Kendaraan niaga ringan dengan ragam model bakal nongol di GIICOMVEC 2026, medcom-uda
Kendaraan niaga ringan dengan ragam model bakal nongol di GIICOMVEC 2026, medcom-uda

Ragam Inspirasi Bisnis untuk Kendaraan Niaga Ringan, Bakal Hadir di GIICOMVEC 2026

Ahmad Garuda • 02 April 2026 11:33
Ringkasnya gini..
  • Penjualan kendaraan niaga ringan di Indonesia terbilang cukup menggiurkan, meski kondisinya saat ini cenderung konstan.
  • Hal ini pun dilihat sebagai peluang oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) untuk melecut penjualan kendaraan niaga ringan.
  • Upaya pemulihan pasar melalui penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 yang digelar pekan depan.
Jakarta - Penjualan kendaraan niaga ringan di Indonesia terbilang cukup menggiurkan, meski kondisinya saat ini cenderung konstan. Hal ini pun dilihat sebagai peluang oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) untuk melecut penjualan kendaraan niaga ringan. 
 
Mereka berupaya mendorong pemulihan pasar kendaraan niaga melalui penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 yang digelar pekan depan. 
 
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan pameran tersebut diharapkan dapat menopang kinerja manufaktur otomotif nasional di tengah dinamika yang masih membayangi industri kendaraan komersial domestik. 

“GIICOMVEC 2026 menjadi bukti bahwa industri otomotif Indonesia memiliki kemampuan mumpuni dalam memproduksi berbagai kendaraan komersial yang spesifik dan adaptif terhadap kebutuhan berbagai sektor industri, tentunya dengan dukungan teknologi terkini," ujar Putu dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026). 

Baca Juga:
Tiga Merek Baru Siap Debut di GIICOMVEC 2026


Pameran GIICOMVEC 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 8–11 April 2026 akan mengalokasikan Hall B dan Hall C dengan total area pameran lebih dari 16.000 meter persegi. 
 
Sejumlah kendaraan niaga ringan yang diproyeksikan meramaikan pameran tersebut antara lain Toyota Hilux Rangga, Toyota Hiace, Suzuki Carry, Wuling Formo Max, Ford Ranger, serta DFSK Gelora. 
 
Adapun kendaraan niaga berbasis listrik atau battery electric vehicle (BEV) yang turut ditampilkan pada GIICOMVEC 2026 mencakup DFSK Gelora E, Wuling Mitra EV, Foton e-View, JAC T9 EV, dan Farizon SV. 
 
Ragam kendaraan ini pastinya akan ditampilkan dalam versi stok (standar) dan ragam inspirasi bisnisnya. Di antaranya ambulans, mobil boks, mobile cafe dan ragam inspirasi bisnis lainnya. Hal ini juga menjadi item kuat untuk menarik minat para pebisnis di ajang pameran tersebut. 
 
Lebih lanjut, Putu menyampaikan industri manufaktur otomotif nasional masih menunjukkan daya tahan yang kuat, salah satunya tercermin dari kinerja ekspor kendaraan pada tahun lalu. Data Gaikindo mencatat ekspor mobil utuh atau completely built up (CBU) sepanjang 2025 mencapai 518.212 unit. Realisasi tersebut meningkat 9,7% secara tahunan dibandingkan dengan 472.194 unit pada 2024. 

Baca Juga:
Impor Mobil India, GAIKINDO: “Bisa Ganggu Ekosistem Industri di Indonesia!’


"Ketangguhan ini juga dibuktikan melalui angka ekspor yang terus menunjukkan performa positif, yang menandakan bahwa kualitas produksi dalam negeri tidak hanya mampu memenuhi standar global, tetapi juga efektif dalam memaksimalkan penyerapan hasil produksi nasional,” ujar Putu. 
 
Penyelenggaraan GIICOMVEC keempat tahun ini ditargetkan menjadi momentum penguatan ekosistem kendaraan komersial nasional. Pameran tersebut diproyeksikan menarik lebih dari 11.000 pengunjung dari kalangan pelaku industri. 
 
Adapun pengunjung yang dibidik berasal dari berbagai sektor, mulai dari transportasi dan logistik, layanan bus dan angkutan penumpang, manufaktur, jasa keuangan, hingga ritel, energi, pertambangan, konstruksi, dan instansi pemerintah. 
 
Di sisi lain, data Gaikindo mencatat penjualan mobil pikap mulai menunjukkan tren pemulihan pada awal tahun ini. Sepanjang Januari—Februari 2026, distribusi wholesales pikap mencapai 23.383 unit, naik 51% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 15.496 unit. 
 
Penjualan ritel mobil pikap juga mengalami peningkatan pada periode yang sama. Distribusi dari dealer ke konsumen tercatat mencapai 22.784 unit atau naik 40% dibandingkan tahun sebelumnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan