Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) menggelar kegiatan tur dalam kota di Kota Batu dan Kota Malang, Jawa Timur serta pameran di Balaikota Malang, pada 22-24 November 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) menggelar kegiatan tur dalam kota di Kota Batu dan Kota Malang, Jawa Timur serta pameran di Balaikota Malang, pada 22-24 November 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq

Klub dan Komunitas

Mengendarai Mobil Klasik, Bamsoet: Sensasinya Tak Tergantikan

Ekawan Raharja • 22 Februari 2022 10:00
Bali: Pecinta mobil klasik terus tumbuh di Indonesia dan dinaungi pula oleh Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Bagi Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, sensasi mengendarai mobil klasik tidak tergantikan.
 
Menurut pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut mencintai mobil klasik bukanlah pilihan yang serta merta. Sebagai sebuah hobi, kehadiran mobil klasik mampu menghadirkan sensasi yang tidak akan dirasakan pada mobil-mobil modern, karena adanya muatan memorabilia atau nostalgia yang melekat pada mobil klasik.
 
"Kepemilikan mobil klasik juga menghadirkan prestise tersendiri. Karena keberadaannya yang sangat terbatas dan langka, sehingga sulit didapatkan. Bahkan bagi sebagian orang, koleksi mobil klasik adalah sebuah investasi bisnis yang menguntungkan," ujar Bamsoet Minggu (20-2-2022) Di Bali.
 
Ketua MPR ini juga menyinggung keberadaan PPMKI telah menjadi wadah komunitas otomotif yang banyak menghadirkan kemanfaatan, sebagaimana yang telah ditunjukan oleh PPMKI Bali. Menjelang usianya yang ke-17 tahun, PPMKI Bali sukses membangun citra positif atas keberadaan komunitas pecinta mobil kuno di mata masyarakat.
 
"Dari beragam kegiatan yang telah diselenggarakan, PPMKI Bali juga mengkolaborasikan dengan berbagai kegiatan lain yang berdampak positif bagi masyarakat. Antara lain melalui kegiatan pendistribusian bantuan kemanusiaan, kegiatan bakti sosial, dan yang tidak kalah pentingnya adalah mempromosikan Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia," kata Bamsoet.
 
 
Bamsoet menilai semangat kebersamaan dan kultur organisasi PPMKI Bali yang keanggotaannya bersifat inklusif dan merangkul semua golongan, menjadikan PPMKI Bali sebagai rumah besar yang mewadahi seluruh pecinta mobil kuno di Bali. Tanpa adanya sekat sosial ekonomi yang membatasi.
 
"Beberapa agenda eksibisi mobil klasik yang diselenggarakan oleh PPMKI, seperti misalnya Pameran Mobil Antik dan Bali Classic Motor Show, penyelenggaraan eksibisi senantiasa dilekatkan pada berbagai moment kesejarahan. Misalnya, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan HUT Kemerdekaan RI. Penyelenggaraan acara semacam ini tentunya tidak hanya menyajikan pesona keindahan mobil klasik yang dipamerkan, melainkan juga menghadirkan resonansi dan romantisme kesejarahan yang tidak ternilai harganya, serta dapat membangkitkan semangat nasionalisme," pungkas Bamsoet.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif