DKI Jakarta: Di mobil modern memiliki sejumlah cairan yang berperan penting dalam menjaga kinerja berbagai sistem kendaraan. Cairan tersebut tidak hanya berupa oli mesin, tetapi juga mencakup cairan pendingin, oli transmisi, minyak rem, bahan bakar, hingga cairan pencuci kaca.
Setiap cairan memiliki fungsi, kapasitas, dan spesifikasi berbeda. Waktu penggantian juga tidak sama, Mitsubishi mencontohkan di dalam Destinator perlu memperhatikan kebutuhan masing-masing cairan agar kendaraan tetap bekerja sesuai fungsinya.
Berikut daftar cairan, kapasitas, tipe, serta waktu penggantiannya:
Oli mesin: Kapasitas 4 liter, menggunakan SAE 0W-20 API SM. Penggantian dilakukan setiap 10.000 km atau enam bulan.
Pendingin mesin: Kapasitas 7,1 liter, menggunakan Super Long Life Coolant. Penggantian dilakukan hingga 160.000 km.
Oli transmisi CVT: Kapasitas 7,6 liter, menggunakan CVTF-J4 atau CVTF-J4+. Jenis cairan ini memiliki kategori long life.
Pendingin intercooler: Kapasitas 2,6 liter, menggunakan Super Long Life Coolant. Interval penggantian tidak dicantumkan.
Minyak rem: Pengisian sesuai kebutuhan, menggunakan DOT3 atau DOT4. Penggantian dilakukan setiap 40.000 km.
Bahan bakar: Kapasitas tangki 45 liter, menggunakan RON 95 dengan minimum RON 90.
Pencuci kaca (washer): Pengisian dilakukan sesuai petunjuk volume.
Baca Juga:
JAC Motors Bidik Pertambangan untuk Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik
Oli Mesin
Oli mesin Destinator memiliki kapasitas 4 liter dengan spesifikasi SAE 0W-20 API SM. Berdasarkan data tersebut, penggantian oli mesin dilakukan setiap 10.000 kilometer atau enam bulan.
Oli mesin berfungsi untuk membantu pelumasan komponen mesin. Interval penggantian menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam perawatan rutin kendaraan.
Cairan Pendingin Mesin dan Intercooler
Destinator menggunakan Super Long Life Coolant untuk sistem pendingin mesin dengan kapasitas 7,1 liter. Cairan pendingin mesin tersebut memiliki interval penggantian hingga 160.000 kilometer.
Selain pendingin mesin, terdapat cairan pendingin untuk intercooler dengan kapasitas 2,6 liter. Jenis cairan yang digunakan juga Super Long Life Coolant. Data yang tersedia tidak mencantumkan interval penggantian untuk pendingin intercooler.
Oli Transmisi CVT
Sistem transmisi CVT Destinator membutuhkan oli transmisi dengan kapasitas 7,6 liter. Jenis yang digunakan adalah CVTF-J4 atau CVTF-J4+.
Baca Juga:
Mio Gear dan BeAT FI Bekas, Pilihan Motor Matic untuk Harian
Untuk penggantiannya, oli transmisi CVT tersebut dikategorikan sebagai long life. Dengan demikian, interval penggantian yang tercantum dalam data tidak menggunakan batas jarak tempuh tertentu.
Minyak Rem hingga Bahan Bakar
Destinator menggunakan minyak rem dengan spesifikasi DOT3 atau DOT4. Kapasitasnya disesuaikan dengan kebutuhan, sedangkan penggantian dilakukan setiap 40.000 kilometer.
Sementara itu, tangki bahan bakar Destinator memiliki kapasitas 45 liter dan membutuhkan bahan bakar RON 95 dengan batas minimum RON 90. Tidak terdapat interval penggantian untuk bahan bakar karena penggunaannya mengikuti kebutuhan kendaraan.
Cairan lain yang juga dibutuhkan adalah cairan pencuci kaca atau washer. Pengisian cairan ini dilakukan sesuai petunjuk volume. Meski tidak berkaitan dengan sistem penggerak kendaraan, ketersediaan cairan washer mendukung kebutuhan pembersihan kaca saat berkendara.
DKI Jakarta: Di
mobil modern memiliki sejumlah cairan yang berperan penting dalam menjaga kinerja berbagai sistem kendaraan. Cairan tersebut tidak hanya berupa
oli mesin, tetapi juga mencakup cairan pendingin, oli transmisi, minyak rem, bahan bakar, hingga cairan pencuci kaca.
Setiap cairan memiliki fungsi, kapasitas, dan spesifikasi berbeda. Waktu penggantian juga tidak sama, Mitsubishi mencontohkan di dalam Destinator perlu memperhatikan kebutuhan masing-masing cairan agar kendaraan tetap bekerja sesuai fungsinya.
Berikut daftar cairan, kapasitas, tipe, serta waktu penggantiannya:
- Oli mesin: Kapasitas 4 liter, menggunakan SAE 0W-20 API SM. Penggantian dilakukan setiap 10.000 km atau enam bulan.
- Pendingin mesin: Kapasitas 7,1 liter, menggunakan Super Long Life Coolant. Penggantian dilakukan hingga 160.000 km.
- Oli transmisi CVT: Kapasitas 7,6 liter, menggunakan CVTF-J4 atau CVTF-J4+. Jenis cairan ini memiliki kategori long life.
- Pendingin intercooler: Kapasitas 2,6 liter, menggunakan Super Long Life Coolant. Interval penggantian tidak dicantumkan.
- Minyak rem: Pengisian sesuai kebutuhan, menggunakan DOT3 atau DOT4. Penggantian dilakukan setiap 40.000 km.
- Bahan bakar: Kapasitas tangki 45 liter, menggunakan RON 95 dengan minimum RON 90.
- Pencuci kaca (washer): Pengisian dilakukan sesuai petunjuk volume.
Oli Mesin
Oli mesin Destinator memiliki kapasitas 4 liter dengan spesifikasi SAE 0W-20 API SM. Berdasarkan data tersebut, penggantian oli mesin dilakukan setiap 10.000 kilometer atau enam bulan.
Oli mesin berfungsi untuk membantu pelumasan komponen mesin. Interval penggantian menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam perawatan rutin kendaraan.
Cairan Pendingin Mesin dan Intercooler
Destinator menggunakan Super Long Life Coolant untuk sistem pendingin mesin dengan kapasitas 7,1 liter. Cairan pendingin mesin tersebut memiliki interval penggantian hingga 160.000 kilometer.
Selain pendingin mesin, terdapat cairan pendingin untuk intercooler dengan kapasitas 2,6 liter. Jenis cairan yang digunakan juga Super Long Life Coolant. Data yang tersedia tidak mencantumkan interval penggantian untuk pendingin intercooler.
Oli Transmisi CVT
Sistem transmisi CVT Destinator membutuhkan oli transmisi dengan kapasitas 7,6 liter. Jenis yang digunakan adalah CVTF-J4 atau CVTF-J4+.
Untuk penggantiannya, oli transmisi CVT tersebut dikategorikan sebagai long life. Dengan demikian, interval penggantian yang tercantum dalam data tidak menggunakan batas jarak tempuh tertentu.
Minyak Rem hingga Bahan Bakar
Destinator menggunakan minyak rem dengan spesifikasi DOT3 atau DOT4. Kapasitasnya disesuaikan dengan kebutuhan, sedangkan penggantian dilakukan setiap 40.000 kilometer.
Sementara itu, tangki bahan bakar Destinator memiliki kapasitas 45 liter dan membutuhkan bahan bakar RON 95 dengan batas minimum RON 90. Tidak terdapat interval penggantian untuk bahan bakar karena penggunaannya mengikuti kebutuhan kendaraan.
Cairan lain yang juga dibutuhkan adalah cairan pencuci kaca atau washer. Pengisian cairan ini dilakukan sesuai petunjuk volume. Meski tidak berkaitan dengan sistem penggerak kendaraan, ketersediaan cairan washer mendukung kebutuhan pembersihan kaca saat berkendara.
(UDA)