Jakarta: Membeli sebuah mobil, baik baru atau bekas, tidak hanya sebatas membayar untuk pembeliannya saja namun juga biaya kepemilikannya. Biaya ini biasanya menyangkut biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik mobil selama memilikinya dalam beberapa waktu ke depan.
Service Asst to Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi, menjelaskan untuk menghitung estimasi biaya kepemilikan ini ada faktor-faktor yang dapat dimasukkan. Faktor-faktor ini umumnya berupa biaya perawatan berkala, biaya pajak, serta biaya bahan bakar kendaraan.
Namun, seluruh biaya tersebut dapat berubah dan harus disesuaikan kembali dengan penggunaan kendaraan, kejadian tidak terduga, penyesuaian dengan biaya di daerah masing-masing, serta berbagai variabel lain yang berbeda-beda pada setiap pelanggan.
“Biaya kepemilikan mobil tentunya harus diperhitungkan sebelum membeli mobil. Apabila tidak, hal itu bisa mengganggu perencanaan finansial rumah tangga,” ujar Hariadi melalui keterangan resminya.
Dia pun mengambil contoh untuk model Suzuki Ignis. Dari segi biaya perawatan selama 100 ribu km atau 3 tahun berkisar Rp7,8 juta. Biaya tersebut untuk mobil bertransmisi manual atau otomatis.
Selain itu, pemilik mobil juga harus memperhitungkan pajak tahunan kendaraan. Untuk estimasi ini menggunakan pajak kendaraan bermotor untuk plat B (Jakarta) pada kisaran Rp2.9 jutaan per tahun.
Selain itu, jangan lupakan biaya konsumsi bahan bakar. Pada estimasi ini menggunakan konsumsi bahan bakar mobil secara rata-rata yaitu 10 km per liter. Apabila dalam 1 hari pemilik mobil menempuh jarak 50 km, maka ia akan menghabiskan 5 liter bensin. Jika dikalikan dengan harga Pertalite saat ini (Rp7.650), biaya harian konsumsi bahan bakar berkisar di Rp38.250 per harinya.
Tentu saja biaya kepemilikan ini berbeda-beda, tergantung dengan mobil yang dimiliki. Tentu saja semakin mahal mobil yang dimiliki dan semakin besar mesin yang digunakan, maka biaya kepemilikan mobil bisa saja lebih mahal.
Jakarta: Membeli sebuah mobil, baik baru atau bekas, tidak hanya sebatas membayar untuk pembeliannya saja namun juga biaya kepemilikannya. Biaya ini biasanya menyangkut biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik mobil selama memilikinya dalam beberapa waktu ke depan.
Service Asst to Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi, menjelaskan untuk menghitung estimasi biaya kepemilikan ini ada faktor-faktor yang dapat dimasukkan. Faktor-faktor ini umumnya berupa biaya perawatan berkala, biaya pajak, serta biaya bahan bakar kendaraan.
Namun, seluruh biaya tersebut dapat berubah dan harus disesuaikan kembali dengan penggunaan kendaraan, kejadian tidak terduga, penyesuaian dengan biaya di daerah masing-masing, serta berbagai variabel lain yang berbeda-beda pada setiap pelanggan.
“Biaya kepemilikan mobil tentunya harus diperhitungkan sebelum membeli mobil. Apabila tidak, hal itu bisa mengganggu perencanaan finansial rumah tangga,” ujar Hariadi melalui keterangan resminya.
Dia pun mengambil contoh untuk model Suzuki Ignis. Dari segi biaya perawatan selama 100 ribu km atau 3 tahun berkisar Rp7,8 juta. Biaya tersebut untuk mobil bertransmisi manual atau otomatis.