Busi motor (foto: suzuki)
Busi motor (foto: suzuki)

Tips Otomotif

6 Cara Mudah Memperbaiki Busi Motor yang Mati Mendadak

Adri Prima • 24 Juni 2021 17:55
Jakarta: Salah satu masalah yang sering dialami pengendara motor adalah ketika busi yang tiba-tiba mati. Kejadian ini biasanya akan membuat banyak orang panik karena saat busi mati maka mesin kendaraan juga mati dengan sendirinya. 
 
Cara terbaik mengatasi busi bermasalah adalah dengan menggantinya atau membeli busi baru di bengkel. Tapi, jika busi motor mati saat Anda berada di lokasi yang jauh dari bengkel, jangan panik karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam kondisi darurat.
 
Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut ini cara mudah memperbaiki busi yang mati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perbaiki posisi busi
 
Cara yang pertama adalah dengan memperbaiki posisi busi tersebut. Walaupun posisi busi hanya bergeser sedikit saja, itu sudah menjadi alasan mengapa komponen ini mendadak mati. Hal ini bisa terjadi karena ada benda yang menggeser busi dari colokannya.
 
Setelah Anda memastikan bahwa posisi busi sudah pada tempatnya, maka coba nyalakan kembali motornya. Cara yang satu ini terbilang cukup mudah asal Anda tahu di mana letak busi tersebut. 
 
Bakar bagian elektroda
 
Salah satu penyebab busi mendadak mati di tengah jalan adalah kesalahan proses pembakaran bahan bakarnya. Hal ini bisa menyebabkan bensin terhisap terlalu banyak, sehingga di bagian ruang mesin menjadi penuh. Oleh sebab itu, Anda bisa mengatur agar pembakaran dilakukan pada elektroda alias pangkal besi di bagian ujung busi. 
 
Jika cara pertama tidak berhasil, cobalah untuk menggunakan trik dengan membakar bagian elektroda. Langkah pertama bersihkan busi terlebih dahulu, lalu bakar bagian elektrodanya menggunakan api kecil bisa dengan korek api atau kompor.
 
Setelah itu, Anda bisa menunggu hingga beberapa menit sampai busi dingin. Ingat, tidak dianjurkan memasang busi jika elektroda masih terlalu panas. 
 

Memecahkan kaca pemantik
 
Penyebab lain mengapa busi bisa cepat mati bisa jadi karena di dalam ruang mesin sudah terlalu basah oleh oli. Hal ini menyebabkan komponen ring seher menjadi aus dan busi mendadak mati. Selain busi yang cepat mati, hal ini juga bisa menyebabkan banyak asap yang keluar dari motor. 
 
Cara memperbaiki busi dalam kondisi ini adalah dengan memecahkan bagian kaca pemantiknya. Langkah pertamanya cukup dengan memecahkan terlebih dahulu bagian kaca keramiknya menggunakan obeng, tang atau batu.
 
Hal ini dilakukan karena busi yang mati itu disebabkan oleh elektrodanya yang sudah dipenuhi banyak karbon sehingga mengganggu proses pembakaran.
 
Dengan cara dipecahkan, maka akan muncul aliran listrik yang akan masuk ke busi tanpa dihalangi oleh keramik insulator serta kerak karbon. Saat kembali memasukkan busi ke mesin, pastikan tidak ada serpihan kaca yang ikut masuk ke dalam mesin. 
 
Anda juga tidak disarankan untuk memukul keramik terlalu keras karena hal tersebut bisa membuat elektroda menjadi bengkok. 
 
Membersihkan seluruh bagian busi
 
Alternatif lain yang bisa dilakukan ketika busi mati adalah membersihkan seluruh bagiannya dengan kain kering dan bersih. Anda bisa melepaskan businya dengan bantuan kunci busi dan mulai membersihkan seluruh bagian komponen tersebut. 
 
Tempat busi berada merupakan bagian yang paling sering terkena kotoran atau debu. Oleh sebab itu, Anda harus membersihkannya juga. Setelah itu pasang kembali busi tersebut. 
 

Menggosok bagian atas busi dengan amplas
 
Cara lainnya adalah dengan menggosok bagian atasnya menggunakan amplas. Bisa saja busi Anda sudah terlalu tua, sehingga banyak kotoran yang masuk ke dalamnya. 
 
Kotoran atau debu ini biasanya berasal dari proses pembakaran dan menggunakan amplas dinilai efektif merontokkan kotoran. 
 
Setelah bersih pasang kembali busi. Dalam beberapa kasus, cara ini terbukti ampuh agar busi kembali normal.
 
Mengatur Celah Katup Busi
 
Cara berikutnya bisa dengan mengatur celah dari katup busi. Cara ini bertujuan untuk melihat percikan terbaik yang bisa dihasilkan dan jika berwarna merah, berarti busi sudah mati total. Anda bisa mengatur katup busi agar bisa kembali menghasilkan percikan api yang bagus.
 
(UWA, MBM)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif