CATL Tectrans. CATL
CATL Tectrans. CATL

Baterai CATL Tectrans II, Isi Daya Kurang dari 9 Menit

Ekawan Raharja • 08 Juli 2026 22:55
Ringkasnya gini..
  • CATL memperkenalkan baterai Tectrans II untuk kendaraan niaga ringan dengan teknologi pengisian ultra-cepat 8C.
  • Baterai ini mampu terisi 20-80 persen dalam 6 menit 48 detik serta menawarkan garansi hingga 10 tahun atau 1 juta km.
  • CATL juga membangun 4.000 stasiun ultra charging dan battery swap di hampir 190 kota di Tiongkok sepanjang tahun ini.
Beijing: Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) menghadirkan inovasi di sektor kendaraan listrik dengan meluncurkan baterai terbaru Tectrans II (Tianxing II). Baterai ini dikembangkan khusus untuk kendaraan niaga ringan atau Light Commercial Vehicle (LCV) dan diklaim menjadi baterai komersial pertama di industri yang mendukung teknologi pengisian daya ultra-cepat hingga 8C.
 
Kehadiran Tectrans II ditujukan untuk menjawab kebutuhan pelaku logistik yang membutuhkan waktu pengisian daya sesingkat mungkin agar operasional kendaraan tetap efisien. Melalui teknologi tersebut, CATL ingin menghadirkan pengalaman pengisian daya kendaraan listrik yang mendekati kepraktisan mengisi bahan bakar kendaraan konvensional.

Isi Daya 20-80 Persen Hanya 6 Menit 48 Detik

CATL mengklaim Tectrans II mampu mengisi daya baterai dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 6 menit 48 detik. Sementara itu, pengisian penuh hingga 100 persen dapat diselesaikan dalam 8 menit 56 detik.
 
Peluncuran Tectrans II melanjutkan inovasi yang sebelumnya diperkenalkan CATL melalui baterai Shenxing generasi ketiga pada April lalu. Untuk mobil penumpang, Shenxing III diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 3 menit 44 detik berkat hambatan internal sel sebesar 0,25 milliohm.

Baca Juga: Changan Optimis di Pasar Indonesia, Ini Sejumlah Strateginya!
 
Berbeda dengan Shenxing III yang difokuskan pada performa mobil penumpang, Tectrans II dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial yang menempuh jarak jauh setiap hari dengan mengedepankan keseimbangan antara kecepatan pengisian dan daya tahan baterai.

Garansi Hingga 10 Tahun atau 1 Juta Kilometer

Selain menawarkan pengisian daya super cepat, Tectrans II juga dirancang memiliki usia pakai panjang. CATL memberikan garansi hingga 10 tahun atau 1.000.000 kilometer, menyesuaikan karakteristik penggunaan kendaraan niaga yang memiliki tingkat operasional tinggi.
 
Untuk mencapai target tersebut, CATL menurunkan hambatan internal sel hingga 50 persen lebih rendah dibanding rata-rata industri. Langkah ini membantu mengurangi panas yang dihasilkan saat proses pengisian cepat berlangsung.
 
Perusahaan juga menerapkan teknologi atomic-level interface reconstruction pada partikel grafit untuk meminimalkan kehilangan ion lithium selama siklus pengisian dan pengosongan baterai. Teknologi tersebut diklaim mampu menjaga performa baterai sepanjang masa pakainya.
 
Baca Juga: Bocoran Harga Changan Deepal S05

Tetap Cepat di Suhu Ekstrem

Kemampuan Tectrans II juga dirancang tetap optimal pada kondisi cuaca dingin. Pada suhu -20 derajat Celcius, waktu pengisian hanya bertambah sekitar 2 menit 30 detik dibandingkan kondisi normal.
 
Teknologi ini merupakan pengembangan dari self-heating pulse technology yang sebelumnya digunakan pada Shenxing III. Sistem tersebut memungkinkan baterai melakukan pengisian cepat pada temperatur rendah tanpa memerlukan infrastruktur pemanas tambahan.

CATL Siapkan Ribuan Stasiun Ultra Charging

Untuk mendukung penggunaan Tectrans II, CATL juga membangun jaringan integrated ultra-charging and battery swap station yang menggabungkan fasilitas pengisian daya ultra-cepat dengan layanan penukaran baterai.
 
Stasiun tersebut dirancang kompatibel untuk kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial, sehingga dapat melayani berbagai kebutuhan logistik seperti distribusi dalam kota, transportasi antarkota, hingga kendaraan rantai dingin (cold chain).
 
CATL juga menyesuaikan desain ultra-fast charging pile dengan panjang kabel yang lebih sesuai untuk kendaraan niaga ringan seperti micro van dan light truck. Dengan begitu, pengemudi tidak perlu memosisikan kendaraan secara presisi saat melakukan pengisian daya.
 
Sepanjang tahun ini, CATL menargetkan pembangunan sekitar 4.000 stasiun terintegrasi yang akan tersebar di hampir 190 kota di Tiongkok. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mempercepat adopsi kendaraan listrik di sektor logistik melalui dukungan teknologi baterai dan infrastruktur pengisian daya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan