Bandung: Gelombang antusiasme pecinta otomotif di Bandung mencapai puncaknya pada Kamis (23 April 2026). Sosok dari Liberty Walk, Hyuma Kato, resmi mengunjungi IMX Hub di Jalan Naripan No. 30 Bandung.
Kunjungan Hyuma Kato ke IMX Hub Bandung dinilai bukan sekadar agenda biasa, melainkan bentuk pengakuan terhadap perkembangan ekosistem modifikasi lokal. Project Director IMX, Andre Mulyadi, menyebut Indonesia kini semakin diperhitungkan di kancah global.
"Kedatangan Hyuma Kato untuk ketiga kalinya menunjukkan bahwa ekosistem kita sudah masuk radar global. Bandung, melalui IMX Hub, menjadi salah satu tempat spesial yang ia pilih untuk melihat langsung energi kreatif dari para builder dan komunitas lokal," ujar Andre melalui keterangan resminya.
Bandung dikenal sebagai salah satu barometer kreativitas otomotif nasional yang mampu menarik perhatian pelaku industri modifikasi internasional.
Baca Juga:
Motor dan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan, Berlaku Kapan?
IMX Hub Jadi Episentrum Kultur Otomotif
IMX Hub Bandung berperan sebagai ruang temu bagi pelaku gaya hidup otomotif. Kehadiran Hyuma Kato semakin memperkuat posisi lokasi ini sebagai pusat pergerakan 'Next Gen Culture'.
Antusiasme tinggi terlihat dari membludaknya pengunjung yang ingin menyaksikan langsung interaksi antara kultur modifikasi global dengan skena lokal. Pengaruh Liberty Walk, khususnya melalui desain wide-body khasnya, terbukti memiliki daya tarik besar di kalangan generasi muda.
Lanjut ke Prambanan Heritage Meet Up
Setelah agenda di Bandung, Hyuma Kato dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dalam rangka IMX 2026 Series: Prambanan Heritage Meet Up pada 26 April 2026. Andre Mulyadi menegaskan agenda di Yogyakarta akan menjadi kesempatan lebih luas bagi publik untuk berinteraksi langsung.
"Jika di Bandung adalah momen perkenalan di IMX Hub, maka di Prambanan menjadi kesempatan selanjutnya untuk mengenal lebih dekat dengan sosok Hyuma. Kami mengundang seluruh komunitas dari Bandung untuk turut hadir di Yogyakarta guna menyaksikan perpaduan epik antara warisan budaya dunia dan modifikasi modern," tambahnya.
Bandung: Gelombang antusiasme pecinta
otomotif di Bandung mencapai puncaknya pada Kamis (23 April 2026). Sosok dari
Liberty Walk, Hyuma Kato, resmi mengunjungi
IMX Hub di Jalan Naripan No. 30 Bandung.
Kunjungan Hyuma Kato ke IMX Hub Bandung dinilai bukan sekadar agenda biasa, melainkan bentuk pengakuan terhadap perkembangan ekosistem modifikasi lokal. Project Director IMX, Andre Mulyadi, menyebut Indonesia kini semakin diperhitungkan di kancah global.
"Kedatangan Hyuma Kato untuk ketiga kalinya menunjukkan bahwa ekosistem kita sudah masuk radar global. Bandung, melalui IMX Hub, menjadi salah satu tempat spesial yang ia pilih untuk melihat langsung energi kreatif dari para builder dan komunitas lokal," ujar Andre melalui keterangan resminya.
Bandung dikenal sebagai salah satu barometer kreativitas otomotif nasional yang mampu menarik perhatian pelaku industri modifikasi internasional.
IMX Hub Jadi Episentrum Kultur Otomotif
IMX Hub Bandung berperan sebagai ruang temu bagi pelaku gaya hidup otomotif. Kehadiran Hyuma Kato semakin memperkuat posisi lokasi ini sebagai pusat pergerakan 'Next Gen Culture'.
Antusiasme tinggi terlihat dari membludaknya pengunjung yang ingin menyaksikan langsung interaksi antara kultur modifikasi global dengan skena lokal. Pengaruh Liberty Walk, khususnya melalui desain wide-body khasnya, terbukti memiliki daya tarik besar di kalangan generasi muda.
Lanjut ke Prambanan Heritage Meet Up
Setelah agenda di Bandung, Hyuma Kato dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dalam rangka IMX 2026 Series: Prambanan Heritage Meet Up pada 26 April 2026. Andre Mulyadi menegaskan agenda di Yogyakarta akan menjadi kesempatan lebih luas bagi publik untuk berinteraksi langsung.
"Jika di Bandung adalah momen perkenalan di IMX Hub, maka di Prambanan menjadi kesempatan selanjutnya untuk mengenal lebih dekat dengan sosok Hyuma. Kami mengundang seluruh komunitas dari Bandung untuk turut hadir di Yogyakarta guna menyaksikan perpaduan epik antara warisan budaya dunia dan modifikasi modern," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)