Jakarta: Jakarta dipastikan menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026. Ajang balap rallycross dunia itu dijadwalkan berlangsung di Sirkuit E-Prix, Ancol, Jakarta pada tanggal 5-6 Desember 2026 mendatang.
Penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 sekaligus menjadi ekspansi pertama disiplin rallycross ke kawasan Asia Tenggara. Ajang tersebut digelar melalui kemitraan Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dengan Sarga Motorsport.
CEO Sarga, Nugdha Achadie mengatakan kepercayaan FIA kepada Jakarta menjadi kebanggaan bagi Indonesia sekaligus perkembangan bagi motorsport nasional. Persiapan penyelenggaraan pun telah dilakukan, termasuk memodifikasi Sirkuit E-Prix Ancol agar memenuhi kebutuhan balap rallycross.
"Perhelatan pertama kali FIA ini tentu menjadi kebanggaan untuk motorsport. Dukungan dari Pemprov DKI juga luar biasa. Persiapan sudah dimulai, termasuk memodifikasi Sirkuit E-Prix di Ancol," ujar Nugdha.
Diikuti Kevin Hansen hingga Sebastian Loeb
FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta juga bakal diramaikan oleh pembalap dunia seperti Sebastian Loeb sebagai pemegang rekor 9 gelar juara dunia WRC berturut-turut bersama tim Citroen World Rally Team (2004–2012).
Baca Juga :
Jakarta Jadi Tuan Rumah Perdana FIA Rallycross World Cup 2026
Selain Loeb, sosok lain dipastikan ikut serta adalah Kevin Hansen yang juga sekaligus brand ambassador Rallycross.
Kevin Hansen bukan sosok asing di dunia rallycross. Pembalap asal Swedia itu merupakan FIA European Rallycross Champion 2016, runner-up FIA World Rallycross Championship 2023 dan 2024, serta juara Extreme H World Cup 2025.
"Pengalaman saya di Jakarta luar biasa. Saya menyukai masyarakatnya serta sirkuit Ancol yang luar biasa. Saya berharap balapan akan berjalan sangat menarik dan saya tidak sabar menantikannya,” ujar Hansen.
Kehadiran Hansen dan Sebastian Loeb diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap FIA Rallycross World Cup 2026 sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada publik Indonesia.
TB Adhi jadi local hero
Tak hanya nama-nama pembalap beken dunia, Indonesia sebagai tuan rumah juga menurunkan salah satu local hero yakni TB Adhi dari tim Dewa United Motorsport.
Menurut TB Adhi, ajang Rallycross akan memberikan tantangan dan tekanan yang berbeda khususnya di kelas RX1 yang menjadi kelas tertinggi.
“Dari sudut pandang saya, ini adalah Rallycross kedua di Asia Pasifik. Yang pertama tiga tahun lalu di Hong Kong dan Indonesia tahun ini yang kedua. Dan untuk saat ini memang tidak ada satupun pembalap Asia yang memiliki pengalaman di Rallycross sehingga kita akan coba hadapi dengan persiapan yang baik tentunya dengan dukungan tim saya Dewa United Motorsport,” kata TB Adhi, Rabu, 16 September 2026 di Vault Automotive Museum, Cipete, Jakarta Selatan.
Sebagai bagian dari persiapan, TB Adhi berencana akan berlatih di Prancis dengan mobil balap Peugoet 208. “Kita akan maksimalkan (persiapan) dan bulan depan saya berlatih di Prancis sekaligus testing kendaran yang akan saya pakai nanti di Desember,” terang TB Adhi.
Wacana supporting class untuk komunitas balap Indonesia
Momen Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 juga menjadi kesempatan ideal untuk memperkenalkan cabang motorsport ini kepada komunitas balap tanah air.
(Ki-ka: TB Adhi, Kevin Hansen, dan Rifat Sungkar)
Praktisi motorsport sekaligus pembalap nasional, Rifat Sungkar mengungkapkan Rallycross cukup menarik untuk mulai dicoba di Indonesia. Balapan yang menggabungkan lintasan gravel, aspal, dan obstacle lain seperti jumping ini akan menarik minat komunitas balap, baik dari rally, sprint, speed offroad, dan balap mobil lainnya.
“Makanya tim Sarga akan membagikan angket untuk berapa banyak sih peserta (lokal) yang antusias. Baru kita tahu kelasnya bisa dibagi. Nanti juga kita tanya ke FIA soal berapa slot yang bisa didapatkan untuk supporting class,” kata Rifat Sungkar.
“Untuk supporting class ini ya kearifan lokal lah, nanti kita sesuaikan aja misal kelas M, F, R, atau kelas J (jeep). Saya pikir antusiasmenya akan tinggi, karena mainan baru soalnya,” pungkas Rifat.
Jakarta: Jakarta dipastikan menjadi tuan rumah penyelenggaraan
FIA Rallycross World Cup 2026. Ajang balap rallycross dunia itu dijadwalkan berlangsung di Sirkuit E-Prix, Ancol, Jakarta pada tanggal 5-6 Desember 2026 mendatang.
Penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 sekaligus menjadi ekspansi pertama disiplin rallycross ke kawasan Asia Tenggara. Ajang tersebut digelar melalui kemitraan Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dengan Sarga Motorsport.
CEO Sarga, Nugdha Achadie mengatakan kepercayaan FIA kepada Jakarta menjadi kebanggaan bagi Indonesia sekaligus perkembangan bagi motorsport nasional. Persiapan penyelenggaraan pun telah dilakukan, termasuk memodifikasi Sirkuit E-Prix Ancol agar memenuhi kebutuhan balap rallycross.
"Perhelatan pertama kali FIA ini tentu menjadi kebanggaan untuk motorsport. Dukungan dari Pemprov DKI juga luar biasa. Persiapan sudah dimulai, termasuk memodifikasi Sirkuit E-Prix di Ancol," ujar Nugdha.
Diikuti Kevin Hansen hingga Sebastian Loeb
FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta juga bakal diramaikan oleh pembalap dunia seperti Sebastian Loeb sebagai pemegang rekor 9 gelar juara dunia WRC berturut-turut bersama tim Citroen World Rally Team (2004–2012).
Selain Loeb, sosok lain dipastikan ikut serta adalah Kevin Hansen yang juga sekaligus brand ambassador Rallycross.
Kevin Hansen bukan sosok asing di dunia rallycross. Pembalap asal Swedia itu merupakan FIA European Rallycross Champion 2016, runner-up FIA World Rallycross Championship 2023 dan 2024, serta juara Extreme H World Cup 2025.
"Pengalaman saya di Jakarta luar biasa. Saya menyukai masyarakatnya serta sirkuit Ancol yang luar biasa. Saya berharap balapan akan berjalan sangat menarik dan saya tidak sabar menantikannya,” ujar Hansen.
Kehadiran Hansen dan Sebastian Loeb diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap FIA Rallycross World Cup 2026 sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada publik Indonesia.
TB Adhi jadi local hero
Tak hanya nama-nama pembalap beken dunia, Indonesia sebagai tuan rumah juga menurunkan salah satu local hero yakni TB Adhi dari tim Dewa United Motorsport.
Menurut TB Adhi, ajang Rallycross akan memberikan tantangan dan tekanan yang berbeda khususnya di kelas RX1 yang menjadi kelas tertinggi.
“Dari sudut pandang saya, ini adalah Rallycross kedua di Asia Pasifik. Yang pertama tiga tahun lalu di Hong Kong dan Indonesia tahun ini yang kedua. Dan untuk saat ini memang tidak ada satupun pembalap Asia yang memiliki pengalaman di Rallycross sehingga kita akan coba hadapi dengan persiapan yang baik tentunya dengan dukungan tim saya Dewa United Motorsport,” kata TB Adhi, Rabu, 16 September 2026 di Vault Automotive Museum, Cipete, Jakarta Selatan.
Sebagai bagian dari persiapan, TB Adhi berencana akan berlatih di Prancis dengan mobil balap Peugoet 208. “Kita akan maksimalkan (persiapan) dan bulan depan saya berlatih di Prancis sekaligus testing kendaran yang akan saya pakai nanti di Desember,” terang TB Adhi.
Wacana supporting class untuk komunitas balap Indonesia
Momen Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 juga menjadi kesempatan ideal untuk memperkenalkan cabang motorsport ini kepada komunitas balap tanah air.
(Ki-ka: TB Adhi, Kevin Hansen, dan Rifat Sungkar)
Praktisi motorsport sekaligus pembalap nasional, Rifat Sungkar mengungkapkan Rallycross cukup menarik untuk mulai dicoba di Indonesia. Balapan yang menggabungkan lintasan gravel, aspal, dan obstacle lain seperti
jumping ini akan menarik minat komunitas balap, baik dari rally, sprint, speed offroad, dan balap mobil lainnya.
“Makanya tim Sarga akan membagikan angket untuk berapa banyak sih peserta (lokal) yang antusias. Baru kita tahu kelasnya bisa dibagi. Nanti juga kita tanya ke FIA soal berapa slot yang bisa didapatkan untuk
supporting class,” kata Rifat Sungkar.
“Untuk
supporting class ini ya kearifan lokal lah, nanti kita sesuaikan aja misal kelas M, F, R, atau kelas J (jeep). Saya pikir antusiasmenya akan tinggi, karena mainan baru soalnya,” pungkas Rifat.
(PRI)