Chongqing: Changan Automobile resmi memperkenalkan teknologi hybrid terbaru bernama BlueCore HEV dalam peluncuran global yang digelar di Chongqing China. Teknologi ini dirancang untuk menghadirkan efisiensi konsumsi bahan bakar tinggi di area perkotaan, bahkan diklaim mampu membawa kendaraan hybrid memasuki 'era 2L'.
BlueCore HEV merupakan solusi hybrid yang menggabungkan sejumlah teknologi dalam satu sistem terintegrasi. Sistem ini mencakup mesin hybrid direct injection bertekanan tinggi 500 Bar, motor listrik berdaya tinggi dengan fluks magnet besar, baterai berperforma tinggi dengan standar keamanan tinggi, serta sistem kontrol cerdas berbasis AI cloud.
Menariknya, sistem tersebut tidak memerlukan pengisian daya eksternal seperti kendaraan plug-in hybrid, sehingga tetap mempertahankan kemudahan pengisian bahan bakar layaknya mobil konvensional.
Berdasarkan uji jalan nyata yang dilakukan bersama media dan pengguna, teknologi ini mampu mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata di area perkotaan sebesar 2,98 liter per 100 kilometer untuk kendaraan sedan.
Baca Juga:
Ternyata Ada, Mobil Listrik Paling Murah 2026 Mulai Rp60 Jutaan
Solusi Hybrid Global dari Changan
General Manager China Changan Automobile Group, Zhao Fei, menyampaikan BlueCore HEV merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan solusi mobilitas hybrid bagi pasar global. “BlueCore HEV adalah solusi dari China untuk mobilitas hybrid global,” ujar Fei dikutip dari keterangan resminya.
Teknologi ini dikembangkan selama enam tahun dengan melibatkan lebih dari 1.000 insinyur. Changan juga menginvestasikan lebih dari RMB 2 miliar dalam pengembangan sistem tersebut serta menguasai 163 teknologi terkait.
BlueCore HEV disebut sebagai teknologi hybrid generasi baru yang menghadirkan pendekatan berbeda dibandingkan sistem hybrid konvensional. Teknologi ini tidak hanya berfokus pada efisiensi bahan bakar, tetapi juga mengoptimalkan keseimbangan antara tenaga mesin berbahan bakar dan motor listrik melalui sistem kontrol cerdas.
Dengan pendekatan tersebut, Changan menargetkan teknologi ini mampu menghadirkan mobilitas hybrid yang efisien serta mampu digunakan dalam berbagai skenario penggunaan kendaraan sepanjang siklus hidupnya.
Dirancang untuk Efisiensi dan Kenyamanan
BlueCore HEV dikembangkan untuk pengguna global dengan tujuan menghadirkan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Sistem ini tetap menawarkan sensasi berkendara yang halus seperti kendaraan listrik, sekaligus mengurangi kekhawatiran mengenai jarak tempuh atau range anxiety.
Baca Juga:
Harga OTR Jakarta Yamaha Fazzio Hybrid Per April 2026
Dalam kondisi lalu lintas perkotaan seperti kemacetan, kecepatan rendah, maupun situasi stop and go, sistem hybrid ini diklaim tetap mampu bekerja secara optimal untuk menjaga efisiensi energi.
Dari sisi kenyamanan, teknologi ini dilengkapi sistem peredam suara canggih, kontrol penghentian piston, serta teknologi pembatalan gelombang suara yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara lebih senyap.
Telah Melalui Pengujian Ketat
Dari sisi keandalan, sistem BlueCore HEV telah menjalani berbagai pengujian intensif. Teknologi ini diuji melalui uji ketahanan kendaraan sejauh lebih dari dua juta kilometer, lebih dari 70 pengujian jalan khusus, 350 jam pengujian bangku tanpa henti, serta lebih dari 1.000 jam pengujian dalam kondisi ekstrem.
Executive Vice President of Changan Automobile, Yang Dayong, menggambarkan teknologi tersebut sebagai terobosan besar dalam efisiensi energi dan kecerdasan sistem kendaraan.“Sebuah revolusi dalam hal efisiensi energi dan kecerdasan secara menyeluruh.”
Ia menjelaskan arsitektur iDE-H (intelligent Deep Electrified Hybrid) yang dikembangkan oleh Changan mampu mengatasi sejumlah keterbatasan pada teknologi hybrid konvensional. Arsitektur tersebut memungkinkan peningkatan pada efisiensi bahan bakar, pengalaman berkendara, serta kemampuan sistem cerdas kendaraan.
Pengembangan BlueCore HEV juga merupakan bagian dari perjalanan panjang Changan dalam teknologi sistem penggerak. Perusahaan sebelumnya meluncurkan mesin hasil pengembangan sendiri pada 2012, sebelum kemudian memperkenalkan merek teknologi BlueCore pada 2019.
