Komunitas pengguna Hyundai mencoba beberapa mobil baru di booth merek Korea itu, termasuk Kona versi modifikasi. medcom.com/Ahmad Garuda
Komunitas pengguna Hyundai mencoba beberapa mobil baru di booth merek Korea itu, termasuk Kona versi modifikasi. medcom.com/Ahmad Garuda

Hyundai Ajak Komunitas Berkunjung ke GIIAS 2019

Otomotif pameran otomotif giias hyundai klub mobil GIIAS 2019 Wuling GIIAS 2019
Ahmad Garuda • 21 Juli 2019 18:55
BSD City: Komunitas pengguna mobil sebuah brand, disadari atau tidak menjadi kekuatan brand itu sendiri dalam hal interkoneksi dan kedekatan dengan konsumen. Posisi mereka bisa sangat membantu terutama dalam hal penerimaan produk ke masyarakat. Sadar akan hal tersebut, membuat Hyundai mulai memperlakukan komunitas pengguna mobilnya dengan sangat baik.
 
Seperti yang terlihat pada Minggu (21/7/2019) siang di zona pamer Hyundai di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Booth APM mobil asal Korea itu dipenuhi oleh komunitas pengguna Hyundai sebanyak kurang lebih 150 orang.
 
"Kami memang sengaja mengundang komunitas ini untuk menjaga kedekatan kami dengan mereka. Paling tidak, sebagai pengguna merek kendaraan yang kami jual, mereka juga punya peran besar dalam hal mensosialisasikan keunggulan produk kami. Tentu, kami berharap dengan kedekatan seperti ini, kami bisa saling memberikan keuntungan dalam berbagai hal," ujar Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Hendrik Wiradjaja kepada Medcom.id pada Minggu (21/7/2019).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hyundai Ajak Komunitas Berkunjung ke GIIAS 2019
 
Selain mengundang komunitas otomotif pengguna mobil-mobil Hyundai di pameran ini, Hendrik juga menegaskan bahwa mereka akan mulai merencanakan menggelar kegiatan yang memang bisa bersosialisasi bersama komunitasnya.
 
Di sela-sela kunjungan komunitas ini ke booth Hyundai di GIIAS, komunitas ini juga menjajal beberapa permainan unik yang terjadi di sana. Yaitu balapan replika mobil i20 versi WRC. Namun balapannya sangat unik, lantaran dikendalikan dengan teriakan atau kekencangan desibel suara.
 
Tekad pabrikan ini memperkuat hubungan dengan komunitas, bisa juga membawa efek yang baik ketika nanti merek asal Korea ini sudah bisa memproduksi mobil secara lokal di pabriknya. Mengingat proses pembangunan pabrik masih terus dalam tahap finalisasi.
 
Apalagi, nantinya rencananya mereka akan memproduksi mobil yang juga akan diproduksi secara global di pabrik yang ada di Indonesia.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif