Jakarta - Mobil listrik hingga saat ini paling murah harganya masih mepet-mepet ke angka Rp200 juta. Namun bukan berarti tidak ada produsen atau merek yang bisa membuat mobil listrik murah di bawah Rp100 juta. Bahkan ketika mendengar nama Haka Motors, harganya malah Rp60 jutaan.
Yap, Sobat Medcom tidak salah baca, lantaran Haka Motors membuat sendiri mobil listrik murah tersebut. Bagi yang belum tahu siapa dan bagaimana mereka membuat mobil listrik, awalnya mereka jadi pemasok atau distributor Maxus dan Force Bus.
Mereka bahkan tak hanya membuat mobil listrik sendiri, Haka Motors juga tergabung dalam salah satu dealer untuk brand otomotif besar dari Tiongkok yaitu BYD.
Menurut klaim dari perusahaan ini, mereka telah membekali kendaraan yang mereka produksi sebesar 65 persen komponen dengan kandungan lokal. Seperti bodi, rangka, suspensi hingga interiornya. Sementara untuk baterai, charger, motor elektrik hingga axle penggerak, masih diimpor.
Baca Juga:
Daftar Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026
Haka Motors adalah inisiatif kendaraan listrik lokal dari Halim Kalla yang menargetkan mobil listrik terjangkau (Rp60-150 juta) dengan prototipe seperti Trolis (roda tiga), Erolis (city car), dan Smuth (pikap).
Fokus pada penggunaan lokal, produknya dirancang untuk mobilitas kota dan logistik, dengan target produksi massal yang diproyeksikan mulai tahun 2024-2025. Terdapat dua tipe mobil listrik murah yang mereka produksi yaitu Trolis dan Erolis.
Trolis
Kendaraan roda tiga untuk logistik, baterai 7.6 kWh, jarak tempuh hingga 150 km, harga kisaran Rp55-60 juta.
Erolis
Mobil penumpang compact (city car), baterai 7.6 kWh, kecepatan maksimal 60 km/jam, jarak tempuh hingga 150 km, harga kisaran Rp85-95 juta.
Jakarta - Mobil listrik hingga saat ini paling murah harganya masih mepet-mepet ke angka Rp200 juta. Namun bukan berarti tidak ada produsen atau merek yang bisa membuat mobil listrik murah di bawah Rp100 juta. Bahkan ketika mendengar nama
Haka Motors, harganya malah Rp60 jutaan.
Yap, Sobat Medcom tidak salah baca, lantaran Haka Motors membuat sendiri mobil listrik murah tersebut. Bagi yang belum tahu siapa dan bagaimana mereka membuat mobil listrik, awalnya mereka jadi pemasok atau distributor Maxus dan Force Bus.
Mereka bahkan tak hanya membuat mobil listrik sendiri, Haka Motors juga tergabung dalam salah satu dealer untuk brand otomotif besar dari Tiongkok yaitu BYD.
Menurut klaim dari perusahaan ini, mereka telah membekali kendaraan yang mereka produksi sebesar 65 persen komponen dengan kandungan lokal. Seperti bodi, rangka, suspensi hingga interiornya. Sementara untuk baterai, charger, motor elektrik hingga axle penggerak, masih diimpor.
Haka Motors adalah inisiatif kendaraan listrik lokal dari Halim Kalla yang menargetkan mobil listrik terjangkau (Rp60-150 juta) dengan prototipe seperti Trolis (roda tiga), Erolis (city car), dan Smuth (pikap).
Fokus pada penggunaan lokal, produknya dirancang untuk mobilitas kota dan logistik, dengan target produksi massal yang diproyeksikan mulai tahun 2024-2025. Terdapat dua tipe mobil listrik murah yang mereka produksi yaitu Trolis dan Erolis.
Trolis
Kendaraan roda tiga untuk logistik, baterai 7.6 kWh, jarak tempuh hingga 150 km, harga kisaran Rp55-60 juta.
Erolis
Mobil penumpang compact (city car), baterai 7.6 kWh, kecepatan maksimal 60 km/jam, jarak tempuh hingga 150 km, harga kisaran Rp85-95 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)