Chongqing: Changan Automobile resmi memperkenalkan
teknologi hybrid terbaru bernama BlueCore HEV dalam peluncuran global yang digelar di Chongqing China. Teknologi ini dirancang untuk menghadirkan efisiensi konsumsi bahan bakar tinggi di area perkotaan, bahkan diklaim mampu membawa kendaraan hybrid memasuki 'era 2L'.
BlueCore HEV merupakan solusi hybrid yang menggabungkan sejumlah teknologi dalam satu sistem terintegrasi. Sistem ini mencakup mesin hybrid direct injection bertekanan tinggi 500 Bar, motor listrik berdaya tinggi dengan fluks magnet besar, baterai berperforma tinggi dengan standar keamanan tinggi, serta sistem kontrol cerdas berbasis AI cloud.
Menariknya, sistem tersebut tidak memerlukan pengisian daya eksternal seperti kendaraan plug-in hybrid, sehingga tetap mempertahankan kemudahan pengisian bahan bakar layaknya mobil konvensional.
Berdasarkan uji jalan nyata yang dilakukan bersama media dan pengguna, teknologi ini mampu mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata di area perkotaan sebesar 2,98 liter per 100 kilometer untuk kendaraan sedan.
Solusi Hybrid Global dari Changan
General Manager China Changan Automobile Group, Zhao Fei, menyampaikan BlueCore HEV merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan solusi mobilitas hybrid bagi pasar global. “BlueCore HEV adalah solusi dari China untuk mobilitas hybrid global,” ujar Fei dikutip dari keterangan resminya.
Teknologi ini dikembangkan selama enam tahun dengan melibatkan lebih dari 1.000 insinyur. Changan juga menginvestasikan lebih dari RMB 2 miliar dalam pengembangan sistem tersebut serta menguasai 163 teknologi terkait.
BlueCore HEV disebut sebagai teknologi hybrid generasi baru yang menghadirkan pendekatan berbeda dibandingkan sistem hybrid konvensional. Teknologi ini tidak hanya berfokus pada efisiensi bahan bakar, tetapi juga mengoptimalkan keseimbangan antara tenaga mesin berbahan bakar dan motor listrik melalui sistem kontrol cerdas.
Dengan pendekatan tersebut, Changan menargetkan teknologi ini mampu menghadirkan mobilitas hybrid yang efisien serta mampu digunakan dalam berbagai skenario penggunaan kendaraan sepanjang siklus hidupnya.
Dirancang untuk Efisiensi dan Kenyamanan
BlueCore HEV dikembangkan untuk pengguna global dengan tujuan menghadirkan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Sistem ini tetap menawarkan sensasi berkendara yang halus seperti kendaraan listrik, sekaligus mengurangi kekhawatiran mengenai jarak tempuh atau range anxiety.
Dalam kondisi lalu lintas perkotaan seperti kemacetan, kecepatan rendah, maupun situasi stop and go, sistem hybrid ini diklaim tetap mampu bekerja secara optimal untuk menjaga efisiensi energi.
Dari sisi kenyamanan, teknologi ini dilengkapi sistem peredam suara canggih, kontrol penghentian piston, serta teknologi pembatalan gelombang suara yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara lebih senyap.
Telah Melalui Pengujian Ketat
Dari sisi keandalan, sistem BlueCore HEV telah menjalani berbagai pengujian intensif. Teknologi ini diuji melalui uji ketahanan kendaraan sejauh lebih dari dua juta kilometer, lebih dari 70 pengujian jalan khusus, 350 jam pengujian bangku tanpa henti, serta lebih dari 1.000 jam pengujian dalam kondisi ekstrem.
Executive Vice President of Changan Automobile, Yang Dayong, menggambarkan teknologi tersebut sebagai terobosan besar dalam efisiensi energi dan kecerdasan sistem kendaraan.“Sebuah revolusi dalam hal efisiensi energi dan kecerdasan secara menyeluruh.”
Ia menjelaskan arsitektur iDE-H (intelligent Deep Electrified Hybrid) yang dikembangkan oleh Changan mampu mengatasi sejumlah keterbatasan pada teknologi hybrid konvensional. Arsitektur tersebut memungkinkan peningkatan pada efisiensi bahan bakar, pengalaman berkendara, serta kemampuan sistem cerdas kendaraan.
Pengembangan BlueCore HEV juga merupakan bagian dari perjalanan panjang Changan dalam teknologi sistem penggerak. Perusahaan sebelumnya meluncurkan mesin hasil pengembangan sendiri pada 2012, sebelum kemudian memperkenalkan merek teknologi BlueCore pada 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)