Pabrik Suzuki di Cikarang Jawa Barat, Suzuki
Pabrik Suzuki di Cikarang Jawa Barat, Suzuki

Triple Action Sosial Suzuki di 2025

Ekawan Raharja • 30 Januari 2026 12:22
Ringkasnya gini..
  • Suzuki Indonesia perkuat program CSR 2025 dengan fokus pendidikan, lingkungan, dan aksi sosial berkelanjutan.
  • Hampir 6.000 pelajar kunjungi pabrik Suzuki, konservasi mangrove capai tingkat hidup 89%.
  • Suzuki kumpulkan 500 kg sampah plastik dan salurkan bantuan banjir di Sumatra.
Jakarta: Di tengah dinamika industri otomotif nasional, Suzuki Indonesia terus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Sepanjang 2025, perusahaan memfokuskan penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada sektor pendidikan, lingkungan, serta donasi kemanusiaan.
 
Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, Joshi Prasetya mengatakan bahwa sebagai pelaku industri manufaktur otomotif, Suzuki memandang tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
 
Tahun lalu (2025), kami telah melibatkan ribuan generasi muda beserta puluhan institusi pendidikan untuk belajar di pabrik Suzuki Cikarang.

"Langkah ini kami perkuat dengan komitmen berkelanjutan dalam pelestarian mangrove serta aksi Clean Up the World demi menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Semua hal tersebut kami lakukan karena Suzuki merupakan bagian dari masyarakat yang saling berbagi dan melindungi," ujar Joshi Prasetya, melalui keterangan resminya.

Baca Juga:
Begini Rasanya Ngebut Pakai Yangwang U9 di Sirkuit BYD Zhengzhou


Dalam lima tahun terakhir, Suzuki menjalankan berbagai program CSR yang diklaim konsisten dan berkelanjutan. Respons positif dari masyarakat serta pemangku kepentingan disebut menjadi pendorong untuk memperluas cakupan program secara lebih spesifik dan terukur.

Dukungan Pendidikan dan Kesiapan SDM Industri

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, Suzuki membuka akses pembelajaran industri manufaktur kepada generasi muda. Sepanjang 2025, tercatat 5.974 pelajar dari 50 sekolah dan 15 institusi pendidikan mengikuti kunjungan industri ke fasilitas produksi Suzuki di Cikarang.
 
Program tersebut bertujuan mendekatkan dunia pendidikan dengan praktik industri otomotif modern, sekaligus memberikan pemahaman langsung mengenai proses manufaktur.
 
Selain kunjungan industri, Suzuki juga menjalankan edukasi lingkungan bagi anak-anak Indonesia. Dalam salah satu kegiatan, seorang General Manager PT Suzuki Indomobil Sales terlibat langsung sebagai pengajar pertama. Materi yang disampaikan mencakup budaya kebersihan anak-anak di Jepang serta edukasi pengolahan sampah sejak dini.
 
Langkah ini diarahkan untuk membangun kesadaran generasi muda dalam menjaga ekosistem coastal greenbelt di area konservasi mangrove binaan Suzuki.

Baca  Juga:
Masih Diburu Kaum Trabasan, Berapaan Harga Honda CRF450 Bekas?

Konservasi Mangrove dan Clean Up The World

Sejak 2024, Suzuki memprioritaskan agenda keberlanjutan lingkungan, khususnya pengurangan emisi karbon. Salah satu program utamanya adalah pelestarian coastal greenbelt melalui penanaman mangrove.
 
Joshi menambahkan, “Kami memastikan setiap langkah konservasi memiliki dampak terukur. Berdasarkan hasil pemantauan hingga tahun 2025, tingkat kelangsungan hidup mangrove dalam kawasan coastal greenbelt ini tercatat mencapai 89%. Capaian tersebut merupakan kontribusi nyata Suzuki terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus mitigasi emisi karbon yang akan terus kami jalankan di masa depan.”
 
Selain konservasi mangrove, Suzuki Indonesia turut berpartisipasi dalam program Clean Up The World yang dilaksanakan secara global di 53 negara basis industri Suzuki. Secara global, kegiatan ini melibatkan 6.694 partisipan, termasuk 150 partisipan dari Indonesia.
 
Di tingkat nasional, Suzuki Indonesia berhasil mengumpulkan lebih dari 500 kilogram sampah plastik sepanjang 2025 serta menyalurkan fasilitas tempat sampah berkapasitas 100 liter. Perusahaan juga mulai menginisiasi pengolahan limbah plastik sebagai bagian dari implementasi praktik ekonomi sirkular.

Respons Sosial atas Bencana

Di luar sektor pendidikan dan lingkungan, Suzuki juga menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan. Perusahaan menyalurkan bantuan bagi korban banjir di wilayah Sumatra, bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.

Baca Juga:
Biar Paham, Nih Ragam Fitur Unggulan di Mitsubishi Xforce


Donasi tersebut turut melibatkan partisipasi karyawan Suzuki dan difokuskan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak secara terkoordinasi.
 
"Seluruh inisiatif kepedulian lingkungan dan sosial dijalankan secara berkesinambungan. Hal ini menegaskan posisi Suzuki sebagai perusahaan yang aktif berkontribusi, bertanggung jawab, serta berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang," tutup Joshi.
 
Melalui penguatan program CSR pada 2025, Suzuki Indonesia menempatkan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan kepedulian sosial sebagai bagian integral dari keberlanjutan bisnis otomotifnya di Tanah Air.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan