Geely EX2 performanya oke, namun masih ada 'Tapi' nya! medcom-uda
Geely EX2 performanya oke, namun masih ada 'Tapi' nya! medcom-uda

Geely EX2, Defenisi 'Barang Bagus Nih!' Masih Ada 'Tapi'-nya

Ahmad Garuda • 05 Februari 2026 16:00
Ringkasnya gini..
  • Secara keseluruhan, mobil ini masuk kategori barang bagus. Jelas! lantaran mobil ini punya rasa berkendara yang cukup unik.
  • Namun jujur saja, karakter suspensi bisa terbilang masih agak soft. Dan ini menimbulkan kesan limbung ketika bermanuver di kecepatan sedang atau tinggi.
  • Dengan jarak tempuh hingga 395 km dan konsumsi energi 11,8 kWh/100 km (NEDC), kendaraan ini menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi untuk rutinitas perkotaan.
Jakarta - Sejak resmi diumumkan harganya pada Januari 2026 lalu, kehadiran Geely EX2 kian membuat penasaran. Hingga akhirnya Medcom.id diberikan kesempatan untuk menjajal mobil di segmen hatchback listrik berpenggerak roda belakang ini. 
 
Secara keseluruhan, mobil ini masuk kategori barang bagus. Jelas! lantaran mobil ini punya rasa berkendara yang cukup unik. Mengembalikan era kejayaan mobil berpenggerak roda belakang dengan ciri khas yang sangat karib di hati.
 
Lalu mengapa Kami mengatakan mobil ini masuk di kategori barang bagus? Tentu ada beberapa pertimbangan usai melakukan pengetesan sekilas dari Jakarta ke Kebun Raya Cibodas dan kembali ke Jakarta lagi. 

Saat menjajalnya langsung dalam sesi Media Drive Experience, kendaraan listrik ini menjajal kebutuhan mobilitas harian masyarakat urban dengan menyusuri ragam kondisi jalanan. Mulai dari kondisi jalan lancar, macet, menanjak hingga melibas genangan air, juga hadir di momentum ini. 

Baca Juga:
Jetour T2 yang Terbakar di Tol Jagorawi, Mobil Listrik atau Mesin Bensin?


Dengan rute Jakarta – Cibodas – Jakarta, kegiatan ini dirancang untuk merefleksikan kondisi penggunaan sehari-hari, sekaligus menunjukkan bahwa model ini tidak hanya nyaman digunakan di dalam kota, tetapi juga andal di berbagai karakter jalan.

Performa Pas untuk Mobil Harian

Dalam perjalanan dengan kecepatan konstan, pengaturan sasis dan multi-link rear suspension bekerja optimal menjaga keseimbangan kendaraan. Ini sekaligus memberikan redaman yang lembut untuk kenyamanan perjalanan jarak menengah. 
 
Karakter suspensi membantu meredam permukaan jalan yang bervariasi, sementara sistem keselamatan aktif memastikan kendaraan tetap stabil dan mudah dikendalikan dalam berbagai situasi.
 
Namun jujur saja, karakter suspensi bisa terbilang masih agak soft. Dan ini menimbulkan kesan limbung ketika bermanuver di kecepatan sedang atau tinggi. Bahkan di beberapa jalan bergelombang, ayunan suspensinya juga masih agak bouncing. 

Baca Juga:
Massiv Luncurkan Aki 12V Khusus Mobil Listrik, Ini Keunggulannya


Dalam sesi dynamic test drive, peserta merasakan langsung performa Geely EX2 melalui simulasi handling zig-zag, pengujian dinamika suspensi, uji ketahanan di kondisi air, dan tes di jalan menanjak. 
 
Aktivitas ini memperlihatkan karakter kontrol dan stabilitas kendaraan yang didukung oleh struktur bodi yang kokoh, sistem keselamatan aktif, serta respons sistem penggerak yang halus. Pada jalan menanjak dalam perjalanan ke Puncak, hatchback ini mendemonstrasikan akselerasi yang smooth dan traksi yang stabil. 
 
Dengan jarak tempuh hingga 395 km dan konsumsi energi 11,8 kWh/100 km (NEDC), kendaraan ini menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi untuk rutinitas perkotaan. Fitur fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30–80% dalam sekitar 25 menit memberikan fleksibilitas tambahan dalam perencanaan perjalanan harian maupun perjalanan lintas kota.

Fitur dan Kenyamanan

Sepanjang perjalanan, Geely EX2 memberikan rasa percaya diri bagi pengemudi di berbagai kondisi jalan. Dilengkapi 12 fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), model ini menghadirkan dukungan teknologi keselamatan yang komprehensif. 
 
Fitur 540° Transparent Chassis View memungkinkan pengemudi melihat area di sekitar kendaraan hingga ke bawah bodi, memberikan kemudahan ekstra saat parkir atau melintas di jalan sempit. Radius putar yang kecil, hanya 4,95 meter, turut mendukung kelincahan manuver di tengah kondisi lalu lintas perkotaan Indonesia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan