Jakarta - Memilih kapasitas Ampere untuk aki mobil tentu sudah disesuaikan dengan kebutuhan. Bengkel-bengkel mobil pun sudah paham untuk urusan jenis aki atau baterai kecil ini untuk kendaraan Sobat Medcom.
Namun pada dasarnya, aki mobil umumnya berkapasitas antara 30 hingga 100 Ampere (Ah), dengan tegangan standar 12 volt. Tergantung pada jenis dan kapasitas mesin kendaraan. Kalau untuk jenis mobil-mobil dengan kapasitas mesin dan dimensi kecil, biasanya juga akan menggunakan aki dengan ampere lebih kecil.
Misalnya mobil kecil/LCGC biasanya menggunakan 30-45 Ah, sementara MPV/SUV menggunakan 45-70 Ah, dan mobil diesel/besar membutuhkan 80-100 Ah atau lebih. Penting juga diketahui soal perbedaan Ampere dan volt. Mengingat Ampere besar untuk aki kecil arus tegangannya tetap 12 volt.
Volt adalah satuan tegangan listrik (tekanan) yang mendorong elektron mengalir, sedangkan Ampere adalah satuan arus listrik (volume/kecepatan) yang menunjukkan seberapa banyak elektron mengalir melalui rangkaian. Ibarat air, volt adalah tekanan pompa dan Ampere adalah derasnya aliran air.
Baca Juga:
Pemutihan Pajak Kendaraan Masih Berlaku di 3 Daerah Ini!
Berikut adalah panduan umum kapasitas aki berdasarkan jenis kendaraan:
-City Car/LCGC (1.000-1.500 cc): 30 Ah - 40 Ah (contoh: Agya, Brio).
-MPV/Sedan (1.500-2.000 cc): 45 Ah - 60 Ah (contoh: Avanza, Innova).
-SUV/Mobil Besar/Diesel: 65 Ah - 100 Ah atau lebih.
Berikut cara cek Ampere di aki:
-Bodi Aki: Lihat label pada bodi aki (misal: 34B19R, di mana angka 34 adalah indikator kapasitas).
-Kode ETN (European Type Number): Lihat angka pada kode aki. Contoh ETN 55520 berarti kapasitasnya 55 Ah.
Jakarta - Memilih kapasitas
Ampere untuk
aki mobil tentu sudah disesuaikan dengan kebutuhan. Bengkel-bengkel mobil pun sudah paham untuk urusan jenis aki atau baterai kecil ini untuk kendaraan Sobat Medcom.
Namun pada dasarnya, aki mobil umumnya berkapasitas antara 30 hingga 100 Ampere (Ah), dengan tegangan standar 12 volt. Tergantung pada jenis dan kapasitas mesin kendaraan. Kalau untuk jenis mobil-mobil dengan kapasitas mesin dan dimensi kecil, biasanya juga akan menggunakan aki dengan ampere lebih kecil.
Misalnya mobil kecil/LCGC biasanya menggunakan 30-45 Ah, sementara MPV/SUV menggunakan 45-70 Ah, dan mobil diesel/besar membutuhkan 80-100 Ah atau lebih. Penting juga diketahui soal perbedaan Ampere dan volt. Mengingat Ampere besar untuk aki kecil arus tegangannya tetap 12 volt.
Volt adalah satuan tegangan listrik (tekanan) yang mendorong elektron mengalir, sedangkan Ampere adalah satuan arus listrik (volume/kecepatan) yang menunjukkan seberapa banyak elektron mengalir melalui rangkaian. Ibarat air, volt adalah tekanan pompa dan Ampere adalah derasnya aliran air.
Berikut adalah panduan umum kapasitas aki berdasarkan jenis kendaraan:
-City Car/LCGC (1.000-1.500 cc): 30 Ah - 40 Ah (contoh: Agya, Brio).
-MPV/Sedan (1.500-2.000 cc): 45 Ah - 60 Ah (contoh: Avanza, Innova).
-SUV/Mobil Besar/Diesel: 65 Ah - 100 Ah atau lebih.
Berikut cara cek Ampere di aki:
-Bodi Aki: Lihat label pada bodi aki (misal: 34B19R, di mana angka 34 adalah indikator kapasitas).
-Kode ETN (European Type Number): Lihat angka pada kode aki. Contoh ETN 55520 berarti kapasitasnya 55 Ah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)