Volume kendaraan di Tol MBZ melonjak 200% pada H-4 Lebaran 2026. Jasa Marga
Volume kendaraan di Tol MBZ melonjak 200% pada H-4 Lebaran 2026. Jasa Marga

Lonjakan Kendaraan di Tol MBZ Tembus 200 Persen, Contraflow Diberlakukan di Jakarta-Cikampek

Ekawan Raharja • 19 Maret 2026 08:41
Ringkasnya gini..
  • Volume kendaraan di Tol MBZ melonjak 200% pada H-4 Lebaran 2026, tandai peningkatan arus mudik.
  • Contraflow KM 36–70 Tol Jakarta-Cikampek diberlakukan situasional untuk atasi kepadatan.
  • Pengguna jalan diimbau jaga kondisi fisik, kendaraan, dan patuhi aturan demi perjalanan aman.
Bekasi: Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat signifikan. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) dan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan peningkatan volume kendaraan serta penerapan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran perjalanan.
 
JJC mencatat lonjakan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-4 Lebaran atau Selasa (17 Maret 2026).
 
Tercatat sebanyak 63.275 kendaraan melintas keluar Jakarta, meningkat hingga 200,54% dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 21.054 kendaraan. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik.

Peningkatan Terjadi Sepanjang Hari
Kenaikan volume kendaraan terjadi merata sejak pagi hingga malam hari.
  • Pagi: volume kendaraan sudah di atas normal
  • Siang: tren peningkatan berlanjut
  • Malam: lonjakan semakin tinggi

Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta juga mengalami peningkatan meski tidak signifikan. Tercatat sebanyak 27.821 kendaraan masuk ke Jakarta atau naik 30,35% dibandingkan kondisi normal 21.344 kendaraan.

Contraflow KM 36–70 Diberlakukan Situasional

Untuk mengantisipasi kepadatan, JTT menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Tol Jakarta–Cikampek, tepatnya dari KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek.
 
Pemberlakuan contraflow dilakukan secara situasional dengan sistem buka-tutup berdasarkan diskresi Kepolisian.
 
Sebelumnya, contraflow sempat dihentikan sementara mengikuti kondisi lalu lintas. Namun, seiring meningkatnya volume kendaraan, rekayasa kembali dibuka pada 18 Mare 2026 pukul 20.51 WIB untuk mendukung kelancaran arus menuju Trans Jawa.

Koordinasi Intensif dengan Kepolisian

JTT menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kepolisian dan instansi terkait guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan.
 
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Baik JJC maupun JTT mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
  • Memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima
  • Mengecek kondisi kendaraan sebelum perjalanan
  • Menjaga kecukupan BBM atau daya listrik kendaraan
  • Mengantisipasi cuaca, terutama hujan
  • Memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi
  • Mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan