Hyundai Ioniq 5. Hyundai
Hyundai Ioniq 5. Hyundai

Mobil Baru

Warga +62 Banyak Beli Mobil Listrik Rp800 jutaan Tunai

Ekawan Raharja • 17 Mei 2022 13:00
Jakarta: Hyundai Ioniq 5 kini sedang merasakan manisnya bulan madu penjualan sejak diperkenalkan pertama kali pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022. Uniknya, banyak konsumen mobil listrik ini yang membelinya secara tunai alias cash.
 
Mobil listrik buatan Indonesia ini memiliki harga mulai dari Rp 718 juta untuk varian Standard Range hingga Rp 829 juta untuk varian tipe Signature Long Range. Dari segi harga, jelas ini bukanlah mobil yang murah bagi rata-rata konsumen di Indonesia.
 
Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk model Ioniq 5 pada 9 Mei 2022. Mereka mengumumkan sudah menerima hampir 1.700 SPK di seluruh Indonesia dalam waktu sekitar 1 bulan sejak peluncurannya.
 
Bahkan uniknya, varian paling laris dari mobil listrik buatan Indonesia ini adalah tipe Signature Long Range dengan lebih dari 70 persen pemesanan. Kemudian diikuti oleh Signature Standard Range, Prime Long Range, dan Prime Standard Range.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, menyebutkan sekitar 70 persen konsumen Ioniq 5 membeli mobil secara cash. Dia pun menyebutkan tren ini cukup lumrah di awal-awal peluncuran mobil, dan nanti akan diikuti dengan peningkatan pembelian secara kredit.
 

"Kita punya inden sudah lebih dari 1.700. Ini fantastis di atas kita punya estimasi. Kita sudah mengajukan penambahan komponen dari Korea Selatan supaya kita bisa suplai lebih banyak (Ioniq 5). Itu kita sudah meminta ke Korea Selatan dan prinsipal (Hyundai). Dan kayaknya kesempatannya besar untuk kita mendapatkan tambahan dari prinsipal kepada kita itu sangat besar,"kata Makmur di Kawasan Gunawarman Jakarta Selatan.
 
Sales Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Erwin Djajadiputra, juga menegaskan untuk sekarang ini pembelian sejauh ini 70 persen didominasi oleh pembelian secara cash. Menurutnya, konsumen untuk mobil di atas Rp500 juta memiliki daya beli lebih.
 
"Kalau kita lihat di segmen harga (di atas) Rp 500 juta, tentunya orang banyak yang beli cash. Tapi juga ada yang kredit. Untuk yang beli cash itu sampai 70 persen," jelas Erwin.

Inden Sampai 5 Bulan

Tingginya permintaan terhadap Ioniq 5 juga berkaitan dengan kecepatan produksi pabrik di Cikarang Jawa Barat. Diketahui untuk memiliki mobil ini, konsumen harus sabar menanti hingga 5 bulan.
 
"Hari ini kalau di dealer kita kira-kira sekitar 4-5 bulan indennya. Tapi kita berusaha untuk mempercepat itu," terang Erwin Djajadiputra.
 
(ERA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif