Ilustrasi kondisi arus mudik lebaran 2026 di jalan tol Trans Jawa. Jasa Marga
Ilustrasi kondisi arus mudik lebaran 2026 di jalan tol Trans Jawa. Jasa Marga

One Way di Jalan Tol Arus Balik Mudik Lebaran 2026 Dimulai

Ekawan Raharja • 23 Maret 2026 22:04
Ringkasnya gini..
  • JTT dukung one way lokal Tahap 2 dari KM 390 hingga KM 70 untuk atasi kepadatan arus balik.
  • Sebanyak 22 gardu tol di Cikampek Utama difokuskan ke arah Jakarta guna percepat arus kendaraan.
  • Pengguna tol diimbau siapkan kendaraan, saldo e-toll, dan patuhi arahan petugas di lapangan.
Jakarta: PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way lokal Tahap 2 yang dimulai dari KM 390 ruas Tol Batang–Semarang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek. Kebijakan ini diberlakukan mulai pukul 20.00 WIB atas diskresi Kepolisian guna mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026.
 
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut.
 
“JTT melalui PT Jasamarga Semarang Batang mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan oleh Kepolisian dalam rangka mengurai kepadatan serta menjaga kelancaran arus kendaraan pada periode arus balik Idulfitri. Petugas kami di lapangan terus bersiaga untuk memastikan operasional jalan tol tetap berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Ria melalui keterangan resminya.

Selain itu, JTT juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time serta melakukan penyesuaian jika diperlukan.
 
Baca Juga: Buka Tutup Puncak Masih Situasional, Pelancong Wajib Perhatikan ini
 

Optimalisasi Gardu Tol Cikampek Utama

Sebagai bagian dari strategi pengaturan arus balik, JTT turut melakukan penyesuaian operasional gardu transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, yang menjadi titik krusial pertemuan arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta.
 
Saat ini, sebanyak 8 gardu transaksi dioperasikan untuk arah Trans Jawa, sementara 22 gardu difokuskan untuk arah Jakarta guna mempercepat arus kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek.
 
Pengaturan jumlah gardu ini dilakukan secara dinamis sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
 
“JTT mendukung penuh pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way lokal yang diterapkan secara situasional oleh Kepolisian. Penyesuaian jumlah gardu transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada pengguna jalan serta mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode arus balik,” ujar Ria.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

JTT juga mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
 
Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta selalu mengikuti arahan petugas dan rambu lalu lintas yang berlaku.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan