Jakarta - MotoGP Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton pada Minggu (7/6/2026) menyajikan pertarungan yang sengit antara Marc Marquez dan Pedro Acosta sepanjang balapan berlangsung. Lalu muncul anggapan bahwa ketika Acosta menggunakan motor yang sama, tak salah lagi Acosta bakal menang. Eits... belum tentu!
MotoGP bukan hanya perkara motor saja. Setelan yang tepat antara mesin, suspensi dan penggunaan ban hingga gaya balap tentu akan berpengaruh besar. Meski pun Acosta banyak dijagokan jika menggunakan motor yang sama dengan Marquez, namun belum tentu Ia bisa sama-sama kompetitif.
Kondisi Cedera Marquez yang Belum 100 Persen
Kondisi cedera yang dirasakan Marquez masih dalam tahap pemulihan dan ini menjadi fokus utama tim Ducati Corse. Lantaran mereka ingin pembalapnya tetap bisa tampil kompetitif, namun tidak boleh terlalu agresif agar pemulihannya bisa cepat.
Hal ini juga yang membuatnya tak mau memaksakan kondisi dari awal. Padahal kalau dilihat dari catatan waktu tercepatnya di setiap lap, Marquez cukup konsisten dengan ritme balapnya. Namun beberapa momentum yang membuatnya sedikit melebar, bikin catatan waktunya sedikit molor.
Baca Juga:
Apa Saja Keuntungan Memiliki SIM Digital?
Pilihan Kompon Ban Berbeda
Meski Acosta bisa tampil sangat kompetitif hingga pertengahan balapan yang berlangsung selama 28 lap, namun pada pertengahan balapan performanya mulai menurun. Ini disebabkan oleh pemilihan kompon ban lunak pada bagian belakang.
Dalam obrolan singkat di ruang rehat usai balapan berlangsung, Acosta mengklaim bahwa performa ban lunak di sirkuit ini tak buruk. Ia bisa tampil kompetitif, hanya drop saja menjelang beberapa lap berakhir.
Sementara Marquez yang menggunakan ban kompon medium, justru lebih kompetitif dari pertengahan balapan hingga garis finish. Bahkan Ia sempat mengendurkan performanya di awal balapan untuk memancing strategi agresif dari awal balapan.
"Marquez punya strategi yang cukup epik memainkan mentalitas rivalnya. Ia berhasil memancing agar Acosta bisa tampil agresif dari awal balapan. Hal ini turut membuat kompon ban belakang lebih cepat aus. Hal ini telah dipikirkan sangat baik oleh Marquez," ujar Matthew Birt komentator resmi MotoGP.
Baca Juga:
Siap-Siap, Harga Wuling Eksion Bakalan Segera Naik
Ia juga menegaskan bahwa Marquez berada di level berbeda untuk hal strategi. Ia punya analisis yang jauh lebih matang sebelum balapan berlangsung dan ini tidak dimiliki pembalap lain.
Jakarta - MotoGP Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton pada Minggu (7/6/2026) menyajikan pertarungan yang sengit antara
Marc Marquez dan
Pedro Acosta sepanjang balapan berlangsung. Lalu muncul anggapan bahwa ketika Acosta menggunakan motor yang sama, tak salah lagi Acosta bakal menang. Eits... belum tentu!
MotoGP bukan hanya perkara motor saja. Setelan yang tepat antara mesin, suspensi dan penggunaan ban hingga gaya balap tentu akan berpengaruh besar. Meski pun Acosta banyak dijagokan jika menggunakan motor yang sama dengan Marquez, namun belum tentu Ia bisa sama-sama kompetitif.
Kondisi Cedera Marquez yang Belum 100 Persen
Kondisi cedera yang dirasakan Marquez masih dalam tahap pemulihan dan ini menjadi fokus utama tim Ducati Corse. Lantaran mereka ingin pembalapnya tetap bisa tampil kompetitif, namun tidak boleh terlalu agresif agar pemulihannya bisa cepat.
Hal ini juga yang membuatnya tak mau memaksakan kondisi dari awal. Padahal kalau dilihat dari catatan waktu tercepatnya di setiap lap, Marquez cukup konsisten dengan ritme balapnya. Namun beberapa momentum yang membuatnya sedikit melebar, bikin catatan waktunya sedikit molor.
Pilihan Kompon Ban Berbeda
Meski Acosta bisa tampil sangat kompetitif hingga pertengahan balapan yang berlangsung selama 28 lap, namun pada pertengahan balapan performanya mulai menurun. Ini disebabkan oleh pemilihan kompon ban lunak pada bagian belakang.
Dalam obrolan singkat di ruang rehat usai balapan berlangsung, Acosta mengklaim bahwa performa ban lunak di sirkuit ini tak buruk. Ia bisa tampil kompetitif, hanya drop saja menjelang beberapa lap berakhir.
Sementara Marquez yang menggunakan ban kompon medium, justru lebih kompetitif dari pertengahan balapan hingga garis finish. Bahkan Ia sempat mengendurkan performanya di awal balapan untuk memancing strategi agresif dari awal balapan.
"Marquez punya strategi yang cukup epik memainkan mentalitas rivalnya. Ia berhasil memancing agar Acosta bisa tampil agresif dari awal balapan. Hal ini turut membuat kompon ban belakang lebih cepat aus. Hal ini telah dipikirkan sangat baik oleh Marquez," ujar Matthew Birt komentator resmi MotoGP.
Ia juga menegaskan bahwa Marquez berada di level berbeda untuk hal strategi. Ia punya analisis yang jauh lebih matang sebelum balapan berlangsung dan ini tidak dimiliki pembalap lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)