Jakarta - Beberapa waktu lalu banjir di sejumlah wilayah di Indonesia dan cukup parah terjadi di Sumatera Utara, membuat banyak kendaraan hanyut dan tergenang. Untuk kendaraan yang tergenang saja, tentu cukup berisiko untuk digunakan kembali meski masih bisa menyala.
Lalu jika diperbaiki secara total dengan biaya perbaikan cukup besar, aman ga sih kalau mobil itu lantas Sobat Medcom beli? Apalagi unitnya memang unit yang langka atau sudah jarang ditemukan di Indonesia.
Hampir semua bursa jual beli mobil bekas, juga sepakat. Bahwa mobil bekas banjir adalah unit mobil yang tidak akan memiliki nilai jual tinggi. Lalu bagaimana jika mobil itu telah diperbaiki secara total? Apakah masih aman untuk digunakan?
Jawabannya tentu pasti aman. Mengingat perbaikan yang dilakukan secara total apalagi sampai bongkar trimming di kabin dan hingga kabel-kabel dan sampai turun mesin, tentu akan dilakukan perbaikan juga secara total.
Baca Juga:
Data Penjualan Otomotif China 2025: Ada yang Sukses, Ada yang Gagal
Bahkan rata-rata pemilik mobil yang terkena banjir dan melakukan perbaikan secara total, sebagian besar tidak menjual kembali mobil tersebut, namun ada saja unit yang bekas banjir dijual dengan harga tinggi.
Manager Operasional Bengkel Fast Pancoran, Tumenggung Prabowo mengungkapkan bahwa mobil bekas banjir yang dijual secara total cenderung aman untuk dibeli. Selama perbaikan dilakukan secara menyeluruh.
"Artinnya, mulai dari mesin dibongkar lagi satu-satu bagiannya, kaki-kaki juga dibongkar dan dibersihkan secara menyeluruh, kabel-kabel bodi dan kelistrikan. Meski biayanya juga tidak murah namun untuk mobil kesayangan, apapun bakal dilakukan sang pemilik kendaraan. Jadi ya tentunya aman-aman saja," ujar Tumenggung.
Kalaupun memang mobil tersebut akan dijual nantinya, biasanya akan dijual dengan harga yang sedikit di bawah pasaran. Tentu ini keuntungan tersendiri bagi calon pembelinya. Kecuali mobil bekas banjir yang hanya dipercantik dari sisi luar dan bagian dalam agar tak terlihat bekas banjir, tentu harus lebih waspada dalam membeli.
Jakarta - Beberapa waktu lalu
banjir di sejumlah wilayah di Indonesia dan cukup parah terjadi di Sumatera Utara, membuat banyak kendaraan hanyut dan tergenang. Untuk kendaraan yang tergenang saja, tentu cukup berisiko untuk digunakan kembali meski masih bisa menyala.
Lalu jika diperbaiki secara total dengan biaya perbaikan cukup besar, aman ga sih kalau mobil itu lantas
Sobat Medcom beli? Apalagi unitnya memang unit yang langka atau sudah jarang ditemukan di Indonesia.
Hampir semua bursa jual beli mobil bekas, juga sepakat. Bahwa mobil bekas banjir adalah unit mobil yang tidak akan memiliki nilai jual tinggi. Lalu bagaimana jika mobil itu telah diperbaiki secara total? Apakah masih aman untuk digunakan?
Jawabannya tentu pasti aman. Mengingat perbaikan yang dilakukan secara total apalagi sampai bongkar trimming di kabin dan hingga kabel-kabel dan sampai turun mesin, tentu akan dilakukan perbaikan juga secara total.
Bahkan rata-rata pemilik mobil yang terkena banjir dan melakukan perbaikan secara total, sebagian besar tidak menjual kembali mobil tersebut, namun ada saja unit yang bekas banjir dijual dengan harga tinggi.
Manager Operasional Bengkel Fast Pancoran, Tumenggung Prabowo mengungkapkan bahwa mobil bekas banjir yang dijual secara total cenderung aman untuk dibeli. Selama perbaikan dilakukan secara menyeluruh.
"Artinnya, mulai dari mesin dibongkar lagi satu-satu bagiannya, kaki-kaki juga dibongkar dan dibersihkan secara menyeluruh, kabel-kabel bodi dan kelistrikan. Meski biayanya juga tidak murah namun untuk mobil kesayangan, apapun bakal dilakukan sang pemilik kendaraan. Jadi ya tentunya aman-aman saja," ujar Tumenggung.
Kalaupun memang mobil tersebut akan dijual nantinya, biasanya akan dijual dengan harga yang sedikit di bawah pasaran. Tentu ini keuntungan tersendiri bagi calon pembelinya. Kecuali mobil bekas banjir yang hanya dipercantik dari sisi luar dan bagian dalam agar tak terlihat bekas banjir, tentu harus lebih waspada dalam membeli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)