Kustomfest 2026 angkat tema High Octane dengan konsep yang lebih menarik. KF
Kustomfest 2026 angkat tema High Octane dengan konsep yang lebih menarik. KF

Kustomfest 2026, Jaga Kadar Akselerasi Karya Indonesia Tetap Tinggi

Ahmad Garuda • 11 Oktober 2026 17:26
Ringkasnya gini..
  • Bulan Oktober selalu menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh pecinta dan pegiat kustom kultur di seluruh Indonesia.
  • Lantaran acara kustom kultur terbesar di Indonesia yaitu Kustomfest: Indonesian Kustom Kulture Festival hadir lagi.
  • Ini menjadi perayaan dari perjalanan panjang melalui rangkaian pemikiran, energi, keringat serta passion yang tercurah melahirkan kreatifitas.
Yogyakarta - Bulan Oktober selalu menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh pecinta dan pegiat kustom kultur di seluruh Indonesia. Lantaran acara kustom kultur terbesar di Indonesia yaitu Kustomfest: Indonesian Kustom Kulture Festival hadir lagi. 

Tahun ini Kustomfest memasuki usia 15 tahun penyelenggaraan sebagai ruang berekspresi dan berinovasi  dalam berkarya dalam skena otomotif serta budaya dan industri ekonomi kreatif lainnya. 

Tahun ini Kustomfest: High Octane dilaksanakan pada 10-11 Oktober 2026 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Ini menjadi perayaan dari perjalanan panjang melalui rangkaian  pemikiran, energi, keringat serta passion yang tercurah dalam melahirkan cerita, kreativitas, inovasi, kenangan indah  dan apresiasi publik terhadap karya seni.  

Dibuka Resmi Walikota Yogyakarta
Pembukaan acara tahun ini dihadiri oleh Walikota Yogyakarta, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG, serta Ketua Ikatan Motor Indonesia DI Yogyakarta sekaligus pembina Kustomfest,  KPH Purbodiningrat. 

Acara pembukaan juga dihadiri oleh tamu internasional dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Jepang, dan Amerika Serikat. Menurut Hasto Wardoyo, kesempatan yang baik ini, kiranya bukan sekadar perjalanan yang singkat. Tetapi banyak proses eksperimen yang sudah dijalani. 
 

"Kustomfest bersinergi dengan hari ulang tahun Kota Yogyakarta yang ke-270 telah melaksanakan kegiatan charity sampai tadi pagi berhasil terkumpul dana  Rp1 miliar lebih. Hasil ini akan dipakai untuk kegiatan bakti sosial, gotong royong, dan  bedah rumah dan juga membiayai anak-anak yang mau sekolah tapi kekurangan biaya,” ujar Hasto.  

Pada kesempatan yang sama, KPH Purbodiningrat menambahkan bahwa Kustomfest merupakan salah satu acara otomotif yang sudah menjadi barometer dunia otomotif Indonesia. 

"Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku industri otomotif khususnya kustom dan diharapkan sesuai tema tahun ini bisa menjadi bahan bakar yang bisa melecut pelaku industri otomotif khususnya di Yogyakarta menjadi lebih baik lagi.” 

Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak  yang sudah menjadi bagian dari perjalanan 15 tahun event ini. Menurutnya, mereka bisa konsisten berkat dukungan dari semua pihak termasuk dari pemerintah DI Yogyakarta, sponsor, media, dan juga pelaku industri kustom Indonesia. 

"Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya dan berharap semangat High Octane yang kami bawa pada tahun ini bisa menjadi bahan bakar bagi kita semua untuk bisa terus berkarya,” ujar Lulut Wahyudi.
 

Kemeriahan di Hari Pertama
Sebanyak 225 kendaraan, baik mobil, motor, maupun sepeda, dipamerkan bersama karya seni lainnya, seperti helm, diecast, dan lukisan karya para builder serta artisan dari berbagai daerah di Indonesia. Semuanya tampil dengan berbagai karakter yang memperlihatkan semangat berkarya tanpa batas untuk bisa tampil di Lebaran Kustom Indonesia.

Di panggung indoor, selain talkshow dari Honda Modif Contest dan peluncuran produk baru Repsol Lubricants, deretan para kontestan Miss Kustomfest Pin Up Kontest yang menarik perhatian penonton.  

Di area outdoor, balapan Flat Track Race menjadi salah satu daya tarik pengunjung. Acara ini menghadirkan dua pegiat balap flat track dari Jepang, Have Fun Flat Track Japan yakni Toshiyuki Osawa - Cheetah Custom Cycles serta Masa Komazaki.  
 
Selain itu, kehadiran booth-booth pendukung juga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang memadati acara JEC. Pengunjung juga dapat menikmati area F&B serta pertunjukan musik yang disediakan di area outdoor. 

Di panggung musik, pengunjung dihibur oleh penampilan dari Black Horses, SMxDPMB, Kelompok Penerbang Roket dan ditutup penampilan dari Seringai. Didukung oleh berbagai instansi seperti Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kota Yogyakarta dan banyak brand aparel dan rumah modifikasi. 

Meski mengajak untuk berakselerasi tinggi dalam berkarya, Kustomfest juga tidak melupakan kondisi yang terjadi sekarang di Indonesia. Bekerjasama dengan Baznas dan Dompet Dhuafa, mereka mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan terutama mengenai kebakaran hutan yang berdampak pada kehidupan sosial. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan