Ilustrasi mobil Tesla. Tesla
Ilustrasi mobil Tesla. Tesla

Industri Otomotif

Malaysia Ingin Tesla Investasi, Kalah Langkah Sama Indonesia

Ekawan Raharja • 16 Mei 2022 16:00
Washington: Indonesia tampaknya bukan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang inginkan investasi dari Tesla. Malaysia pun juga ternyata inginkan investasi dari perusahaan Amerika Serikat tersebut.
 
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, memberikan karpet merah bagi para pengusaha dari Amerika Serikat yang ingin menjadikan Malaysia sebagai destinasi investasinya. Dia membuka pintu bagi para investor yang ingin meningkatkan investasinya di bidang ekonomi digital, teknologi ramah lingkungan, dan kendaraan listrik.
 
"Saya menyarankan kepada Tesla untuk berinvestasi di Malaysia untuk memproduksi mobil listrik," ungkap Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob dikutip dari Bernama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ucapannya ini dilontaran kala berkunjung ke Amerika Serikat dan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, beserta para petinggi negara-negara Asia Tenggara lainnya. Dia meminta US-Asean Business Council (US-ABC) untuk bisa menarik lebih banyak lagi investasi di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Malaysia.
 
Tentu saja niat Malaysia menggaet investasi dari Tesla ini sudah kalah langkah dari Indonesia. Presiden Indonesia, Joko Widodo, bahkan sudah secara langsung bertemu dengan CEO Tesla dan Space X, Elon Musk, dan mengajaknya untuk datang ke Indonesia.
 

Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat tersebut diketahui tertarik untuk membangun pabrik baterai untuk penyimpanan energi. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan kandungan nikel terbesar di dunia dan ini menjadi material utama dalam pembuatan baterai.
 
“Tindak lanjut perintah saya untuk berbicara dengan Elon mengenai investasi, mengenai teknologi, mengenai inovasi, dan sekarang saya ke sini dan bertemu langsung dengan Elon untuk mendiskusikan kerjasama yang akan datang,” ujar Presiden Jokowi di di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu (14/05/2022).
 
"Saya kira, dia sangat tertarik sekali untuk segera datang ke Indonesia dan tadi saya sudah sampaikan untuk bisa datang di Indonesia. Saya rasa ini tidak hanya berkaitan dengan Tesla, tetapi tadi juga ditunjukkan mengenai proyek besarnya, mengenai SpaceX. Artinya urusan teknologi, saya kira Elon memang super jenius."
 
Lebih lanjut, Elon juga menyampaikan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan Indonesia mengingat Indonesia memiliki potensi di banyak bidang.
 
“Kita akan melihat dari dekat bentuk kerja sama di banyak hal, karena Indonesia memiliki banyak potensi. Apalagi Indonesia memiliki jumlah populasi dan terus berkembang. Ini bagus karena kita membutuhkan banyak orang di masa depan,” kata Elon.
 
Menjawab undangan Presiden Jokowi untuk datang ke Indonesia, Elon Musk mengatakan berencana datang pada bulan November tahun ini. “Mudah-mudahan di Bulan November, terima kasih atas undangannya,” ujar pria paling kaya di dunia.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif