Kantor Bytedance.
Kantor Bytedance.

'Mobil Tiktok' Bantah Akan Diluncurkan Bersama Seres

Ekawan Raharja • 09 Juni 2026 13:54
Ringkasnya gini..
  • ByteDance membantah rumor peluncuran mobil dan merek kendaraan baru bersama Seres Group di Tiongkok.
  • Perusahaan menegaskan tidak memiliki saham di Saidou dan hanya fokus pada AI serta teknologi kokpit pintar.
  • Saidou merupakan hasil transformasi Landian milik Seres dan akan meluncurkan merek kendaraan baru pada 9 Juni 2026.
Beijing: Perusahaan induk TikTok, ByteDance, membantah kabar yang menyebutkan akan meluncurkan mobil bersama Seres Group, produsen otomotif asal China yang dikenal melalui merek AITO. Perusahaan menegaskan tidak memiliki rencana untuk meluncurkan kendaraan maupun merek otomotif baru.
 
Klarifikasi tersebut muncul setelah beredarnya spekulasi mengenai keterlibatan ByteDance dalam pembentukan Saidou Technology, entitas baru hasil restrukturisasi Chongqing Landian Technology, anak usaha Seres Group seperti diberikan oleh Carnewschina.
 
Dalam pernyataan resminya, ByteDance menyampaikan empat poin utama untuk membantah rumor tersebut. Pertama, perusahaan tidak memiliki rencana meluncurkan mobil maupun merek kendaraan baru.

Kedua, Saidou bukanlah merek otomotif yang diluncurkan oleh ByteDance ataupun Doubao AI. Ketiga, ByteDance tidak memiliki kepemilikan saham di Saidou. Keempat, Doubao AI dan Volcano Engine hanya berfokus pada pengembangan teknologi kokpit pintar dan kecerdasan buatan (AI) untuk industri otomotif.

Baca Juga:
Acosta VS Marquez di Motor yang Sama, Bakal Menang Acosta? Belum Tentu!


Rumor keterlibatan ByteDance mulai menguat setelah Seres melakukan restrukturisasi terhadap Landian Technology dan membentuk Saidou Technology. Proses tersebut disertai suntikan modal sebesar 6,67 miliar yuan atau sekitar USD952,9 juta dari sejumlah investor, termasuk Wending Investment yang merupakan lengan investasi strategis CATL.
 
Spekulasi semakin berkembang setelah Saidou mengumumkan rencana peluncuran merek kendaraan baru pada 9 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Saidou dan Seres menyebut perusahaan baru tersebut akan mengeksplorasi "kemungkinan tanpa batas dari kendaraan yang didefinisikan oleh AI", sehingga memunculkan dugaan adanya kolaborasi yang lebih dalam dengan ByteDance.
 
Meski demikian, dengan adanya penegasan dari ByteDance, keterlibatan perusahaan teknologi tersebut diperkirakan hanya sebatas penyedia teknologi AI dan sistem kokpit pintar melalui platform Volcano Engine dan Doubao AI.
 
Selama ini, ByteDance memang beberapa kali menegaskan tidak memiliki ambisi untuk terjun langsung ke industri manufaktur kendaraan maupun pengembangan teknologi kendaraan otonom. Perusahaan lebih memilih mengembangkan solusi digital yang dapat diterapkan oleh produsen otomotif.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan