Jakarta: Honda Monkey merupakan salah satu sepeda motor yang unik dengan ukuran yang sangat compact. Kemudian di pertengahan tahun 2021, Jenama asal Jepang tersebut melakukan sejumlah pembaruan untuk menegaskan konsep iconic-fun yang ditawarkan.
Pembaruan yang diberikan ini berupa warna baru pada stripe, frame, pelek, dan teknologi mesin terbaru. Diharapkan pembaruan yang dihadirkan ini mampu menyesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan konsumen di Indonesia.
“Penerimaan Monkey sangat baik sejak kami pasarkan di Tanah Air 2 tahun lalu karena sepeda motor ikonik dan unik ini dapat menghadirkan kebanggaan dalam mengekspresikan gaya hidup pengendaranya. Penyegaran yang kami lakukan merupakan bentuk komitmen perusahaan agar dapat terus bersama para penggemar sepeda motor legendaris yang ikonik ini,” ujar Marketing Direktur Astra Honda Motor, Thomas Wijaya, melalui keterangan resminya.
Monkey hadir dengan warna stripe terbaru dengan tetap mempertahankan garis desain dari generasi pertama sebagai ciri khas. Konsumen kini dapat memilih sepeda motor mungil ini dengan pilihan warna Banana Yellow, Pearl Nebula Red dan Pearl Shining Black.
Di sektor kaki-kaki, menggunakan suspensi inverted telescopic yang kemudian warnanya diselaraskan dengan suspensi belakang. Sektor pengeremannya sudah menggunakan cakram depan berukuran 220 mm dan di belakang berukuran 190 mm, serta jangan lupakan sistem ABS (anti-lock braking system).
Sedangkan di bagian pelek kini berwarna hitam dengan ukuran 12 inci. Pelek ini dipasangkan dengan ban berukuran 120/80 di depan dan 130/80 di belakang.
Di sektor mesin masih mengusung mesin SOHC 125 cc seperti yang ada di versi sebelumnya. Namun ada perubahan konfigurasi mesin dengan pendingin udara dengan diameter dan panjang langkah sebesar 50 x 63,1 serta perbandingan kompresi 10:1 yang ditunjang dengan teknologi PGM-FI.
Mereka menyebut bahwa Monkey terbaru sudah bisa dibeli dengan harga Rp79,3 jutaan (on the road DKI Jakarta). Secara desain, sepeda motor ini terbilang sangat unik dan tidak memiliki kompetitor di Tanah Air.
Jakarta: Honda Monkey merupakan salah satu sepeda motor yang unik dengan ukuran yang sangat compact. Kemudian di pertengahan tahun 2021, Jenama asal Jepang tersebut melakukan sejumlah pembaruan untuk menegaskan konsep iconic-fun yang ditawarkan.
Pembaruan yang diberikan ini berupa warna baru pada stripe, frame, pelek, dan teknologi mesin terbaru. Diharapkan pembaruan yang dihadirkan ini mampu menyesuaikan dengan kebutuhan serta keinginan konsumen di Indonesia.
“Penerimaan Monkey sangat baik sejak kami pasarkan di Tanah Air 2 tahun lalu karena sepeda motor ikonik dan unik ini dapat menghadirkan kebanggaan dalam mengekspresikan gaya hidup pengendaranya. Penyegaran yang kami lakukan merupakan bentuk komitmen perusahaan agar dapat terus bersama para penggemar sepeda motor legendaris yang ikonik ini,” ujar Marketing Direktur Astra Honda Motor, Thomas Wijaya, melalui keterangan resminya.
Monkey hadir dengan warna stripe terbaru dengan tetap mempertahankan garis desain dari generasi pertama sebagai ciri khas. Konsumen kini dapat memilih sepeda motor mungil ini dengan pilihan warna Banana Yellow, Pearl Nebula Red dan Pearl Shining Black.
Di sektor kaki-kaki, menggunakan suspensi inverted telescopic yang kemudian warnanya diselaraskan dengan suspensi belakang. Sektor pengeremannya sudah menggunakan cakram depan berukuran 220 mm dan di belakang berukuran 190 mm, serta jangan lupakan sistem ABS (anti-lock braking system).
Sedangkan di bagian pelek kini berwarna hitam dengan ukuran 12 inci. Pelek ini dipasangkan dengan ban berukuran 120/80 di depan dan 130/80 di belakang.
Di sektor mesin masih mengusung mesin SOHC 125 cc seperti yang ada di versi sebelumnya. Namun ada perubahan konfigurasi mesin dengan pendingin udara dengan diameter dan panjang langkah sebesar 50 x 63,1 serta perbandingan kompresi 10:1 yang ditunjang dengan teknologi PGM-FI.
Mereka menyebut bahwa Monkey terbaru sudah bisa dibeli dengan harga Rp79,3 jutaan (on the road DKI Jakarta). Secara desain, sepeda motor ini terbilang sangat unik dan tidak memiliki kompetitor di Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)