Jakarta: Suzuki masuk ke segmen kendaraan hybrid dengan optimisme yang cukup tinggi. Mereka menilai Ertiga Hybrid yang baru saja diluncurkannya tersebut bisa diterima oleh masyarakat dan tidak menutup kemungkinan akan menjadi tulang punggung penjualannya di masa mendatang.
4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, membeberkan sejumlah peluang yang bisa membuat mobil ramah lingkungan tersebut bisa diterima oleh masyarakat. Sejumlah alasan yang ditekankan adalah mengenai keterjangkauan harga hingga irit bahan bakar.
"Pertama, isu saat ini yang sedang berkembang adalah kenaikan bahan bakar. Kedua, semakin tingginya awareness konsumen dan dari pemerintah berkaitan dengan emisi gas buang. Terakhir, bagaimana pasar membutuhkan kendaraan terelektrifikasi tetapi masih dalam jangkauan," ungkap Donny di Kelapa Gading Jakarta.
Sebagai perbandingan Ertiga Hybrid ditawarkan dengan harga mulai dari Rp270,3 juta (on the road DKI Jakarta). Sedangkan di lini kendaraan hybrid Toyota paling murah ada di model Corolla Cross Hybrid yang ditawarkan mulai dari 519,2 juta (on the road DKI Jakarta).
Donny menjelaskan Ertiga yang mendapatkan teknologi Smart Hybrid karena ini merupakan hasil studi perusahaan. "Makanya saat ini untuk All New Ertiga sudah saatnya kamu untuk mengaplikasikan teknologi Suzuki Smart Hybrid yang akan membantu menaikkan efisiensi bahan bakar," jelas Donny.
Bahkan pihak pabrikan sudah mematok asa besar untuk Ertiga Hybrid. Untuk modelnya, diprediksi varian hybrid bakal lebih banyak diminati ketimbang varian-varian lain.
“Per tahun kami menargetkan penjualan 18 ribu unit, itu Ertiga total, dengan 11 persen market share. Kami harap komposisi lebih tinggi di hybrid-nya."
"Secara asumsi, pada saat 6 bulan pertama, hybrid-nya akan lebih tinggi. Mungkin 70 -80 persen komposisinya adalah hybrid,” kata dia.
Kehadiran Ertiga Hybrid jelas akan menambah pilihan konsumen yang ingin membeli mobil hybrid. Sebelumya sudah ada Corolla Cross Hybrid, CH-R Hybrid, Corolla Altis Hybrid, Camry Hybrid, dan Nissan Kicks e-Power.
Jakarta: Suzuki masuk ke segmen kendaraan hybrid dengan optimisme yang cukup tinggi. Mereka menilai Ertiga Hybrid yang baru saja diluncurkannya tersebut bisa diterima oleh masyarakat dan tidak menutup kemungkinan akan menjadi tulang punggung penjualannya di masa mendatang.
4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, membeberkan sejumlah peluang yang bisa membuat mobil ramah lingkungan tersebut bisa diterima oleh masyarakat. Sejumlah alasan yang ditekankan adalah mengenai keterjangkauan harga hingga irit bahan bakar.
"Pertama, isu saat ini yang sedang berkembang adalah kenaikan bahan bakar. Kedua, semakin tingginya awareness konsumen dan dari pemerintah berkaitan dengan emisi gas buang. Terakhir, bagaimana pasar membutuhkan kendaraan terelektrifikasi tetapi masih dalam jangkauan," ungkap Donny di Kelapa Gading Jakarta.
Sebagai perbandingan Ertiga Hybrid ditawarkan dengan harga mulai dari Rp270,3 juta (on the road DKI Jakarta). Sedangkan di lini kendaraan hybrid Toyota paling murah ada di model Corolla Cross Hybrid yang ditawarkan mulai dari 519,2 juta (on the road DKI Jakarta).
Donny menjelaskan Ertiga yang mendapatkan teknologi Smart Hybrid karena ini merupakan hasil studi perusahaan. "Makanya saat ini untuk All New Ertiga sudah saatnya kamu untuk mengaplikasikan teknologi Suzuki Smart Hybrid yang akan membantu menaikkan efisiensi bahan bakar," jelas Donny.