PT. Astra Honda Motor pecut sistem vokasi untuk mendukung elra elektrifikasi otomotif di INdonesia. medcom-Alun
PT. Astra Honda Motor pecut sistem vokasi untuk mendukung elra elektrifikasi otomotif di INdonesia. medcom-Alun

Festival Vokasi Satu Hati 2024 Berisi Materi Elektrifikasi dan Bernuansa Gen Z

Ahmad Garuda • 23 Februari 2024 10:52
Jakarta – Astra Honda menyadari, program link and match antara dunia pendidikan dan industri saling terkait erat. Terutama dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, generasi muda unggul dan siap kerja, dalam hal ini di level Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
 
Menyikapi hal tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Festival Vokasi Satu Hati (FVSH). Dikatakan, bahwa ini merupakan FVSH ke-3 yang dihelat sejak 2022. Dimana sebelumnya bertajuk Technical Skill Contest - For Vocational Student atau kontes teknik SMK, yang sudah digelar sebanyak 13 kali sejak 2010.
 
Melalui tema “Wujudkan SDM Unggul”, FVSH 2024 mengalibrasi serapan kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda di SMK mitra binaan. Kompetisi ini digelar secara berjenjang dari tingkat sekolah, regional hingga nasional. 

Dibuka sejak September 2023, kegiatan ini diikuti 29.687 peserta didik dan 3.241 guru program pendidikan (Prodi) Teknik Sepeda Motor dari 36 provinsi di Indonesia. Melalui serangkaian seleksi, terpilih 40 peserta didik dan 27 guru terbaik, menghadapi seleksi nasional pada 20 - 22 Februari 2024 di AHM Safety Riding & Training Center (SRTC), Deltamas, Jawa Barat.
 
Baca Juga:
SUV Makin Digemari, Suzuki Tawarkan Pilihan Beragam

 
Berbeda dengan tahun sebelumnya, FVSH 2024 menghadirkan ujian teori dasar sepeda motor listrik Honda bagi siswa dan tenaga pengajar. Hal ini merupakan bagian dari rencana perusahaan menyelaraskan perkembangan teknologi di industri sepeda motor dengan materi yang diajarkan di SMK mitra binaan. Sebelumnya, mulai tahun 2022, AHM telah mulai memperkaya wawasan terkait perkembangan sepeda motor listrik kepada para guru SMK mitra binaan Astra Honda.
 
Selain ujian teori terkait teknologi sepeda motor listrik, para guru dan siswa juga menjalani ujian praktik mulai dari pengenalan alat dan pengukuran, serta perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda dengan teknologi terkini. Para peserta guru juga diuji kemampuannya dalam teknik mengajar dan menyampaikan materi ajar seputar teknologi sepeda motor Honda.
 
Manager Vocational PT AHM Gunardi menyampaikan, FVSH tahun ini juga menyesuaikan dengan perkembangan jaman di kalangan Generasi Z (Gen Z), yang berkaitan erat dengan dunia digital. 
 
“Salah satunya adalah sejumlah materi pembelajaran, yang termasuk di dalam Kurikulum Merdeka Astra Honda, bagian dari Kurikulum Merdeka yang merupakan kurikulum nasional, kami sosialisasikan lewat platform digital yang kami miliki,” kata Gunardi, di AHM SRTC, Kamis (22/2/2024).  
 
Baca Juga:
Bikin Terjangkau, Mobil Listrik CBU & CKD Dapat Keistimewaan Pajak

 
Melengkapi apa yang disampaikan Gunardi, General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, belajar dari tahun-tahun pandemi Covid-19 lalu, maka digitalisasi berperan besar dalam membantu para siswa dan guru dalam proses belajar-mengajar. “Maka sedikit banyak hal itu terus berlanjut hingga saat ini,” ucapnya di lokasi yang sama.
 
Festival Vokasi Satu Hati merupakan program perusahaan dalam mengukur dan mengevaluasi hasil pengembangan keterampilan siswa dan guru di bidang vokasi. Kegiatan ini akan memberikan apresiasi kepada siswa dan guru dengan kompetensi keterampilan terbaik sekaligus mengumumkan SMK mitra binaan terbaik berdasarkan penilaian mandiri pihak sekolah.
 
”Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus  mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui implementasi Kurikulum Merdeka yang didukung sarana sekolah yang selaras dengan standar dunia industri. Motor listrik kami masukkan sebagai salah satu materi uji untuk mengetahui tingkat pemahaman guru dan siswa terhadap perkembangan teknologi motor listrik tekini,” ujar Muhib.
 
Berjalannya FVSH ini seiring berlakunya Kurikulum Merdeka yang dibuat oleh Pemerintah. Dijelaskan Gunardi, Pemerintah memberikan kebebasan bagi setiap sekolah untuk mengembangkan diri, terkait kegiatan belajar-mengajar yang dilaksanakan. “Makanya Namanya adalah Kurikulum Merdeka. Dan kita sebagai perwakilan dunia industri siap mendukung sektor pendidikan, shingga tercipta link and match,” tukasnya.
 
Baca Juga:
Wahana Pede dengan Honda Stylo 160, Langsung Pasang Target Tinggi

 
Muhib menambahkan, intinya, apa yang telah dibuat oleh Pemerintah terkait kegiatan belajar-menagajar dalam kurikulum Merdeka, AHM sebagai salah satu perwakilan di dunia industri siap mendukung. “Kami senantiasa mendukung dan menyesuaikan dengan langkah-langkah yang dilakukan Kemendiknas," pungkasnya.(Autogear.id/Alun Segoro)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan