Peluncuran SDA Pilot menjadi bagian dari strategi dalam mengembangkan teknologi intelligent driving secara mandiri. Sistem ini dikembangkan melalui pengalaman riset dan pengembangan teknologi berkendara cerdas yang telah dilakukan Changan selama lebih dari satu dekade.
“Tim intelligent driving Changan telah berkembang dari hanya beberapa engineer menjadi lebih dari 7.500 orang, didukung oleh total investasi R&D mencapai lebih dari 7,7 miliar Euro. Kami akan terus menjalankan strategi transformasi cerdas kami dan mengembangkan teknologi inti kami secara mandiri,” ujar Chairman Changan Group, Zhu Huarong, melalui keterangan resminya.
Perjalanan Teknologi Intelligent Driving Changan
Changan mulai mengembangkan teknologi intelligent driving sejak 2009. Pada 2011, perusahaan mengembangkan prototipe fungsi peringatan tabrakan depan dan peringatan keluar jalur.Pengembangan tersebut berlanjut hingga Changan memproduksi secara massal sistem IACC atau Integrated Adaptive Cruise Control Level 2 pada 2018.
Baca Juga:
'Tokyo Drift' di Basement ICE BSD, IMX 2026 Bawa Drift King
Tonggak berikutnya terjadi pada 20 Desember 2025. Saat itu, Changan menerima pelat nomor resmi pertama di China untuk kendaraan dengan kemampuan pengemudian otonom bersyarat Level 3.
“Changan mulai mengembangkan teknologi intelligent driving sejak 2009, ketika teknologi ini masih menjadi bagian dari riset laboratorium di Tiongkok. SDA Pilot merupakan hasil dari berbagai pengalaman dan pembelajaran yang kami dapatkan selama proses tersebut,” tambah President Changan Group, Zhao Fei.
SDA Pilot Hadir dalam Tiga Tingkatan
Changan saat ini menghadirkan SDA Pilot dalam tiga tingkatan, yakni Pro, Max, dan Ultra. Perusahaan juga menyebut tingkatan yang lebih tinggi akan diperkenalkan selanjutnya.SDA Pilot Ultra menjadi varian tertinggi dengan sejumlah teknologi intelligent driving. Sistem tersebut mencakup Highway NCA, Urban NCA, intelligent parking assist dengan lebih dari 400 skenario, serta 31 fitur active safety.
Sistem ini didukung chip komputasi berkapasitas 560 TOPS dan LiDAR 256-line. Kombinasi tersebut memungkinkan sistem memproses informasi dengan respons dalam hitungan milidetik.
SDA Pilot Fokus pada Keselamatan dan Kenyamanan
Changan mengembangkan SDA Pilot dengan tiga fokus pengalaman berkendara, yakni lebih aman, lebih nyaman, dan tanpa stres.Baca Juga:
Mio Gear dan BeAT FI Bekas, Pilihan Motor Matic untuk Harian
Untuk aspek keselamatan, SDA Pilot menggunakan teknologi deteksi LiDAR aktif dengan kemampuan pemrosesan frekuensi hingga 10Hz. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu sistem mendeteksi potensi bahaya lebih cepat, termasuk dalam kondisi minim cahaya, silau, hujan, dan kabut.
Sementara untuk meningkatkan kenyamanan, sistem end-to-end large model pada SDA Pilot dilatih menggunakan lebih dari 20 juta segmen data berkendara dari kondisi nyata.
Teknologi tersebut memungkinkan sistem memahami kondisi jalan dan menghasilkan respons berkendara yang lebih intuitif.
Bisa Berinteraksi dengan Pengemudi
SDA Pilot juga mengembangkan pola interaksi antara pengguna dan kendaraan melalui sistem navigasi interaktif berbasis multimodal large model.Sistem tersebut menggabungkan kemampuan visual dan suara. Pengguna dapat memberikan perintah menggunakan bahasa sehari-hari, sementara kendaraan juga memiliki kemampuan mengingat pola serta preferensi berkendara.
Pendekatan ini dirancang agar interaksi antara pengguna dan kendaraan terasa lebih natural, menyerupai percakapan.
Changan Uji SDA Pilot dalam Berbagai Kondisi
Untuk memastikan teknologi intelligent driving dapat bekerja dalam berbagai kondisi, Changan membangun Changan SDA Lab sebagai pusat pengembangan dan pengujian.Baca Juga:
JAC Motors Bidik Pertambangan untuk Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik
Fasilitas tersebut mendukung pengujian selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan atau 24/7. Changan juga menyebut telah menjalankan lebih dari 400.000 skenario simulasi virtual serta simulasi perjalanan hingga 3,3 juta kilometer per hari.
Pengujian mencakup berbagai kondisi iklim di 224 wilayah di seluruh dunia. Proses tersebut dilakukan mulai dari laboratorium hingga kondisi jalan sebenarnya untuk mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap awal.
Changan Nevo Q06 Jadi Model Pertama
Bersamaan dengan peluncuran SDA Pilot, Changan Nevo Q06 resmi membuka masa pre-order. Model ini menjadi kendaraan produksi pertama yang dibekali teknologi SDA Pilot Ultra.Kehadiran Nevo Q06 menjadi salah satu langkah Changan untuk membawa teknologi intelligent driving ke kendaraan produksi massal.
Ke depan, Changan menyatakan akan terus mengembangkan teknologi intelligent driving melalui kolaborasi dan kemitraan strategis di berbagai negara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi mobilitas yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan.