Ilustrasi. McLaren
Ilustrasi. McLaren

Industri Otomotif

Pangeran Arab Selamatkan McLaren

Otomotif industri otomotif mclaren
Ekawan Raharja • 23 Juli 2021 15:00
Woking: Mclaren belakangan ini sedang mengalami masalah keuangan yang bisa saja menyebabkan kebangkrutan. Kini mereka tampaknya bisa sedikit bernafas lega karena mendapatkan pertolongan dari Pangeran Arab Saudi.
 
Public Investment Fund, sebuah perusahaan pendanaan yang dimiliki oleh Pangeran Mohammad bin Salman, mengucurkan dana untuk produsen mobil asal Inggris tersebut. Angka yang dikucurkan tidak main-main, sampai USD758 juta atau setara Rp10,8 triliun.
 
Namun pendanaan yang diberikan tersebut berstatus pinjaman. Sehingga Pangeran Mohammad bin Salman tidak lantas memiliki McLaren, dan pemegang saham mayoritas McLaren saat ini masih ada di perusahaan pendanaan asal Bahrain, Mumtalakat, sebesar 62,5 persen.
 
McLaren Group Executive Chairman, Paul Walsh, menjelaskan kucuran dana ini akan menjadi dukungan yang sangat berarti bagi strategi finansial yang akan dijalankan oleh perusahaan mobil asal Inggris itu. Dana tersebut rencananya akan digunakan sebagai bagian dari rencana keberlanjutan pengembangan bisnis perusahaan di masa depan.
 
"Dengan pondasi kuat yang sudah terbentuk, kami ada dalam posisi yang sangat baik untuk mewujudkan ambisi kami sebagai perusahaan otomotif elite di bisnis mobil mewah super dan balapan," ujar Paul dikutip dari Reuters.
 
 
Harus diakui, rival dari Ferrari dan Lamborghini tersebut memiliki masalah keuangan yang cukup serius. Bahkan mereka terpaksa menjual kantor pusat mereka di Woking, Inggris kepada perusahaan Global Net Lease. Selain itu, mereka juga harus mencari dana tambahan untuk mendukung lini bisnisnya, mulai dari pengembangan mobil hingga tim balap, bisa berjalan dengan lancar.
 
Kerja sama antara Pangeran dan Mclaren ini juga bukan yang pertama kali, karena sebelumnya mereka sudah melakukan kerja sama di tim Formula 1. Terlihat mobil balapnya ditempeli stiker KAUST yang merupakan singkatan dari King Abdullah University of science and Technology yang dipimpin Mohammad bin Salman.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif