Evaporator ac mobil yang tidak dibersihkan. Dokter Mobil
Evaporator ac mobil yang tidak dibersihkan. Dokter Mobil

Tips Otomotif

Lama Tak Dibersihkan, Evaporator Bisa Berlendir

Otomotif tips mobil tips knowledge tips otomotif
Ekawan Raharja • 25 Februari 2021 16:00

Jakarta: Keberadaan penyejuk udara atau air conditioner (AC) merupakan salah satu komponen penting untuk kenyamanan pemilik mobil ketika berkendara. Jika AC tidak bekerja dengan baik sudah pasti kenyamanan saat berkendara menjadi berkurang karena merasa kegerahan apalagi saat cuaca panas terik.
 
Di dalam sebuah AC terdapat komponen penting yakni evaporator yang berfungsi untuk mengeluarkan udara sejuk dan dingin di dalam mobil. Pada komponen evaporator tersebut akan mengalami pengkabutan di area ekspansi, atau disebut dengan katup ekspansi, selanjutnya pengkabutan tersebut akan disalurkan pada evaporator dalam bentuk udara yang memiliki suhu dingin. Hembusan bagian blower nantinya akan melewati bagian sisi evaporator serta akan membuat udara dingin keluar dan membuat kabin mobil terasa lebih sejuk.
 
Jika evaporator kotor, otomatis udara yang terhirup saat berkendara adalah udara yang kotor dan tidak sehat. Bagi pemilik mobil jangan lupa untuk memeriksakan kondisi dan membersihkan evaporator secara berkala, karena komponen evaporator merupakan bagian utama. 
 
Saat musim hujan seperti saat ini juga ternyata berpengaruh pada evaporator mobil. Keadaan udara yang lembab dapat membuat evaporator mobil menjadi berlendir hingga keropos dan mengalami kebocoran. 
 
Owner Dokter Mobil, Ko Lung Lung, menjelaskan sebagai komponen utama seringkali terdapat masalah yang terjadi pada evaporator. Ada tiga hal yang sering timbul yaitu bau, berlendir, dan bocor.

 

 
“Jika evaporator kotor maka akan menimbulkan bau AC mobil, selain kotor biasanya pewangi mobil yang berbahan parafin juga dapat menimbulkan bau apek. Di musim hujan seperti sekarang evaporator dapat menjadi lembab kemudian berlendir dan menyebabkan sumbatan sehingga AC tidak dingin, kebocoran evaporator juga dapat disebabkan karena kotoran dan lendir yang sudah menumpuk hingga mengakibatkan korosi lalu timbul kebocoran,” ujar Ko Lung Lung melalui keterangan resminya.
 
Sebetulnya masalah evaporator ini dapat terjadi kapan saja, dan jika bermasalah maka akan berpengaruh terhadap kinerja AC. Salah satu akibat yang dapat timbul ialah udara yang dikeluarkan AC menjadi tidak dingin.
 
Idealnya, evaporator dibersihkan setiap dua hingga tiga bulan sekali atau sesuai penggunaan setiap 20.000 km. Namun Ko Lung Lung menyarankan disaat pandemi seperti saat ini untuk membersihkan evaporator satu bulan sekali untuk mencegah bakteri dan virus yang menempel.
 
“Untuk perawatan atau cuci evaporator saat pandemi seperti sekarang saya sarankan satu bulan sekali, dan kalau bisa sekaligus di semprotkan desinfektan agar terbebas dari kotoran maupun virus sehingga udara yang dihirup juga bersih dan sehat,” Tutup Ko Lung Lung.


 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif