Touring motor-motor konversi bensin ke listrik oleh Kementerian ESDM. Kementerian ESDM
Touring motor-motor konversi bensin ke listrik oleh Kementerian ESDM. Kementerian ESDM

Motor Listrik

Usaha Pemerintah untuk Mencapai 6 Juta Motor Listrik Di 2025

Ekawan Raharja • 26 Juni 2022 15:00
Labuan Bajo: Pemerintah terus berusaha memperbesar ekosistem kendaraan listrik dengan berbagai cara. Termasuk dengan menggandeng Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk mempermudah pembiayaan kendaraan listrik
 
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menandatangani nota kesepahaman bersama PT Pertamina dan PT PLN untuk program konversi motor listrik. Selanjutnya antara PT PLN dan HIMBARA (Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN) untuk kredit kepemilikan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), serta pengembangan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
 
"Ini adalah upaya untuk menciptakan ekosistem KBLBB dengan target 6 juta unit motor listrik pada tahun 2025. Implementasi program ini akan mampu menghemat BBM sekitar 13 juta barel/tahun atau senilai Rp16 triliun/tahun, penurunan emisi CO2 sebesar 4 juta ton/tahun dan peningkatan konsumsi listrik sebesar 2,4 terawatt hour (TWh)/tahun," jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial, melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ego, saat ini semua negara berupaya menjaga kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat celcius untuk menghindari dampak bencana global dan perubahan iklim, antara lain panas ekstrem, naiknya permukaan laut, punahnya beberapa makhluk hidup, terjadinya perubahan ekosistem, dan punahnya terumbu karang serta perikanan laut. Untuk itu diperlukan upaya memitigasi perubahan iklim dengan menurunkan emisi karbon (dekarbonisasi) namun dengan tetap menjaga ketahanan energi.
 
"Hal ini menjadikan transisi energi semakin urgent untuk dilaksanakan sebagai arah kebijakan energi nasional ke depan yaitu transisi menuju energi yang lebih bersih, minim emisi, dan ramah lingkungan sesuai dengan komitmen Indonesia pada Paris Agreement dan target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat dengan bantuan Internasional," ucap Ego.
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif