Jakarta: Hingga saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa biaya service mobil listrik, termasuk hybrid, mahal karena adanya teknologi baru yang disematkan. Hal ini coba dipatahkan oleh Suzuki dimana mereka mengklaim mobil hybridnya memiliki biaya service yang sama dengan mobil konvensionalnya.
4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, mengklaim biaya servis Ertiga konvensional dan hybrid tidak berbeda jauh. Bahkan dia berani mengklaim, biaya servis dengan mobil hybrid lainnya lebih terjangkau.
“Biaya perawatan sama. Bahkan, kalau dibandingkan dengan para kompetitornya, menurut kami lebih murah,” ujar Donny di Mall Kelapa Gading, Jakarta.
Selain itu, biaya operasional Ertiga hybrid lebih murah berkat konsumsi bahan bakarnya yang lebih hemat. Namun, biaya kepemilikan secara total tidak berbeda jauh karena harga jual Ertiga hybrid dinaikkan sekitar Rp11 juta-an.
Berdasarkan data yang diberikan oleh Suzuki, biaya servis Ertiga hybrid transmisi otomatis (AT) hingga 100 ribu KM adalah Rp5.554.000.
Rinciannya, servis 0 - 50 ribu KM gratis dan konsumen mulai membayar ketika melakukan perawatan berkala berikutnya dengan biaya 60 ribu KM senilai Rp966 ribu, 70 ribu KM senilai Rp722 ribu, 80 ribu KM membayar service sebesar Rp2.187.000, 90 ribu KM dikenakan biaya Rp722 ribu, dan servis di 100 ribu KM dikenakan Rp966 ribu.
Sementara, biaya servis Ertiga hybrid manual (MT) dalam interval yang sama malah lebih mahal yaitu Rp6.029.000.
Rinciannya, servis 0 - 50 ribu KM gratis dan konsumen mulai membayar ketika melakukan perawatan berkala berikutnya dengan biaya 60 ribu KM senilai Rp1.247.000, 70 ribu KM senilai Rp722 ribu, 80 ribu KM membayar service sebesar Rp2.091.000, 90 ribu KM dikenakan biaya Rp722 ribu, dan servis di 100 ribu KM dikenakan Rp1.247.000.
Jakarta: Hingga saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa biaya service mobil listrik, termasuk hybrid, mahal karena adanya teknologi baru yang disematkan. Hal ini coba dipatahkan oleh Suzuki dimana mereka mengklaim mobil hybridnya memiliki biaya service yang sama dengan mobil konvensionalnya.
4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, mengklaim biaya servis Ertiga konvensional dan hybrid tidak berbeda jauh. Bahkan dia berani mengklaim, biaya servis dengan mobil hybrid lainnya lebih terjangkau.
“Biaya perawatan sama. Bahkan, kalau dibandingkan dengan para kompetitornya, menurut kami lebih murah,” ujar Donny di Mall Kelapa Gading, Jakarta.
Selain itu, biaya operasional Ertiga hybrid lebih murah berkat konsumsi bahan bakarnya yang lebih hemat. Namun, biaya kepemilikan secara total tidak berbeda jauh karena harga jual Ertiga hybrid dinaikkan sekitar Rp11 juta-an.
Berdasarkan data yang diberikan oleh Suzuki, biaya servis Ertiga hybrid transmisi otomatis (AT) hingga 100 ribu KM adalah Rp5.554.000.
Rinciannya, servis 0 - 50 ribu KM gratis dan konsumen mulai membayar ketika melakukan perawatan berkala berikutnya dengan biaya 60 ribu KM senilai Rp966 ribu, 70 ribu KM senilai Rp722 ribu, 80 ribu KM membayar service sebesar Rp2.187.000, 90 ribu KM dikenakan biaya Rp722 ribu, dan servis di 100 ribu KM dikenakan Rp966 ribu.
Sementara, biaya servis Ertiga hybrid manual (MT) dalam interval yang sama malah lebih mahal yaitu Rp6.029.000.
Rinciannya, servis 0 - 50 ribu KM gratis dan konsumen mulai membayar ketika melakukan perawatan berkala berikutnya dengan biaya 60 ribu KM senilai Rp1.247.000, 70 ribu KM senilai Rp722 ribu, 80 ribu KM membayar service sebesar Rp2.091.000, 90 ribu KM dikenakan biaya Rp722 ribu, dan servis di 100 ribu KM dikenakan Rp1.247.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)