Yogyakarta - Perayaan festival Kustom Kultur terbesar di Indonesia ke-15 yaitu Kustomfest 2025, berakhir pada Minggu malam (11/10/2026). Acara yang dibuka oleh Wali Kota dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG, serta Ketua Ikatan Motor Indonesia DI Yogyakarta selaku pembina Kustomfest, KPH. Purbodiningrat pada Sabtu lalu mendapatkan apresiasi positif dari pengunjung.
Berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) selama dua hari pelaksanaan acara, tercatat 26.787 pengunjung merayakan perayaan edisi ke-15 tahun ini. Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi mengatakan bahwa rangkaian pelaksanaan acara sudah selesai dengan melakukan undian Lucky Draw perjalanan ke Jepang pada Desember mendatang.
Dua hari perayaan Lebaran Kustom menunjukkan spirit kustom kultur masih ada dan Kami berharap dengan tema High Octane bisa memberikan bahan bakar untuk memantik energi baru agar tetap berkarya dan berkualitas serta mendapatkan wawasan luas bagi pelaku dunia kustom Indonesia baik para builder, seniman hingga industri pendukung lainnya,” jelas Lulut.
Ia menambahkan pelaksanaan tahun ini juga terasa lebih istimewa karena selain konten acara yang bervariasi, juga terselip pesan dan aksi sosial untuk membantu sesama serta mendorong perlunya peduli terhadap lingkungan.
Keseruan acara hari kedua Kustomfest 2026 - High Octane
Konten hari kedua dibuka dengan kegiatan Rollin Waves Ride for YK, yang diikuti Wali Kota Yogyakarta bersama ratusan motor kustom. Rombongan berangkat dari Balai Kota Yogyakarta dan berakhir di area Jogja Expo Center (JEC).
Baca Juga :
Kustomfest 2026, Jaga Kadar Akselerasi Karya Indonesia Tetap Tinggi
Acara ini juga dilanjutkan dengan penyerahan donasi senilai 1 Miliar dan 27 Juta Rupiah ke Masyarakat dan anak-anak kurang beruntun untuk melanjutkan pendidikan. Jumlah tenant yang mencapai 93, terdiri dari 46 tenant indoor, 22 tenant outdoor dan 25 tenant F&B, membuat pengunjung bisa mencari berbagai produk seperti helm, kaos, jaket, T-shirt, sampai dengan motor kustom.
Selain itu, kehadiran tenant di area F&B juga membuat pengunjung bertahan hingga akhir acara. Dari acara Kustom Bike Show dan Hot Rod & Kustom Car Show, ratusan karya yang dipamerkan mendapat apresiasi tinggi dari para juri dan tamu internasional yang hadir.
Best Kustom Bike Show pada tahun ini menjadi milik Ajies Sabara dari F.Art 32 asal Bangkalan, Madura. Ia mengusung aliran boardtracker di kendaraannya dan memadukan sentuhan krom serta kayu.
Motor ini berhasil meraih penghargaan dari para juri seperti Chopper Journal Pick, Custom Works Zon Pick, Cheetah 4D Pick serta meraih Kustom Bike Show Nitro Head - Free for All serta Best of Honda.
“Karya Ajies Sabara menunjukkan bahwa kemampuan builder daerah sekarang kian nyata dan memiliki kreativitas serta improvisasi tinggi. Meski dengan segala keterbatasan komponen pendukung.”
Baca Juga :
Kustomfest 2025 Angkat Tema Madchinist, 'Kegilaan' Karya Otomotif
Sementara dari Hot Rod & Kustom Car Show menjadi milik Avan Surya dari 02_Garage asal Semarang dengan mobil Chevrolet C10 Custom yang memukau para juri dan tamu internasional serta meraih Best Pick Up.
