Jakarta: Salah satu kekhawatiran untuk membeli mobil listrik hingga saat ini adalah masih minimnya lokasi pengecasan baterai dan resiko kehabisan baterai di tengah jalan. Demi mengatasi kondisi ini, Hyundai berinovasi dengan menghadirkan layanan 'power bank' berjalan untuk konsumen mobil listrik mereka yang diberi nama Mobile Charging Service.
Layanan Mobile Charging Service yang ditawarkan ini merupakan bagian dari satu dari tiga program yang ditawarkan melalui Hyundai Before Service. Konsep layanan Mobile Charging Service ini khusus untuk mobil listrik berupa pengisian daya listrik ketika mobil kehabisan baterai di pinggir jalan.
Pelanggan tinggal menghubungi call center resmi dan nanti akan datang mobil servis ke lokasi tempat pelanggan tersebut berada. Saat ini layanan Mobile Charging Service baru sebatas mencakup wilayah Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Sistemnya adalah mobil servis tadi mendonasi daya baterai yang dimilikinya kepada mobil listrik pelanggan yang kehabisan baterai dengan metode vehicle to vehicle. Di dalam mobil servis tersebut, tersedia sebuah alat jenis inverter yang akan menyalurkan daya baterai ke mobil pelanggan.
“Mekanismenya, daya baterai mobil servis akan ditampung ke dalam inverter, mengubah arus DC menjadi arus AC, kemudian baru disalurkan ke mobil pelanggan yang kehabisan daya. Proses pengisiannya pun tidak berlangsung lama sekitar 30 menit untuk satu mobil pelanggan. Semuanya gratis, tanpa biaya,” ungkap Head of Before Service Department PT Hyundai Motors Indonesia, Putra Samiaji, beberapa waktu lalu.
Memang tidak banyak daya listrik yang didonasikan, hanya sekitar 30 persen. Jadi satu mobil servis bisa mendonasikan daya listrik kepada dua unit mobil pelanggan yang masing-masing 30 persen daya.
“Lumayan 30 persen daya itu membuat mobil pelanggan bisa jalan lagi sekitar 100 Km, sampai menemukan bengkel resmi terdekat,”ucapnya singkat.
Selain Mobile Charging Service, dua program lainnya yang ditawarkan adalah Mobil Service yang bisa melayani perawatan berkala serta pelayanan sekitar 17 jenis perbaikan lainnya. Selain itu, Service Point yang tersedia di sejumlah pusat perbelanjaan, berbarengan dengan pameran mal yang akan berlangsung di sepanjang tahun ini.
Memang tidak banyak daya listrik yang didonasikan, hanya sekitar 30 persen. Jadi satu mobil servis bisa mendonasikan daya listrik kepada dua unit mobil pelanggan yang masing-masing 30 persen daya.
“Lumayan 30 persen daya itu membuat mobil pelanggan bisa jalan lagi sekitar 100 Km, sampai menemukan bengkel resmi terdekat,”ucapnya singkat.
Selain Mobile Charging Service, dua program lainnya yang ditawarkan adalah Mobil Service yang bisa melayani perawatan berkala serta pelayanan sekitar 17 jenis perbaikan lainnya. Selain itu, Service Point yang tersedia di sejumlah pusat perbelanjaan, berbarengan dengan pameran mal yang akan berlangsung di sepanjang tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)