Teknik pengecekan EcoPaintJet Pro milik BMW. BMW
Teknik pengecekan EcoPaintJet Pro milik BMW. BMW

Industri Otomotif

BMW Gunakan Limbah Sebagai Bahan Cat Mobil

Ekawan Raharja • 18 Mei 2022 11:00
Jakarta: Pabrikan otomotif sekarang ini berusaha untuk meminimalisir limbah, dan bahkan beberapa memiliki target bebas karbon, untuk menghadirkan kondisi yang lebih ramah lingkungan. Bahkan BMW menggunakan material limbah mereka untuk didaur ulang dijadikan material cat.
 
Pabrikan asal Jerman itu memilih cat yang terbuat dari bahan terbarukan, yakni bahan limbah hayati atau limbah dari pabrik pengolahan. Pemanfaatan limbah ini bisa mengurang dampak negatif terhadap lingkungan.
 
Proses pemanfaatan limbah membantu menyingkirkan penggunaan minyak mentah dari proses produksi cat. Melalui langkah ini, rival Mercedes-Benz dan Audi ini berharap bisa menghemat lebih dari 15.000 ton emisi CO2 dari sekarang sampai 2030.
 
Tidak hanya penggunaan cat yang lebih bersih terhadap lingkungan, pabrikan asal negeri Bavarian itu juga mengurangi karbon yang digunakan dalam kaitannya dengan produksi, pengangkutan dan pemrosesan minyak mentah.
 
"Dengan mengurangi penggunaan bahan baku fosil, kami dapat melestarikan sumber daya alam dan menurunkan emisi CO2 pada saat yang sama. Cat inovatif berdasarkan bahan baku terbarukan adalah langkah penting ke arah ini," kata Kepala Pembelian dan Jaringan Pemasok BMW, Joachim Post, dikutip dari Carsoops.
 
 
Cat ramah lingkungan ini kemungkinan besar BASF dan diklaim menjadi produsen mobil pertama yang menggunakan cat ramah lingkungan itu di Eropa.
 
Pabrik di Leipzig dan Rosslyn menggunakan perlindungan korosi dan cat matte yang diproduksi secara ramah lingkungan. Secara kimiawi identik dengan yang digunakan sebelumnya, mereka memiliki semua sifat yang sama, tapi karbon yang terkait dengannya berkurang.
 
"Langkah-langkah ini membantu mengurangi emisi CO2 dari produksi cat hingga lebih dari 40 persen."
 
BMW juga memperkenalkan proses pengecatan baru yang disebut EcoPaintJet Pro. Proses ini memungkinkan pengecatan kendaraan lebih cepat. Ini juga akan membantu menghemat daya 6.000 megawatt-hour dan mengurangi jejak karbonnya hingga 2.000 ton per tahun
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif