Booth JAC Motors di Mining Indonesia 2026. Medcom.id/Ekawan Raharja
Booth JAC Motors di Mining Indonesia 2026. Medcom.id/Ekawan Raharja

JAC Motors Bidik Pertambangan untuk Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik

Ekawan Raharja • 11 September 2026 10:34
Ringkasnya gini..
  • JAC Motors membidik sektor pertambangan untuk mendorong penjualan kendaraan listrik di Indonesia, dengan kontribusi sektor ini mencapai 40 persen.
  • JAC Motors mencatat sekitar 300 penjualan dan menargetkan volume hingga 500 unit, didorong peluang efisiensi kendaraan listrik di tambang.
  • JAC Motors menyiapkan layanan terintegrasi dan peningkatan TKDN Trekker T9 EV untuk mendukung adopsi kendaraan listrik di sektor industri.
DKI Jakarta: PT Indomobil JAC Motors Indonesia melihat sektor pertambangan sebagai salah satu peluang utama untuk meningkatkan penjualan kendaraan komersial listrik (EV) di Indonesia. Saat ini, sekitar 40 persen penjualan JAC Motors berasal dari sektor pertambangan.

Chief Operating Officer Indomobil JAC, Reggie Kurnia, mengatakan pabrikan menyasar tiga sektor utama dalam pengembangan bisnis kendaraan komersial, yakni pertambangan, logistik, dan perkebunan. Dari ketiga sektor tersebut, pertambangan masih menjadi kontributor terbesar penjualan.

"Untuk saat ini, kontribusi terbesar untuk penjualan JAC Motors masih di sektor pertambangan, yaitu masih kurang lebih 40% produk-produk kita masih di pertambangan," kata Reggie dalam Mining Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/9/2026).

Reggie mengatakan prospek penjualan masih terbuka seiring berkembangnya kebutuhan kendaraan operasional yang lebih efisien. Perusahaan pun menargetkan peningkatan volume penjualan dibandingkan capaian saat ini.

"Untuk prospek penjualan, otomatis JAC Motors mau penjualan sebanyak-banyaknya," ujarnya.

JAC Motors Targetkan Penjualan 500 Unit

JAC Motors saat ini telah mencatat sekitar 300 penjualan dan menargetkan peningkatan volume tersebut hingga sekitar 500 unit.

Baca Juga:
Pengemudi di Inggris Mulai Pertimbangkan Mobil China


Menurut Reggie, sektor pertambangan menjadi pasar potensial bagi kendaraan listrik karena penggunaannya dapat membantu perusahaan menekan biaya bahan bakar. Faktor tersebut dinilai semakin relevan di tengah isu kenaikan harga dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

"Kita melihat ini sebagai peluang untuk BBM-nya. Kenapa yang pertama, sudah tidak pakai BBM lagi. Hilangkan harga BBM diesel. Yang kedua, efisiensi cost-nya, lebih efisien pemakaian daya-daya listriknya dibandingkan pemakaian dari bahan bakarnya," jelasnya.

Merek asal China ini juga mengklaim kendaraan operasional listrik yang telah digunakan sejumlah perusahaan tambang dapat menghasilkan efisiensi hingga 61 persen, baik dari sisi operasional maupun biaya perawatan.

Tantangan Adopsi Kendaraan Listrik di Pertambangan

Meski melihat peluang yang besar, Reggie menilai tantangan utama dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik di sektor industri adalah keraguan calon pengguna untuk beralih dari kendaraan konvensional.

Sejumlah aspek yang masih menjadi pertimbangan calon pengguna antara lain ketersediaan fasilitas pengisian daya, tenaga kendaraan, perawatan, hingga layanan purnajual. "Tantangan terbesarnya jelas. Yang pertama, belum mau mencoba," kata Reggie.

Baca Juga:
Suzuki Jimny Tetap Bensin, Versi Listrik Bisa Merusak Karakternya


Untuk menjawab tantangan tersebut, JAC Motors Indonesia bersama E-Mobile menyiapkan konsep layanan terintegrasi atau one-stop solution. Layanan tersebut mencakup penjualan, purnajual, hingga penyediaan charger.

"Untuk itu, JAC Motors Indonesia bersama dengan E-Mobile mengadakan solusi, one-stop solution. Kita menjawab tantangannya itu dengan sebuah jawaban. Kita one-stop solution. Jadi, after sales, perjualan, chargers, apapun, kita bisa provide," ujarnya.

JAC Motors Bawa Dua Kendaraan Listrik di Mining Indonesia 2026

Dalam ajang Mining Indonesia 2026, JAC Motors memperkenalkan Trekker T9 EV dan UrbanMover N90 EV.

Reggie berharap keikutsertaan perdana JAC Motors dalam Mining Indonesia dapat memperluas eksposur produk kendaraan listriknya kepada pelaku industri pertambangan.

"Karena hari ini pertama JAC Motors join di Mining Expo, kita berharap exposure dari pengunjung-pengunjung serta pelaku pertambangan bisa melihat potensi dari produk-produk elektrik kami sebagai solusi untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada di sektor pertambangan," pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan