Bekasi: Upaya pengaturan lalu lintas terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) dan Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division bersama PT Jasamarga Japek Selatan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa pembatasan akses hingga pembukaan jalur fungsional.
Akses Masuk Tol MBZ Diberlakukan Buka Tutup
PT JJC melakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup akses masuk menuju Cikampek di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Kebijakan ini diberlakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian.
Akses yang terdampak meliputi:
Jati Asih
Kalimalang
KM 10 A
Baca Juga: Lonjakan Kendaraan di Tol MBZ Tembus 200 Persen, Contraflow Diberlakukan di Jakarta-Cikampek
Rekayasa ini mulai diterapkan sejak Kamis (18/03) pukul 22.24 WIB, menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas MBZ.
Selain kepadatan, sejumlah gangguan kendaraan juga dilaporkan terjadi di jalur tersebut, seperti:
Overheat
Kehabisan BBM
Ban kempes
Gangguan teknis lainnya
Pembatasan akses ini juga bertujuan untuk mengurai kepadatan di titik keluar KM 48, yang menjadi pertemuan arus dari Tol Jakarta-Cikampek.
Imbauan Keselamatan
JJC mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan:
Memastikan kondisi fisik pengemudi prima
Mengecek kondisi kendaraan sebelum perjalanan
Menjaga kecukupan BBM atau daya listrik
Mengantisipasi cuaca, terutama hujan
Baca Juga: Lonjakan Kendaraan di Tol MBZ Tembus 200 Persen, Contraflow Diberlakukan di Jakarta-Cikampek
Jalur Fungsional Japek II Selatan Resmi Dioperasikan
Sementara itu, sebagai langkah tambahan untuk mengurai kepadatan, JMT bersama PT Jasamarga Japek Selatan mengoperasikan jalur fungsional Japek II Selatan untuk pertama kalinya pada 19 Maret 2026 pukul 09.55 WIB.
Langkah ini diambil menyusul penerapan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, yang menyebabkan tersisa satu lajur untuk arah Jakarta.
Pengguna jalan dari arah Bandung atau Rancaekek menuju Jabodetabek dapat memanfaatkan jalur ini dengan rute:
Masuk melalui akses Sadang KM 77 Tol Cipularang arah Jakarta
Keluar di GT Bojongmangu
Melanjutkan perjalanan melalui kawasan Deltamas
Masuk kembali ke Tol Jakarta-Cikampek via GT Cibatu
Pengguna tidak dikenakan tarif tambahan untuk jalur ini, dan hanya membayar tarif Tol Cipularang hingga Sadang.
Aturan Melintas Jalur Fungsional
Sebagai jalur fungsional, terdapat sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi:
Kecepatan maksimal 40 km/jam
Menjaga jarak aman antar kendaraan
Mematuhi rambu lalu lintas
Mengikuti arahan petugas
Memastikan saldo kartu elektronik mencukupi
Bekasi: Upaya pengaturan lalu lintas terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus
mudik Lebaran 2026. PT
Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) dan Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division bersama PT Jasamarga Japek Selatan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa pembatasan akses hingga pembukaan jalur fungsional.
Akses Masuk Tol MBZ Diberlakukan Buka Tutup
PT JJC melakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup akses masuk menuju Cikampek di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Kebijakan ini diberlakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian.
Akses yang terdampak meliputi:
- Jati Asih
- Kalimalang
- KM 10 A
Baca Juga:
Lonjakan Kendaraan di Tol MBZ Tembus 200 Persen, Contraflow Diberlakukan di Jakarta-Cikampek
Rekayasa ini mulai diterapkan sejak Kamis (18/03) pukul 22.24 WIB, menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas MBZ.
Selain kepadatan, sejumlah gangguan kendaraan juga dilaporkan terjadi di jalur tersebut, seperti:
- Overheat
- Kehabisan BBM
- Ban kempes
- Gangguan teknis lainnya
Pembatasan akses ini juga bertujuan untuk mengurai kepadatan di titik keluar KM 48, yang menjadi pertemuan arus dari Tol Jakarta-Cikampek.
Imbauan Keselamatan
JJC mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan:
- Memastikan kondisi fisik pengemudi prima
- Mengecek kondisi kendaraan sebelum perjalanan
- Menjaga kecukupan BBM atau daya listrik
- Mengantisipasi cuaca, terutama hujan
Baca Juga: Lonjakan Kendaraan di Tol MBZ Tembus 200 Persen, Contraflow Diberlakukan di Jakarta-Cikampek
Jalur Fungsional Japek II Selatan Resmi Dioperasikan
Sementara itu, sebagai langkah tambahan untuk mengurai kepadatan, JMT bersama PT Jasamarga Japek Selatan mengoperasikan jalur fungsional Japek II Selatan untuk pertama kalinya pada 19 Maret 2026 pukul 09.55 WIB.
Langkah ini diambil menyusul penerapan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, yang menyebabkan tersisa satu lajur untuk arah Jakarta.
Pengguna jalan dari arah Bandung atau Rancaekek menuju Jabodetabek dapat memanfaatkan jalur ini dengan rute:
- Masuk melalui akses Sadang KM 77 Tol Cipularang arah Jakarta
- Keluar di GT Bojongmangu
- Melanjutkan perjalanan melalui kawasan Deltamas
- Masuk kembali ke Tol Jakarta-Cikampek via GT Cibatu
Pengguna tidak dikenakan tarif tambahan untuk jalur ini, dan hanya membayar tarif Tol Cipularang hingga Sadang.
Aturan Melintas Jalur Fungsional
Sebagai jalur fungsional, terdapat sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi:
- Kecepatan maksimal 40 km/jam
- Menjaga jarak aman antar kendaraan
- Mematuhi rambu lalu lintas
- Mengikuti arahan petugas
- Memastikan saldo kartu elektronik mencukupi
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)