ini pun akan membantu lebih aman berkendara di jalan.
2. Periksa Keadaan Ban Sebelum Berkendara
Sebelum berkendara, pastikan juga untuk melihat tekanan angin ban. Jika tekanannya rendah atau ban kempis, segera isi angin.
Namun, bila terjadi kebocoran jangan ragu untuk segera mengganti ban. Sama halnya pada ban mobil yang botak, sebaiknya tidak menunggu terlalu lama untuk menggantinya dengan yang baru.
3. Rencanakan Rute Terbaik.
Sebelum memulai berkendara sebaiknya merencanakan dulu tujuan dan rute yang terbaik, selain dapat melihat keadaan lalu lintas, juga dapat mengurangi penggunaan bahan bakar yang disebabkan kemacetan maupun salah jalan.
4. Rawat Mobil dengan Rutin.
Anda juga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar dengan melakukan perawatan mobil secara rutin, lakukan pengecekan secara berkala dan pembersihan pada berbagai komponen untuk memastikan tidak ada kotoran, endapan, atau hal-hal lain yang dapat menghambat kinerja mesin.
5. Gunakan Bahan Bakar yang Tepat.
Untuk menghindari BBM boros pada mobil injeksi adalah dengan mengikuti rekomendasi produsen mobil untuk menggunakan bahan bakar dengan RON minimal 90 (contohnya Pertalite) atau 92 (contohnya Pertamax). Beberapa mobil bahkan ada yang disyaratkan untuk menggunakan bensin dengan minimum RON 95, sebaiknya ikuti rekomendasi ini.
“Apapun jenis bahan bakar yang dipakai dan apapun jenis mobilnya, salah satu yang terpenting adalah untuk menggunakan asuransi kendaraan sebagai bentuk perlindungan terhadap kendaraan dan keuanganmu. Saat terjadi kerusakan, mobil bisa mendapatkan perawatan tepat waktu tanpa tertunda karena kendala biaya. Selain itu, kamu pun tidak perlu menguras kantong pribadi karena biaya perbaikan mobil sudah ditanggung oleh asuransi,” tambah Co-Founder Lifepal, Benny Fajarai, melalui keterangan resminya.
3. Rencanakan Rute Terbaik.
Sebelum memulai berkendara sebaiknya merencanakan dulu tujuan dan rute yang terbaik, selain dapat melihat keadaan lalu lintas, juga dapat mengurangi penggunaan bahan bakar yang disebabkan kemacetan maupun salah jalan.
4. Rawat Mobil dengan Rutin.
Anda juga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar dengan melakukan perawatan mobil secara rutin, lakukan pengecekan secara berkala dan pembersihan pada berbagai komponen untuk memastikan tidak ada kotoran, endapan, atau hal-hal lain yang dapat menghambat kinerja mesin.
5. Gunakan Bahan Bakar yang Tepat.
Untuk menghindari BBM boros pada mobil injeksi adalah dengan mengikuti rekomendasi produsen mobil untuk menggunakan bahan bakar dengan RON minimal 90 (contohnya Pertalite) atau 92 (contohnya Pertamax). Beberapa mobil bahkan ada yang disyaratkan untuk menggunakan bensin dengan minimum RON 95, sebaiknya ikuti rekomendasi ini.
“Apapun jenis bahan bakar yang dipakai dan apapun jenis mobilnya, salah satu yang terpenting adalah untuk menggunakan asuransi kendaraan sebagai bentuk perlindungan terhadap kendaraan dan keuanganmu. Saat terjadi kerusakan, mobil bisa mendapatkan perawatan tepat waktu tanpa tertunda karena kendala biaya. Selain itu, kamu pun tidak perlu menguras kantong pribadi karena biaya perbaikan mobil sudah ditanggung oleh asuransi,” tambah Co-Founder Lifepal, Benny Fajarai, melalui keterangan resminya.
(ERA)