Jakarta: Industri otomotif Indonesia bisa sedikit bernafas lega menutup tahun 2025. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat ada 800 ribu unit lebih kendaraan yang berhasil terjual tahun lalu.
Berdasarkan angka retail sales, pengiriman mobil dari dealer ke konsumen, tahun lalu mencatatkan 833.702 unit kendaraan roda empat dan lebih terjual. Kondisi ini membuat penurunan penjualan kendaraan di tahun ini hanya 6,3 persen, di mana momen-momen sebelumnya penurunan mencapai 10 persen.
Begitu juga di wholesales, pengiriman mobil dari pabrik ke dealer, mencatatkan ada 803.687 unit kendaraan roda empat dan lebih. Angka ini mengalami penurunan 7,2 persen, karena periode yang sama di tahun 2024 mencatatkan 865.723 unit kendaraan terjual.
Membaiknya penjualan di tahun lalu dikarenakan performa penjualan retail di bulan Desember 2025 mencapai 93.833 unit atau tumbuh 22,7 persen dibandingkan penjualan Desember 2024. Tradisi promo akhir tahun dan antusiasme masyarakat menyambut libur panjang tampaknya menjadi bahan bakar utama yang membuat penjualan Desember terbang tinggi.
Baca Juga:
Aman Ga Sih Beli Mobil Bekas Banjir?
Secara keseluruhan penjualan di tahun lalu berhasil memenuhi ekspektasi dari asosiasi yang sempat menaruh target penjualan sampai 850.000 unit, namun direvisi karena kondisi pasar lesu, dan target ditetapkan menjadi 780.000 unit.
Data Penjualan Mobil 2025:
Wholesales: Total: 803.687 unit
Januari: 62.084 unit
Februari: 72.356 unit
Maret: 71.099 unit
April: 52.108 unit
Mei: 60.697 unit
Juni: 58.363 unit
Juli: 60.837 unit
Agustus: 61.771 unit
September: 62.090 unit
Oktober: 74.051 unit
November: 74.131 unit
Desember: 94.100 unit
Retail sales: Total: 833.702 unit
Januari: 64.076 unit
Februari: 69.925 unit
Maret: 76.765 unit
April: 58.174 unit
Mei: 61.546 unit
Juni: 62.292 unit
Juli: 62.899 unit
Agustus: 66.494 unit
September: 63.766 unit
Oktober: 74.585 unit
November: 79.348 unit
Desember: 93.833 unit
Jakarta: Industri otomotif Indonesia bisa sedikit bernafas lega menutup tahun 2025. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (
GAIKINDO) mencatat ada 800 ribu unit lebih kendaraan yang berhasil terjual tahun lalu.
Berdasarkan angka retail sales, pengiriman mobil dari dealer ke konsumen, tahun lalu mencatatkan 833.702 unit kendaraan roda empat dan lebih terjual. Kondisi ini membuat penurunan penjualan kendaraan di tahun ini hanya 6,3 persen, di mana momen-momen sebelumnya penurunan mencapai 10 persen.
Begitu juga di wholesales, pengiriman mobil dari pabrik ke dealer, mencatatkan ada 803.687 unit kendaraan roda empat dan lebih. Angka ini mengalami penurunan 7,2 persen, karena periode yang sama di tahun 2024 mencatatkan 865.723 unit kendaraan terjual.
Membaiknya penjualan di tahun lalu dikarenakan performa penjualan retail di bulan Desember 2025 mencapai 93.833 unit atau tumbuh 22,7 persen dibandingkan penjualan Desember 2024. Tradisi promo akhir tahun dan antusiasme masyarakat menyambut libur panjang tampaknya menjadi bahan bakar utama yang membuat penjualan Desember terbang tinggi.
Secara keseluruhan penjualan di tahun lalu berhasil memenuhi ekspektasi dari asosiasi yang sempat menaruh target penjualan sampai 850.000 unit, namun direvisi karena kondisi pasar lesu, dan target ditetapkan menjadi 780.000 unit.
Data Penjualan Mobil 2025:
Wholesales: Total: 803.687 unit
- Januari: 62.084 unit
- Februari: 72.356 unit
- Maret: 71.099 unit
- April: 52.108 unit
- Mei: 60.697 unit
- Juni: 58.363 unit
- Juli: 60.837 unit
- Agustus: 61.771 unit
- September: 62.090 unit
- Oktober: 74.051 unit
- November: 74.131 unit
- Desember: 94.100 unit
Retail sales: Total: 833.702 unit
- Januari: 64.076 unit
- Februari: 69.925 unit
- Maret: 76.765 unit
- April: 58.174 unit
- Mei: 61.546 unit
- Juni: 62.292 unit
- Juli: 62.899 unit
- Agustus: 66.494 unit
- September: 63.766 unit
- Oktober: 74.585 unit
- November: 79.348 unit
- Desember: 93.833 unit
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)