Flat Track Race Pacu Adrenalin di Lintasan Balap
Keseruan balapan masih menjadi highlight dari acara outdoor. Area balap tanah tersebut terlihat selalu dipenuhi oleh pengunjung dan diiringi deru mesin dari berbagai jenis motor. Pada kelas Cub Horizontal Engine <150cc, Dewa Ditha asal Bali meraih juara pertama, disusul Eko Kodok dari Kendal dan Roki Kumpay dari Cianjur.
Dewa Ditha kembali mendominasi kelas FFA Horizontal Engine 2T & 4T, dengan Roki Kumpay sebagai runner-up dan Eko Kodok sebagai second runner-up. Sementara itu, kelas Vertical Engine <150cc dimenangkan oleh Lippo dari Blitar, diikuti Eko Kodok dan Dewa Ditha.
Pada kelas Vertical Engine 151–250cc, Lippo kembali meraih juara pertama, disusul Dewa Ditha dan Mr Bogeg dari Cianjur. Di kelas FFA Vertical Engine 2T & 4T, Dewa Ditha kembali menempati posisi pertama, diikuti Lippo dan Donny Kusuma asal Bali.
Persaingan di kelas Star Racer kembali menempatkan Lippo sebagai juara pertama, disusul Dewa Ditha dan Doni Kusuma, keduanya dari Bali. Pada kelas EUC (Electric Unicycle), Mang Didiet dari Bogor meraih juara pertama, diikuti Rids dari Surabaya dan Azry dari Bogor.
Sementara itu, kelas Scooter Class dimenangkan oleh Aan dari Jogja, dengan Aska dan Leo dari Jogjakarta masing-masing menempati posisi runner-up dan second runner-up.
Lucky Draw Kustomfest 2026 jadi milik pengunjung asal Klaten
Malam puncak ditutup dengan pengundian Lucky Draw di area outdoor JEC. Ribuan pengunjung yang terhibur oleh penampilan musik dari Morfem dan Rebellion Rose menunggu undian yang merupakan kesempatan sekali seumur hidup untuk bisa hadir di acara Yokohama Hot Rod Custom Show pada Desember.
Pemenang yang berhasil mendapatkan kesempatan tersebut adalah Arma Fathul yang datang dari Klaten.
Yogyakarta - Perayaan festival
Kustom Kultur terbesar di Indonesia ke-15 yaitu Kustomfest 2025, berakhir pada Minggu malam (11/10/2026). Acara yang dibuka oleh Wali Kota dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG, serta Ketua Ikatan Motor Indonesia DI Yogyakarta selaku pembina Kustomfest, KPH. Purbodiningrat pada Sabtu lalu mendapatkan apresiasi positif dari pengunjung.
Berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) selama dua hari pelaksanaan acara, tercatat 26.787 pengunjung merayakan perayaan edisi ke-15 tahun ini. Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi mengatakan bahwa rangkaian pelaksanaan acara sudah selesai dengan melakukan undian Lucky Draw perjalanan ke Jepang pada Desember mendatang.
Dua hari perayaan Lebaran Kustom menunjukkan spirit kustom kultur masih ada dan Kami berharap dengan tema High Octane bisa memberikan bahan bakar untuk memantik energi baru agar tetap berkarya dan berkualitas serta mendapatkan wawasan luas bagi pelaku dunia kustom Indonesia baik para builder, seniman hingga industri pendukung lainnya,” jelas Lulut.
Ia menambahkan pelaksanaan tahun ini juga terasa lebih istimewa karena selain konten acara yang bervariasi, juga terselip pesan dan aksi sosial untuk membantu sesama serta mendorong perlunya peduli terhadap lingkungan.
Keseruan acara hari kedua Kustomfest 2026 - High Octane
Konten hari kedua dibuka dengan kegiatan Rollin Waves Ride for YK, yang diikuti Wali Kota Yogyakarta bersama ratusan motor kustom. Rombongan berangkat dari Balai Kota Yogyakarta dan berakhir di area Jogja Expo Center (JEC).
Acara ini juga dilanjutkan dengan penyerahan donasi senilai 1 Miliar dan 27 Juta Rupiah ke Masyarakat dan anak-anak kurang beruntun untuk melanjutkan pendidikan. Jumlah tenant yang mencapai 93, terdiri dari 46 tenant indoor, 22 tenant outdoor dan 25 tenant F&B, membuat pengunjung bisa mencari berbagai produk seperti helm, kaos, jaket, T-shirt, sampai dengan motor kustom.
Selain itu, kehadiran tenant di area F&B juga membuat pengunjung bertahan hingga akhir acara. Dari acara Kustom Bike Show dan Hot Rod & Kustom Car Show, ratusan karya yang dipamerkan mendapat apresiasi tinggi dari para juri dan tamu internasional yang hadir.
Best Kustom Bike Show pada tahun ini menjadi milik Ajies Sabara dari F.Art 32 asal Bangkalan, Madura. Ia mengusung aliran boardtracker di kendaraannya dan memadukan sentuhan krom serta kayu.
Motor ini berhasil meraih penghargaan dari para juri seperti Chopper Journal Pick, Custom Works Zon Pick, Cheetah 4D Pick serta meraih Kustom Bike Show Nitro Head - Free for All serta Best of Honda.
“Karya Ajies Sabara menunjukkan bahwa kemampuan builder daerah sekarang kian nyata dan memiliki kreativitas serta improvisasi tinggi. Meski dengan segala keterbatasan komponen pendukung.”
Sementara dari Hot Rod & Kustom Car Show menjadi milik Avan Surya dari 02_Garage asal Semarang dengan mobil Chevrolet C10 Custom yang memukau para juri dan tamu internasional serta meraih Best Pick Up.
Flat Track Race Pacu Adrenalin di Lintasan Balap
Keseruan balapan masih menjadi highlight dari acara outdoor. Area balap tanah tersebut terlihat selalu dipenuhi oleh pengunjung dan diiringi deru mesin dari berbagai jenis motor. Pada kelas Cub Horizontal Engine <150cc, Dewa Ditha asal Bali meraih juara pertama, disusul Eko Kodok dari Kendal dan Roki Kumpay dari Cianjur.
Dewa Ditha kembali mendominasi kelas FFA Horizontal Engine 2T & 4T, dengan Roki Kumpay sebagai runner-up dan Eko Kodok sebagai second runner-up. Sementara itu, kelas Vertical Engine <150cc dimenangkan oleh Lippo dari Blitar, diikuti Eko Kodok dan Dewa Ditha.
Pada kelas Vertical Engine 151–250cc, Lippo kembali meraih juara pertama, disusul Dewa Ditha dan Mr Bogeg dari Cianjur. Di kelas FFA Vertical Engine 2T & 4T, Dewa Ditha kembali menempati posisi pertama, diikuti Lippo dan Donny Kusuma asal Bali.
Persaingan di kelas Star Racer kembali menempatkan Lippo sebagai juara pertama, disusul Dewa Ditha dan Doni Kusuma, keduanya dari Bali. Pada kelas EUC (Electric Unicycle), Mang Didiet dari Bogor meraih juara pertama, diikuti Rids dari Surabaya dan Azry dari Bogor.
Sementara itu, kelas Scooter Class dimenangkan oleh Aan dari Jogja, dengan Aska dan Leo dari Jogjakarta masing-masing menempati posisi runner-up dan second runner-up.
Lucky Draw Kustomfest 2026 jadi milik pengunjung asal Klaten
Malam puncak ditutup dengan pengundian Lucky Draw di area outdoor JEC. Ribuan pengunjung yang terhibur oleh penampilan musik dari Morfem dan Rebellion Rose menunggu undian yang merupakan kesempatan sekali seumur hidup untuk bisa hadir di acara Yokohama Hot Rod Custom Show pada Desember.
Pemenang yang berhasil mendapatkan kesempatan tersebut adalah Arma Fathul yang datang dari Klaten.
(UDA)