Kabel jumper untuk memberikan tenaga tambahan agar mampu memutar motor starter. Princessauto
Kabel jumper untuk memberikan tenaga tambahan agar mampu memutar motor starter. Princessauto

Tips Kelistrikan

4 Cara Aman Jumper Aki Mobil

M. Bagus Rachmanto • 27 Agustus 2020 11:38
Jakarta: Umumnya pemilik kendaraan pernah mengalami mobilnya mogok akibat aki sudah lemah alias soak. Tanda-tandanya berupa tersendatnya putaran atau bahkan motor starter tidak sanggup lagi memutar atau menghidupkan mesin saat kunci kontak diputar pada posisi 'start'.
 
Salah satu solusinya adalah jumper aki jadi alternatif saat mobil sulit distater atau dihidupkan karena aki lemah. Ini merupakan teknik mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus, ke aki mobil yang bermasalah.
 
Dalam kondisi darurat, setidaknya mobil masih dapat dihidupkan untuk diperbaiki hingga bengkel terdekat atau tempat tujuan.

Namun tidak sedikit yang belum mengerti cara menjumper aki mobil yang tepat dan aman, serta apa saja yang harus disiapkan. Berikut ulasannya seperti ditulis Mobil88.
 
Gunakan Kabel Khusus untuk Jumper Aki
Pertama adalah tentunya Anda membutuhkan kabel yang memang khusus untuk jumper aki. Kabel ini memiliki bahan yang cukup tebal karena arus listrik untuk menyalakan mesin mobil itu tergolong besar. Jangan memakai kabel seadanya ya, kalau tidak mau terjadi korsleting karena cepat panas. Biasanya kabel jumper ini banyak dijual di toko aksesoris mobil.
 
-

Cari Mobil dengan Kapasitas Mesin yang Sama
Berikutnya adalah mencari mobil yang sejenis atau dengan kapasitas mesin yang sama dengan mobil yang Anda gunakan. Tujuannya adalah biasanya mobil sejenis ini memiliki voltase aki yang sama. Kemudian dekatkan mobil yang sehat sehingga posisi berhadapan dengan mobil Anda yang mogok.
 
Bersiap untuk Jamper Aki
Kemudian persiapkan kedua mobil, jika mobil matic posisikan tuas transmisi di ‘P’ sementara untuk transmisi manual di posisi netral. Pastikan juga kondisi rem parkir atau rem tangan aktif di kedua mobil ya.
 
Pastikan Kabel Jumber Terhubung dengan Benar
Sebelum menghubungkan kabel ke aki, pastikan dulu kondisi mesin mobil keduanya dalam kondisi mati. Perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang + dan – atau ada penutup warna merah di kutub positif. Jika kutub terminal baterai kotor, bisa dibersihkan terlebih dahulu dengan lap.
 
Kemudian pada kabel jumper berwarna merah, jepitkan ke kutub positif dari mobil yang mogok. Lalu ujung kabel merah lainnya dijepit ke kutub positif juga dari aki mobil yang sehat. Pastikan jepitannya kuat dan tidak mudah lepas. Untuk kabel hitam dikaitkan ke kutub negatif aki mobil yang berfungsi. Sementara ujung kabel negatif lainnya dijepit di bagian bodi, sasis, atau bagian metal lainnya dari mobil yang mogok. Paling penting, jangan pernah menghubungkan ujung klem kabel hitam atau negatif ke baterai mati karena berbahaya.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan