Jakarta: Banyak pemilik mobil yang hanya memperhatikan pergantian oli mesin saja secara teratur. Padahal di sebuah mobil ada banyak cairan yang perlu diganti secara rutin, termasuk oli gardan.
Oli gardan adalah oli yang digunakan untuk melumasi kontak gigi pada box gardan. Tak hanya itu, cairan ini juga akan memberikan perlindungan pada pinion gear supaya tidak bersinggungan secara langsung dengan bearing. Co-Founder Lifepal, Benny Fajarai, menyebutkan biasanya oli gardan diganti setiap 3-4 bulan sekali.
Dia kemudian membagikan ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti;
1. Getaran Kencang Mobil
Ketika oli gardan tidak diganti dalam waktu yang terlalu lama, maka akan merasakan getaran yang cukup kencang pada mobil. Getaran ini akan sangat terasa, baik ketika mobil dibawa untuk melewati jalan yang lurus maupun tidak.
Getaran biasanya akan semakin kencang ketika berbelok atau saat kecepatan mobil meningkat. Ini bisa menjadi tanda bahwa oli gardan sudah waktunya diganti.
2. Aroma Terbakar dari Gardan Mobil
Ciri-ciri berikutnya adalah munculnya aroma terbakar dari gardan mobil. Biasanya, bau terbakar yang tidak sedap ini bisa dideteksi dari arah gearbox.
Aroma terbakar bisa muncul karena gardan menjadi terlalu panas. Ini disebabkan oleh oli gardan yang kotor atau habis. Selain itu, bisa juga oli yang digunakan sudah kadaluarsa sehingga memicu bau tidak sedap yang menyerupai aroma terbakar.
3. Suara Berisik
Selain getaran, perhatikan juga apabila muncul suara berisik yang cukup mengganggu ketika mobil dibawa berkendara. Suaranya menyerupai suara mendengung yang kencang.
Munculnya suara berisik disebabkan oleh komponen-komponen pada gardan yang saling bergesekan tanpa adanya pelumas dari oli yang memadai. Jika tidak segera diganti, suaranya akan semakin kencang dan semakin mengganggu.
4. Roda Mobil Sulit Dikendalikan
Saat roda mobil semakin sulit untuk dikendalikan, mungkin ini menjadi ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti. Jika oli masih cukup baik, gardan seharusnya bisa mengendalikan kecepatan perputaran roda.
Tetapi, jika kualitas oli gardan sudah kotor atau habis maka kecepatan perputaran roda pun akan terganggu. Bila dibiarkan, hal ini bisa menjadi berbahaya, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.
5. Warna Oli Berubah
Coba cek oli gardan secara langsung, apakah warnanya sudah berubah? Jika iya, kemungkinan besar sudah waktunya bagi Anda untuk mengganti oli gardan mobil. Oli yang sudah harus diganti akan berwarna abu-abu metalik dan agak gelap.
Perhatikan juga apakah tekstur oli tersebut masih kental atau sudah encer. Jika oli tampak encer, bisa saja menjadi tanda bahwa oli gardan sudah harus diganti.
“Servis mobil di bengkel mungkin memerlukan biaya yang tidak sedikit. Terkadang, jika kerusakan sudah cukup parah, biaya yang perlu dikeluarkan pun akan semakin banyak. Tapi, kalau Anda memiliki asuransi mobil, biaya perawatan mobil tidak akan terasa membebani. Karena, ada asuransi yang akan membantu menanggung seluruh biaya perawatan tersebut. Itulah mengapa asuransi mobil sebaiknya dimiliki sejak awal sebagai upaya antisipasi,” tutup Benny.
Jakarta: Banyak pemilik mobil yang hanya memperhatikan pergantian oli mesin saja secara teratur. Padahal di sebuah mobil ada banyak cairan yang perlu diganti secara rutin, termasuk oli gardan.
Oli gardan adalah oli yang digunakan untuk melumasi kontak gigi pada box gardan. Tak hanya itu, cairan ini juga akan memberikan perlindungan pada pinion gear supaya tidak bersinggungan secara langsung dengan bearing. Co-Founder Lifepal, Benny Fajarai, menyebutkan biasanya oli gardan diganti setiap 3-4 bulan sekali.
Dia kemudian membagikan ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti;
1. Getaran Kencang Mobil
Ketika oli gardan tidak diganti dalam waktu yang terlalu lama, maka akan merasakan getaran yang cukup kencang pada mobil. Getaran ini akan sangat terasa, baik ketika mobil dibawa untuk melewati jalan yang lurus maupun tidak.
Getaran biasanya akan semakin kencang ketika berbelok atau saat kecepatan mobil meningkat. Ini bisa menjadi tanda bahwa oli gardan sudah waktunya diganti.