Mobil listrik baru ini bermasalah karena sering parkir paralel SS AA Juju
Mobil listrik baru ini bermasalah karena sering parkir paralel SS AA Juju

Kronologi Masalah Hyundai Ioniq 5 AA Juju

Ahmad Garuda • 21 Agustus 2026 15:06
Ringkasnya gini..
  • Seorang content crator kuliner bernama Aa Juju (yang populer dengan sapaan "makanlurrrr") mendadak menjadi sorotan di dunia otomotif.
  • Hal itu ia dapati setelah membagikan pengalaman pahit terkait mobil listrik baru miliknya, Hyundai Ioniq 5.
  • Dibeli secara tunai (cash), mobil mewah buatan lokal tersebut justru mengalami rentetan masalah teknis hingga memicu kekecewaan
Jakarta - Seorang content crator kuliner bernama Aa Juju (yang populer dengan sapaan "makanlurrrr") mendadak menjadi sorotan di dunia otomotif. Hal itu ia dapati setelah membagikan pengalaman pahit terkait mobil listrik baru miliknya, Hyundai Ioniq 5. 
 
Dibeli secara tunai (cash), mobil mewah buatan lokal tersebut justru mengalami rentetan masalah teknis hingga memicu kekecewaan mendalam terhadap layanan purnajual (aftersales). Lalu bagaimana kronologi kejadiannya?
 
1. Awal Mula Masalah: Gagal Mengisi Daya (Fast Charging)
Masalah bermula ketika Aa Juju hendak mengisi ulang daya baterai mobilnya. Kendaraan tersebut dilaporkan tidak bisa menggunakan fasilitas pengisian daya cepat (fast charging).

-Ia sempat mendatangi Hyundai Motorstudio di Senayan Park untuk mencari solusi, namun tidak mendapat jawaban pasti.
 
-Ia kemudian diarahkan ke beberapa titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) lain, tetapi kendala pengisian daya cepat tersebut tetap gagal berfungsi.
 
2. Mobil Mogok Total dan Aki Soak Akibat Parkir Paralel
Belum selesai urusan pengisian daya, masalah berikutnya muncul saat mobil sama sekali tidak bisa dinyalakan keesokan harinya. Pihak teknisi kemudian dipanggil datang ke rumah untuk melakukan pemeriksaan.

Baca Juga:
Tak Kurang dari Rp2,4 Triliun Kredit Kendaraan Beredar di GIIAS 2026


Dari hasil pengecekan teknisi, terungkap bahwa aki 12V mobil tersebut mengalami soak (habis daya). Pihak bengkel menyebutkan bahwa kondisi ini diduga dipicu oleh kebiasaan memarkir mobil secara paralel.
 
-Padahal, sebelum membeli mobil, Aa Juju mengaku menjadikan fitur parkir paralel sebagai poin penting pertimbangannya. Tenaga penjual (sales) di diler meyakinkannya bahwa Ioniq 5 bisa diparkir secara paralel dan sempat diuji coba.
 
-Sebaliknya, penjelasan dari pihak mekanik justru menyatakan bahwa mobil listrik seperti Ioniq 5 tidak disarankan sering-sering diparkir paralel. Alasannya, sistem kelistrikan pendukung dan fitur seperti Bluelink tetap aktif mengirim informasi, sehingga menguras daya aki kecil jika mobil dimatikan dalam posisi gigi Netral (N) yang masuk ke mode ACC.
 
3. Head Unit Mati dan Masalah Layanan Purnajual (Aftersales)
Ketegangan kian memuncak ketika layar utama (head unit) dasbor mobil ikut mati total. Aa Juju mengaku kesulitan mendapatkan respons cepat dan solusi solutif ketika mencoba menghubungi pihak diler tempatnya membeli (Hyundai Fatmawati).
 
Dalam video yang diunggahnya, ia sempat meluapkan kekesalan lantaran respons petugas diler dianggap kurang memuaskan, bahkan teknisi yang datang sempat kesulitan mendiagnosis masalah hingga perbaikan justru terbantu dengan mencari referensi di internet. Hal inilah yang membuatnya merasa sangat stres hingga membagikan kisahnya ke platform TikTok.

Baca Juga:
Populasi Kendaraan Listrik Indonesia Capai 468.231 Unit hingga April 2026


4. Respon dan Permintaan Maaf Pihak Terkait
Setelah videonya ditonton jutaan kali dan memicu perbincangan hangat di kalangan warganet otomotif, pihak-pihak terkait akhirnya merespons:
 
-Pihak Hyundai Motors Indonesia (HMDI) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen serta menyatakan tengah melakukan penelusuran dan penanganan menyeluruh untuk memberikan penyelesaian terbaik.
 
-Supervisor Sales diler terkait juga turun tangan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik serta menyatakan siap bertanggung jawab atas miskomunikasi informasi fitur kendaraan di awal penjualan.
 
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi industri otomotif, khususnya segmen kendaraan listrik, agar edukasi mengenai fitur teknis seperti prosedur parkir paralel dan manajemen kelistrikan 12V dapat disampaikan secara transparan dan seragam antara tim penjualan dan teknisi bengkel resmi. Bagaimana tanggapan Anda mengenai edukasi fitur parkir paralel pada mobil listrik saat ini?
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan