Toyota Veloz hybrid. Toyota
Toyota Veloz hybrid. Toyota

Bongkar Cara Kerja Hybrid Seri-Pararel di Toyota Veloz

Ekawan Raharja • 23 Juni 2026 08:38
Ringkasnya gini..
  • Toyota Veloz Hybrid memakai sistem seri-pararel yang mengombinasikan mesin bensin, motor listrik, dan Power Split Device.
  • Saat kondisi stop and go, motor listrik menjadi penggerak utama, sementara mesin bensin aktif sesuai kebutuhan.
  • Sistem juga memanfaatkan regenerative braking dan EV Mode untuk meningkatkan efisiensi serta menekan emisi kendaraan.
DKI Jakarta: Toyota Veloz kini tersedia dengan pilihan varian hybrid untuk efisiensi bahan bakar minyak (BBM) yang lebih baik. Uniknya, sistem hybrid yang digunakan ini menggabungkan sistem seri dan pararel sekaligus.
 
Series-Parallel Hybrid Toyota merupakan sistem yang menggabungkan beberapa komponen utama, yakni mesin bensin, motor listrik, generator listrik, Power Control Unit, dan Power Split Device (PSD). PSD menggunakan girboks khusus untuk membagi distribusi tenaga dari mesin bensin, motor listrik, dan generator secara optimal.
 
Toyota Hybrid System (THS) bekerja dengan mengatur perpindahan tenaga secara otomatis dan tanpa jeda antara mesin bensin dan motor listrik, bahkan menggabungkan keduanya saat dibutuhkan. Sistem ini mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi berkendara untuk menghasilkan efisiensi dan performa terbaik.
 
Saat mobil berhenti, seperti di lampu merah, mesin bensin tidak akan aktif selama baterai belum perlu diisi ulang. Dalam kondisi stop and go, mobil hanya mengandalkan motor listrik sehingga menghasilkan nol emisi dan konsumsi bahan bakar lebih hemat.

Baca Juga:
Bocoran Spesifikasi BYD Seal 08, Jarak Tempuh Sampai 785 Km


Ketika mulai melaju, motor listrik tetap menjadi penggerak utama. Toyota mengembangkan motor listrik yang lebih bertenaga dan kompak agar tetap optimal di kondisi lalu lintas padat. Saat akselerasi penuh atau menghadapi tanjakan, mesin bensin dan motor listrik akan bekerja bersamaan untuk menyalurkan tenaga maksimal tanpa mengorbankan efisiensi.
 
Pada kecepatan konstan seperti di jalan tol, keduanya kembali bersinergi menggerakkan roda. Ketika daya dari motor listrik berlebih, sistem akan menyalurkannya untuk mengisi ulang baterai secara otomatis.
 
Motor listrik juga berfungsi sebagai generator saat pengereman melalui fitur Energy Regenerative Brake System. Energi kinetik dari pengereman diubah menjadi listrik untuk mengisi baterai, sehingga konsumsi bensin dapat ditekan lebih rendah dan emisi semakin minim.
 
Selain itu, tersedia EV Mode yang memungkinkan mobil melaju menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, menghadirkan pengalaman berkendara senyap, responsif, dan tanpa emisi.

Baca Juga:
Cara Merawat Rem Cakram Sepeda Motor


Sistem hybrid Toyota dirancang dengan teknologi yang lebih kompleks dan efisien. Mesin bensin menggunakan teknologi Atkinson Cycle yang memiliki efisiensi termodinamika tinggi, sehingga lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan