Waspada mobil ditabrak dari belakang, begini hasil analisa dan tips agar terhindar dari tabrak belakang ala instruktur safety driving. ADP
Waspada mobil ditabrak dari belakang, begini hasil analisa dan tips agar terhindar dari tabrak belakang ala instruktur safety driving. ADP

Waspada Tabrak Belakang, Begini Kiat Khusus dari Instruktur SDCI

Ahmad Garuda • 19 Juli 2026 10:08
Ringkasnya gini..
  • Berhati-hati saat berkendara di jalan raya, bukan jaminan Sobat Medcom terbebas dari kemungkinan kesalahan yang dilakukan pengemudi lainnya.
  • Hal ini dirasakan langsung oleh Ade Satria yang sedang berkendara bersama keluarganya.
  • Pengemudi Grab Premium yang mengaku kelelahan dan diserang oleh rasa kantuk, seketika tak percaya dengan peristiwa kecelakaan tersebut.
Jakarta - Berhati-hati saat berkendara di jalan raya, bukan jaminan Sobat Medcom terbebas dari kemungkinan kesalahan yang dilakukan pengemudi lainnya. Hal ini dirasakan langsung oleh Ade Satria yang sedang berkendara bersama keluarganya. 
 
Mobilnya ditabrak dari belakang oleh Grab Premium akibat kelalaian pengemudi tersebut. Pengemudi Grab Premium yang mengaku kelelahan dan diserang oleh rasa kantuk, seketika tak percaya dengan peristiwa kecelakaan tersebut.
 
Menurut Instruktur Safety Defensive Consulting Indonesia (SDCI), Sony Susmana bahwa banyak pengemudi di jalan raya yang justru tak waspada dengan kesalahan yang dilakukan pengemudi lain. Mereka cenderung berfokus kepada kendaraan yang dikemudikan tanpa memperhatikan kondisi sekitar.

"Hal yang jarang dilakukan pengemudi adalah antisipasi, ketika berhenti di jalan bebas hambatan. Baik itu macet atau antri di gerbang toll, tidak semua pengemudi tahu dan paham kondisi pengemudi di belakang. Sehingga tabrak belakang sering terjadi," ujar Sony kepada Medcom.id melalui pesan singkatnya. 

Baca Juga:
Mobil Listrik Jadi 'Powerbank' Darurat Saat Banjir Besar Landa China


Ia melanjutkan bahwa cara paling ideal untuk menghindari tabrak belakang adalah dengan melambatkan laju kendaraan 100 meter sebelum gerbang/titik stag. "Lalu cek spion, lihat reaksi pengemudi di belakang dan jenis kendaraan apa yang digunakannya. Jika tidak ada respon, maka lakukan brake check atau segera pindah lajur."
 
Hal ini penting dilakukan mengingat penyebab kecelakaan cukup banyak ragamnya. Bukan hanya karena mengalami kelelahan. Namun kondisi emosional yang tidak stabil, mabuk hingga beberapa hal lainnya juga bisa membuat beberapa pengemudi kehilangan konsentrasi.
 
Terutama dalam melihat kondisi lalu lintas dan melakukan prediksi tindakan untuk menghindari kecelakaan. Mengingat pengguna jalan raya saat ini mulai banyak yang mengesampingkan keselamatan 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan