Jakarta: Suzuki melakukan penambahan varian untuk kendaraan komersial mereka Carry yang menjadi salah satu tulang punggung penjualan sekarang ini. Selain ditawarkan dalam bentuk pikap, ternyata model ini kini tersedia juga dalam bentuk minibus dan blind van.
4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, menjelaskan kebutuhan pelanggan akan kendaraan komersial semakin beragam. Demi mengakomodasi berbagai kebutuhan yang ada ini, maka jenama asal Jepang ini kemudian berinovasi dengan menghadirkan model minibus dan blind van.
“Saat ini, Carry pikap berhasil menguasai 58,8 persen pangsa pasar di segmennya. Keberhasilan ini membuat kami menerima banyak sekali permintaan dari berbagai bidang usaha yang memerlukan kendaraan niaga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Untuk itu sebagai produsen otomotif, kami berupaya mengakomodasi kebutuhan dunia usaha yang beragam dengan menggandeng mitra karoseri untuk membuat Carry minibus dan blind van,” ujar Donny Saputra melalui keterangan resminya.
Pengembangan kedua model ini dilakukan bekerja sama dengan mitra karoseri yang ditunjuk. Sehingga konsumen kedua mobil komersial ini tidak perlu khawatir akan perawatan dan garansi pabrikan akan hangus.
Baik model minibus dan blind van ini masih mengedepankan konsep yang sama dengan model pikap. Dapur pacunya juga masih menggunakan mesin K15B-C dan DOHC 16 Valve yang berkapasitas 1.500 cc bertenaga 97 PS @ 5.600 rpm dengan torsi 135 Nm @ 4.400 rpm.
Secara keseluruhan ukuran dimensinya tercatat memiliki panjang 4.415 mm, lebar 1.675 mm, dan tinggi 2.150 mm. Jarak radius putarnya di 4,4 meter untuk mempermudah dalam melakukan manuver.
Nah melihat sekilas minibus dan blind van, keduanya akan menunjukan banyak kemiripan. Namun bila diperhatikan lebih seksama, keduanya memiliki desain yang berbeda karena peruntukannya juga berbeda.
Model minibus memiliki pintu tengah sisi kiri dan kanan dengan model sliding door. Model ini mampu memuat hingga 10 orang dalam 4 baris dengan banyak pilihan konfigurasi kursi.
Sedangkan blind van memiliki pintu tengah hanya di sisi kiri dengan model sliding, dan dinding samping yang ditutup dengan panel. Model ini lebih memaksimalkan ruang kabin yang lega dan desain lantai yang rata guna memudahkan dalam menyusun dan memaksimalkan muatan barang.
“Dengan beragamnya kebutuhan dari pelanggan, kami menghadirkan Carry minibus dan blind van dengan berkolaborasi bersama mitra karoseri. Oleh karena itu, tentunya konfigurasi dari kedua produk ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing konsumen. Kami harap kehadiran 2 varian Carry ini dapat semakin membantu beragam bidang usaha yang membutuhkan kendaraan terpercaya untuk menjalankan usaha,” tutup Donny.
Harga Carry Minibus & Carry Blind Van (on the road DKI Jakarta)
Minibus Modifikasi 2-2-3/LH: Rp253.000.000 (non-AC) | Rp262.300.000 (AC)
Minibus Modifikasi 2-2-3/LH & RH: Rp259.000.000 (non-AC) | Rp268.000.000 (AC)
Minibus Modifikasi 2-3/LH & RH: Rp259.000.000 (non-AC) | Rp268.000.000 (AC)
Blind Van: Rp221.800.000 (non-AC) | Rp228.100.000 (AC)
Jakarta: Suzuki melakukan penambahan varian untuk kendaraan komersial mereka Carry yang menjadi salah satu tulang punggung penjualan sekarang ini. Selain ditawarkan dalam bentuk pikap, ternyata model ini kini tersedia juga dalam bentuk minibus dan blind van.
4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, menjelaskan kebutuhan pelanggan akan kendaraan komersial semakin beragam. Demi mengakomodasi berbagai kebutuhan yang ada ini, maka jenama asal Jepang ini kemudian berinovasi dengan menghadirkan model minibus dan blind van.
.JPG)
“Saat ini, Carry pikap berhasil menguasai 58,8 persen pangsa pasar di segmennya. Keberhasilan ini membuat kami menerima banyak sekali permintaan dari berbagai bidang usaha yang memerlukan kendaraan niaga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Untuk itu sebagai produsen otomotif, kami berupaya mengakomodasi kebutuhan dunia usaha yang beragam dengan menggandeng mitra karoseri untuk membuat Carry minibus dan blind van,” ujar Donny Saputra melalui keterangan resminya.
Pengembangan kedua model ini dilakukan bekerja sama dengan mitra karoseri yang ditunjuk. Sehingga konsumen kedua mobil komersial ini tidak perlu khawatir akan perawatan dan garansi pabrikan akan hangus.
Baik model minibus dan blind van ini masih mengedepankan konsep yang sama dengan model pikap. Dapur pacunya juga masih menggunakan mesin K15B-C dan DOHC 16 Valve yang berkapasitas 1.500 cc bertenaga 97 PS @ 5.600 rpm dengan torsi 135 Nm @ 4.400 rpm.