BYD Tang diduga mengalami masalah di motor listrik usai melibas banjir. Douyin
BYD Tang diduga mengalami masalah di motor listrik usai melibas banjir. Douyin

Komponen Motor Listrik BYD Tang Copot, Diduga Menabrak Penutup Lubang Selokan

Ekawan Raharja • 16 Juli 2026 10:03
Ringkasnya gini..
  • BYD mengungkap penyebab komponen BYD Tang yang copot saat melintasi banjir di Shenyang adalah benturan keras pada underbody.
  • Investigasi menyebut penutup lubang saluran air yang terangkat menghantam bagian bawah mobil hingga komponen terlepas, bukan cacat produksi.
  • BYD kembali mengingatkan sertifikasi tahan air Blade Battery hanya untuk kondisi darurat, bukan untuk menerobos banjir.
Shenyang: Kasus komponen yang diduga motor listrik milik BYD Tang yang lepas di tengah genangan banjir Kota Shenyang, China, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berdasarkan investigasi dari pihak pabrik, lepasnya komponen tersebut bukan karena kesalahan produksi.
 
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan pihak pabrikan sudah mengeluarkan hasil investigasi tentang penyebab kejadian. 
 
"Kendaraan mengalami benturan keras pada bagian bawah (underbody) di mana penutup lubang saluran air di tengah jalan tersebut dalam kondisi terangkat saat terendam air dan membentur langsung bagian komponen di bawah kendaraan. Diduga fisik dan material penutup serta kondisi benturan sangat keras menyebabkan komponen tersebut sampai terlepas," tulis Luther melalui keterangan resminya.

Dia juga menegaskan kejadian tersebut tidak berkaitan dengan kualitas pada produk. Hasilnya memang karena kecelakaan dan tidak sampai menyebabkan korban jiwa.

Baca Juga:
Menanti Honda Super-ONE di GIIAS 2026, Perdana se-Asia Tenggara


Sebelumnya beredar video kejadian tersebut membuat warganet menduga komponen tersebut merupakan motor listrik belakang milik SUV listrik itu yang terlepas akibat menerjang banjir, dikutip dari Carnewscina.
 
Berdasarkan video yang beredar, memang terlihat ada sebuah komponen logam berukuran besar yang terpisah dari bagian bawah mobil. Namun rekaman tersebut tidak menunjukkan secara jelas komponen apa yang terlepas maupun penyebab kerusakan yang terjadi.
 
Insiden di Shenyang terjadi kurang dari sepekan setelah BYD kembali mengingatkan para pemilik kendaraan agar tidak mengandalkan kemampuan tahan air mobil sebagai alasan untuk menerobos banjir.
 
Executive Vice President BYD, He Zhiqi, menjelaskan sertifikasi ketahanan air Blade Battery hanya dirancang sebagai fitur keselamatan dalam kondisi darurat, bukan untuk mendorong pengemudi sengaja melintasi jalan yang tergenang.

Baca Juga:
Catat, Ini 28 Gerbang Tol di Jakarta yang Terdampak Aturan Ganjil Genap

 
Ia menyebut paket baterai yang memiliki sertifikasi IP67 dan IP68 memang mampu memberikan perlindungan terhadap masuknya air sesuai standar pengujian tertentu. Namun, sertifikasi tersebut tidak dapat diartikan sebagai izin untuk mengemudikan kendaraan melewati genangan air yang dalam.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan