Suzuki Ertiga Hybrid. foto: medcom.id
Suzuki Ertiga Hybrid. foto: medcom.id

GIIAS 2022

Belum Ada Kasus, Begini Akibatnya Jika Baterai Ertiga Hybrid Rusak

Adri Prima • 19 Agustus 2022 09:18
Jakarta: Suzuki Indonesia gencar memberikan edukasi kepada konsumen All New Ertiga Hybrid. Hal ini tidak lepas karena terus meningkatnya populasi MPV Hybrid tersebut di beberapa kota besar di Indonesia. 
 
Suzuki Ertiga Hybrid resmi diluncurkan pada tanggal 10 Juni 2022 kemarin. Kendaraan ini mengadopsi teknologi Suzuki Smart Hybrid yang mengandalkan mengandalkan dua komponen utama antara lain ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai lithium-ion yang dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. 
 
Baca juga: Sistem Sederhana Bikin Ertiga Hybrid Super Irit, Simak Penjelasannya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua komponen tersebut memerlukan perawatan khusus. Bahkan, komponen baterai Lithium-Ion merupakan salah satu komponen termahal yang terpasang di mobil tersebut.
 
"Harga baterai (Lithium-Ion) Rp15 juta, kalau rusak ya sudah, sekali rusak berarti ganti satu part," kata 4W Technical Service Section Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Adhi Prasojo di sela-sela pameran GIIAS 2022, Kamis, 18 Agustus 2022 di ICE, BSD. 
 
Meski demikian, Ertiga Hybrid merupakan model yang belum lama ini dilepas ke pasaran. Pihak Suzuki sendiri menjelaskan belum menemukan kasus kerusakan pada baterai Lithium-Ion di Ertiga Hybrid.

Apa yang terjadi jika baterai rusak?


Meski belum ada kasus kerusakan baterai, namun pengguna Ertiga Hybrid tak perlu pusing karena mobil akan tetap beroperasi layaknya kendaraan normal alias menggunakan mesin bensin. 
 
Halaman Selanjutnya
"Kalau baterai rusak dan luput…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif