Jakarta: Produsen kendaraan listrik global Leapmotor terus mendorong inovasi teknologi guna meningkatkan efisiensi dan performa kendaraan listrik. Salah satu teknologi yang dikembangkan Leapmotor adalah arsitektur baterai Cell-to-Chassis (C2C).
Teknologi ini mengusung pendekatan integrasi baterai dengan menjadikan sel baterai sebagai bagian langsung dari struktur kendaraan. Berbeda dengan sistem konvensional yang menggunakan struktur cell-to-module-to-pack.
Teknologi C2C menghilangkan lapisan modul dan mengintegrasikan sel baterai langsung ke dalam rangka kendaraan. Dengan konsep ini, baterai tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai elemen struktural.
Pendekatan tersebut memungkinkan peningkatan efisiensi ruang baterai secara signifikan, dengan tingkat pemanfaatan ruang mencapai sekitar 91 persen. Selain itu, jumlah komponen dalam sistem baterai dapat dikurangi sehingga mendukung desain kendaraan yang lebih ringkas dan efisien.
Baca Juga:
One Way di Jalan Tol Arus Balik Mudik Lebaran 2026 Dimulai
Tidak hanya dari sisi efisiensi, teknologi ini juga memberikan dampak pada aspek struktural kendaraan. Integrasi baterai ke dalam rangka meningkatkan tingkat kekakuan bodi atau torsional rigidity, yang berkontribusi pada stabilitas berkendara serta aspek keselamatan.
Leapmotor terus mengembangkan teknologi ini melalui generasi terbaru C2C 2.0 yang menghadirkan integrasi sistem kendaraan yang lebih tinggi. Sistem ini juga didukung manajemen baterai cerdas untuk memantau performa dan keamanan secara real-time.
Teknologi C2C telah diterapkan pada sejumlah model kendaraan listrik Leapmotor, seperti Leapmotor C01, Leapmotor C11, serta Leapmotor C10 yang dikembangkan dengan arsitektur kendaraan listrik terintegrasi.
Secara global, Leapmotor juga menjalin kolaborasi strategis dengan Stellantis untuk memperluas pengembangan serta distribusi kendaraan listrik di berbagai pasar internasional.
Baca Juga:
Performa Epik Veda Pratama, Begini Nasihat dari Joan Mir!
Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik, inovasi teknologi baterai seperti C2C menjadi salah satu arah penting dalam evolusi desain otomotif. Leapmotor menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik yang lebih efisien, stabil, dan berteknologi tinggi guna mendukung mobilitas berkelanjutan.
Jakarta: Produsen
kendaraan listrik global
Leapmotor terus mendorong inovasi
teknologi guna meningkatkan efisiensi dan performa kendaraan listrik. Salah satu teknologi yang dikembangkan Leapmotor adalah arsitektur baterai Cell-to-Chassis (C2C).
Teknologi ini mengusung pendekatan integrasi baterai dengan menjadikan sel baterai sebagai bagian langsung dari struktur kendaraan. Berbeda dengan sistem konvensional yang menggunakan struktur cell-to-module-to-pack.
Teknologi C2C menghilangkan lapisan modul dan mengintegrasikan sel baterai langsung ke dalam rangka kendaraan. Dengan konsep ini, baterai tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai elemen struktural.
Pendekatan tersebut memungkinkan peningkatan efisiensi ruang baterai secara signifikan, dengan tingkat pemanfaatan ruang mencapai sekitar 91 persen. Selain itu, jumlah komponen dalam sistem baterai dapat dikurangi sehingga mendukung desain kendaraan yang lebih ringkas dan efisien.
Tidak hanya dari sisi efisiensi, teknologi ini juga memberikan dampak pada aspek struktural kendaraan. Integrasi baterai ke dalam rangka meningkatkan tingkat kekakuan bodi atau torsional rigidity, yang berkontribusi pada stabilitas berkendara serta aspek keselamatan.
Leapmotor terus mengembangkan teknologi ini melalui generasi terbaru C2C 2.0 yang menghadirkan integrasi sistem kendaraan yang lebih tinggi. Sistem ini juga didukung manajemen baterai cerdas untuk memantau performa dan keamanan secara real-time.
Teknologi C2C telah diterapkan pada sejumlah model kendaraan listrik Leapmotor, seperti Leapmotor C01, Leapmotor C11, serta Leapmotor C10 yang dikembangkan dengan arsitektur kendaraan listrik terintegrasi.
Secara global, Leapmotor juga menjalin kolaborasi strategis dengan Stellantis untuk memperluas pengembangan serta distribusi kendaraan listrik di berbagai pasar internasional.
Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik, inovasi teknologi baterai seperti C2C menjadi salah satu arah penting dalam evolusi desain otomotif. Leapmotor menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik yang lebih efisien, stabil, dan berteknologi tinggi guna mendukung mobilitas berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)