Jakarta - Melakukan perjalanan bermotor ke destinasi-destinasi menarik di Jawa Barat seperti Desa Adat di wilayah Garut Selatan, memberikan sensasi tersendiri. Namun yang unik adalah keikutsertaan sosok mantan pembalap nasional yaitu Ahmad Jayadi di momentum yang berlangsung beberapa waktu lalu itu.
Jayadi yang pernah berkompetisi langsung di GP125 sebagai pembalap wildcard pada 1996 lalu di Sirkuit Sentul, Jawa Barat ini, memuji para jurnalis otomotif yang ikut serta di momentum tersebut. Medcom.id pun tak kalah seru menikmati jalur meliuk dan menantang di Ciwidey hingga ke Garut.
"Jujur saja, baru kali ini Saya melalukan perjalanan touring bersama rekan-rekan jurnalis dan beberapa teman KOL. Saya girang karena ternyata phase motorannya juga bagus-bagus. Bukan sekadar motoran, skill berkendara dan keselamatan juga diperlihatkan dengan baik," puji Jayadi.
Baca Juga:
Pertamina Batalkan Aturan Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM di SPBU
Ia menambahkan bahwa kalau motoran dan touring dengan phase yang rata-rata sama, kan jadi enak. "Kalau pun ada rombongan yang ketinggalan, kita tidak perlu menunggu cukup lama. Sehingga touring terasa efisien dan tentunya cukup seru."
Ahmad Jayadi juga menegaskan bahwa touring itu bukan sekadar menikmati perjalanan. Namun juga soal destinasi yang menjadi persinggahan. Misalnya seperti yang Ia lihat di momentum bersama Honda Jawa Barat dalam hal ini Daya Adicipta Motora.
Juara nasional balap motor sebanyak 5 kali itu merasa beruntung karena ikut di momentum ini. Bukan hanya karena Ia mendapatkan pelajaran budaya seperti di Desa Adat. Namun juga bertemu kembali dengan kawan lama seperti jurnalis senior dan beberapa lagi lainnya.
Jakarta - Melakukan
perjalanan bermotor ke destinasi-destinasi menarik di Jawa Barat seperti Desa Adat di wilayah Garut Selatan, memberikan sensasi tersendiri. Namun yang unik adalah keikutsertaan sosok mantan
pembalap nasional yaitu Ahmad Jayadi di momentum yang berlangsung beberapa waktu lalu itu.
Jayadi yang pernah berkompetisi langsung di GP125 sebagai pembalap wildcard pada 1996 lalu di Sirkuit Sentul, Jawa Barat ini, memuji para jurnalis otomotif yang ikut serta di momentum tersebut. Medcom.id pun tak kalah seru menikmati jalur meliuk dan menantang di Ciwidey hingga ke Garut.
"Jujur saja, baru kali ini Saya melalukan perjalanan touring bersama rekan-rekan jurnalis dan beberapa teman KOL. Saya girang karena ternyata phase motorannya juga bagus-bagus. Bukan sekadar motoran, skill berkendara dan keselamatan juga diperlihatkan dengan baik," puji Jayadi.
Ia menambahkan bahwa kalau motoran dan touring dengan phase yang rata-rata sama, kan jadi enak. "Kalau pun ada rombongan yang ketinggalan, kita tidak perlu menunggu cukup lama. Sehingga touring terasa efisien dan tentunya cukup seru."
Ahmad Jayadi juga menegaskan bahwa touring itu bukan sekadar menikmati perjalanan. Namun juga soal destinasi yang menjadi persinggahan. Misalnya seperti yang Ia lihat di momentum bersama Honda Jawa Barat dalam hal ini Daya Adicipta Motora.
Juara nasional balap motor sebanyak 5 kali itu merasa beruntung karena ikut di momentum ini. Bukan hanya karena Ia mendapatkan pelajaran budaya seperti di Desa Adat. Namun juga bertemu kembali dengan kawan lama seperti jurnalis senior dan beberapa lagi lainnya.
(UDA)