Mobil Red Bull untuk F1 musim 2022. Red Bull
Mobil Red Bull untuk F1 musim 2022. Red Bull

Balap Mobil

F1 Direncanakan Pakai Biofuel, Tenaga Bisa Turun 5%

Ekawan Raharja • 24 Februari 2022 16:02
Jakarta: Formula One (F1) berencana untuk memberlakukan penggunaan biofuel sebagai bahan bakarnya pada tahun 2026. Penggunaan bahan bakar jenis ini tentu akan berefek kepada mesin para peserta, termasuk tenaga yang dihasilkan.
 
Mantan Insinyur Mesin Honda F1, Yasuaki Asagi, menjelaskan menjelaskan akan sangat menantang untuk mendapatkan tenaga yang sama dengan mesin tahun 2022 apabila terjadi perubahan regulasi bahan bakar. Meski dia tidak menyebutkan besaran pengurangan tenaga, namun Carbuzz menyebutkan tenaga yang hilang mencapai 5 persen.
 
Biofuel yang akan digunakan ini memiliki kode E10. Ini berari bahan bakar tersebut memiliki campuran 90:10 antara minyak fossil dan ethanol.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penggunaan ethanol ini membuat bahan bakar semakin berat. Selain itu, kekuatan yan ditawarkan pun berkurang. Ini ada kemungkinan tangki bahan bakar akan dibuat lebih besar, namun kemampuan bahan bakarnya akan menurun.
 
“Di sisi lain, pembakaran yang tidak normal dari bahan bakar lama akan lebih mudah dikendalikan sekarang. Kami bertujuan untuk efisiensi maksimum, tetapi dengan bahan bakar E10 tenaga mesin juga akan berkurang, dan jumlah pembangkit tenaga juga akan berkurang," ujar Asagi.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif