Tokyo: Toyota Land Cruiser 300 merupakan salah satu mobil baru yang cukup banyak diminati oleh para orang kaya. Bahkan di negeri asalnya, untuk memiliki mobil ini harus menunggu pemesanan hingga bertahun-tahun.
Situs resmi di Jepang meminta kepada konsumen Land Cruiser 300 di Jepang untuk bersabar bisa memiliki mobil ini. Pihak pabrikan menyebutkan untuk pemesanan mobil ini mencapai 4 tahun.
"Terima kasih sudah mempertimbangkan dan memesan kendaraan kami. Kami sejujurnya meminta maaf bahwa Land Cruiser sangat diterima tidak hanya di Jepang tapi juga di seluruh dunia, dan diperkirakan membutuhkan waktu lama untuk pengiriman setelah pesanan diterima," tulis pernyataan resmi.
"Waktu pengiriman untuk pemesanan sekarang mungkin sekitar 4 tahun. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mempersingkat waktu pengiriman kepada konsumen kami, dan kami menghargai pengertian Anda."
Tidak disebutkan kenapa inden bisa mencapai 4 tahun. Ada kemungkinan inden panjang ini terkait dengan masalah produksi yang terganggu pasokan cip semikonduktor.
Bahkan baru-baru ini, jenama asal Jepang tersebut sudah ancang-ancang untuk mengencangkan ikat pinggang pada bulan depan. Pabrikan asal Jepang tersebut berencana untuk memangkas jatah produksi mereka secara global pada Februari 2022.
"Rencana produksi global kami pada Februari 2022 diperkirakan sekitar 700.000 unit. Permintaan saat ini sangat kuat, oleh karena itu kami menargetkan rencana produksi Februari yang tinggi. Namun, karena dampak dari krisis semikonduktor yang terus berlanjut di semua industri, kami telah menyesuaikan rencana produksi kami sekitar 150.000 unit secara global," dikutip dari keterangan resminya.
Bagaimana Nasib Konsumen Land Cruiser Di Indonesia?
Toyota juga baru saja memperkenalkan Land Cruiser tersebut di Indonesia pada 13 Januari 2022. Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, menyebutkan masih melihat kondisi sembari mengumpulkan data konsumen.
"Data pemesanan masih kami kumpulkan. Pengiriman perdana mulai bulan ini," ungkap Anton melalui pesan singkatnya pada Medcom.id pada Selasa (25-1-2022).
Anton juga menyebabkan mobil SUV Ladder Frame ini ditargetkan bisa terjual sebanyak 300 unit per tahun. Apabila melihat penjualan di tahun 2020 mencapai 200 unit kemudian di tahun 2021 lalu hanya 90 unit saja.
“Mengingat ini segmen yang relatif cukup stabil permintaannya dari waktu ke waktu. Semoga ini juga bisa mendapatkan demand dan bisa ke arah 300 unit ke atas,” kata Anton.
Bahkan baru-baru ini, jenama asal Jepang tersebut sudah ancang-ancang untuk mengencangkan ikat pinggang pada bulan depan. Pabrikan asal Jepang tersebut berencana untuk memangkas jatah produksi mereka secara global pada Februari 2022.
"Rencana produksi global kami pada Februari 2022 diperkirakan sekitar 700.000 unit. Permintaan saat ini sangat kuat, oleh karena itu kami menargetkan rencana produksi Februari yang tinggi. Namun, karena dampak dari krisis semikonduktor yang terus berlanjut di semua industri, kami telah menyesuaikan rencana produksi kami sekitar 150.000 unit secara global," dikutip dari keterangan resminya.
Bagaimana Nasib Konsumen Land Cruiser Di Indonesia?
Toyota juga baru saja memperkenalkan Land Cruiser tersebut di Indonesia pada 13 Januari 2022. Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, menyebutkan masih melihat kondisi sembari mengumpulkan data konsumen.
"Data pemesanan masih kami kumpulkan. Pengiriman perdana mulai bulan ini," ungkap Anton melalui pesan singkatnya pada Medcom.id pada Selasa (25-1-2022).
Anton juga menyebabkan mobil SUV Ladder Frame ini ditargetkan bisa terjual sebanyak 300 unit per tahun. Apabila melihat penjualan di tahun 2020 mencapai 200 unit kemudian di tahun 2021 lalu hanya 90 unit saja.
“Mengingat ini segmen yang relatif cukup stabil permintaannya dari waktu ke waktu. Semoga ini juga bisa mendapatkan demand dan bisa ke arah 300 unit ke atas,” kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)